8 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Closet Duduk

Saat ini, keberadaan closet duduk di kamar mandi bukanlah lagi hal asing. Penggunaan dan kepopuleran jenis closet yang satu ini bahkan sudah melampaui jenis closet jongkok yang sebelumnya banyak dipakai di Indonesia. Model closet yang lebih mudah digunakan untuk anak kecil maupun orang tua yang sudah sulit untuk mengambil posisi jongkok ini dinilai sebagai jawaban untuk menunjang aktivitas buang air besar maupun buang air kecil secara nyaman dan aman.

Namun, tahukah kamu, sebenarnya keberadaan closet duduk sudah sangat lama. Sir John Harrington merupakan seorang berkebangsaan Eropa yang memikirkan ide untuk membuat “tempat duduk” untuk buang air ini. Pembuatan closet duduk ditujukan agar orang-orang Eropa tidak membuang air sembarangan di jalan.

Closet duduk pun dinilai lebih nyaman digunakan untuk berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, ibu hamil, serta para lansia lebih mudah menggunakan jenis closet yang satu ini dibandingkan closet jongkok. Seiring perkembangan waktu, berbagai model dan tipe dari closet duduk pun makin beraneka ragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginanmu.

Jenis-jenis Closet Duduk

Jenis closet duduk dapat dibagi menjadi dua kategori secara umum, yaitu berdasarkan bentuk dan juga berdasarkan pembilasan. Kedua hal ini pun menjadi sangat krusial bagi kamu sebelum memutuskan hendak membeli jenis closet duduk yang seperti apa. Berikut merupakan jenis-jenis closet duduk:

Berdasarkan Bentuk

Jenis closet ini jika dilihat dari bentuknya dapat dibagi menjadi tiga. Bentuk dari closet duduk sendiri sangat berhubungan dengan keberadaan tangki.

1. High Tank Toilet

Ini menggunakan jenis closet duduk yang sangat simpel, di mana tangkir air menyatu dengan badan toilet. Posisinya persis berada di atasnya. Karena itulah, bentuk closet menjadi lebih tinggi dan besar.

2. In Wall Toilet

Ini dia bentuk closet duduk yang tengah populer dan kerap digunakan di tempat umum maupun hunian yang bernuansa minimalis. In wall toilet merupakan bentuk closet duduk yang tangki airnya tersembunyi dalam dinding. Jadinya, bentuk closet menjadi lebih ramping.  

3. Integrated Bases

Bentuk selanjutnya adalah integrated bases. Posisi tangki pada closet ini menyatu dengan badan toilet, tapi tidak menjulang ke atas. Ciri khas dari integrated bases pada closet duduk adalah bagian bawah closet yang lebih besar dan rata dengan lantai.  

Berdasarkan Pembilasan

Jenis closet duduk berdasarkan pembilasan ini sangat berhubungan dengan seberapa banyak air yang terbuang tiap kali kamu membilas kotoran. Oleh karena itu, tidak jarang model pembilasan menjadi pertimbangan kuat seseorang dalam membeli sebuah closet duduk.

1. Flush Valve

Ini merupakan jenis closet duduk yang paling populer dan banyak dicari setidaknya sampai saat ini. Soalnya, jenis closet flush valve dikenal berbentuk ramping. Ini karena sistem pembuangan dipasang di dinding sehingga cocok untuk toilet berukuran terbatas. Hanya saja, jika dilihat dari penggunaan air untuk pembilasan, model flush valve tergolong cukup boros.

2. Close Coupled

Jika ingin lebih hemat, kamu bisa mempertimbangkan closet duduk berjenis close coupled. Ini merupakan jenis closet yang mengeluarkan jumlah air yang lebih kecil untuk tiap pembilasannya karena besaran tangkinya yang juga terbatas.

3. Pressure Assisted

Ini dia jenis closet duduk yang paling hemat air. Closet dengan model pressure assisted memakai sistem tekanan penyedot sehingga pelepasan air menjadi lebih sedikit tiap kali pembilasan. Di sisi lain, sistem ini juga bisa langsung mendistribusikan air ke saluran pembuangan. Dibandingkan dua jenis closet duduk dengan kategori pembilasan lainnya, pressure assisted cenderung lebih mahal.

Hal Penting yang Perlu Dipertimbangkan

Bagaimanapun, closet duduk akan berpengaruh pada tingkat kenyamanan dan keamanan kamu ketika membuang air, baik besar maupun kecil. Di samping itu, closet ini juga berhubungan dengan keserasian hunian kamu, baik dari segi konsep maupun fungsi. Nah, karena berbagai alasan tersebut, tentunya memilih closet duduk tidak bisa sembarangan. Perlu banyak pertimbangan yang perlu kamu pikirkan masak-masak sebelum membeli furnitur kamar mandi yang satu ini.

Berikut ini adalah delapan pertimbangan yang harus masuk dalam catatan kamu saat memilih closet duduk selain berdasarkan jenisnya. Jika sudah sesuai, maka kamu bisa membeli closet duduk tersebut tanpa takut salah pilih.

1. Bentuk Dudukan

Bentuk dudukan closet duduk ada beberapa. Namun, umumnya yang dijual di pasaran adalah yang berbentuk lingkaran dan elips. Closet duduk dengan bentuk lingkaran banyak dipilih karena lebih hemat tempat sehingga cocok untuk ruangan sempit. Namun, bentuk dudukan elips sebenarnya menawarkan kenyamanan yang lebih ketika kamu duduk di atasnya.

2. Tinggi Closet Duduk

Cari tahu tinggi closet duduk sebelum kamu memutuskan untuk membelinya. Biasanya, ada dua jenis ukuran ketinggian closet. Pertama, ada ukuran tinggi 14—15 inci dan yang kedua adalah 16—17 inci. Jika kamu memiliki ukuran tubuh yang tinggi, sebaiknya pilih closet duduk dengan ukuran tinggi 16—17 inci. Namun, di pasaran yang banyak beredar dan dipakai adalah ukuran tinggi 14—15 inci.

3. Panjang Closet Duduk

Selain tinggi, pertimbangkan pula panjang closet duduk yang mau kamu beli. Ini akan berpengaruh pada kenyamanan kamu saat memakainya. Ukuran closet yang nyaman digunakan umumnya memiliki panjang dudukan sekitar 70 sentimeter. Pastikan pula kamu menaruh posisi closet duduk dengan ruang kosong di bagian depan hinga 60 sentimeter agar kamu bisa lebih bebas bergerak.

4. Daya Sembur Air

Daya sembur air berhubungan dengan bagaimana kamu bisa menghemat air. Biasanya, daya sembur toilet dibagi dalam skala 1—10. Namun, untuk lebih mudahnya, kamu bisa memilih jenis closet berdasarkan pembilasan untuk memastikan daya sembur yang diinginkan. Jika ingin yang lebih hemat air, kamu dapat memilih model closet pressure assistant ataupun closet couled.

5. Sesuaikan dengan Desain Toilet

Pemilihan closet duduk tidak dapat dilepaskan dengan interior toilet yang sedang kamu buat. Biasakan menyesuaikan bentuk closet berdasarkan posisi tangki. Jika ingin membuat kamar mandi minimalis, kamu bisa memilih jenis closet in wall toilet. Sementara itu, jika ingin closet untuk toilet lebih simpel, kamu bisa mempertimbangkan model integrated bases atau high tank toilet.

6. Warna Closet

Umumnya, warna closet duduk yang dibuat pabrikan adalah putih. Namun, ada beberapa merek yang juga mengeluarkan produk closet dengan aneka warna lain yang di luar standar. Lagi-lagi, pemilihan warna bisa sangat berpengaruh pada desain kamar mandimu. Cobalah mencari warna closet yang senada dengan keramik dinding atau lantai agar membuat efek ruangan toilet yang lebih lapang.

7. Penggunaan Teknologi

Dahulu, teknologi closet duduk memang cenderung terbatas pada sistem pembilasan. Namun, saat ini teknologi untuk closet semakin beragam. Semuanya dibuat untuk menunjang kenyamanan. Ada closet duduk yang sudah memiliki sensor otomatis yang membuat kamu lebih mudah menggunakannya tanpa harus membuka tutup closet. Ada pula closet duduk yang sudah dilengkapi penghangat ataupun fitur penunjang lain, seperti musik. Kamu bisa menyesuaikan pemilihannya dengan kebutuhan, keinginan, serta bujet yang kamu miliki.

8. Daya Tahan

Tentunya kamu tidak ingin closet duduk yang sudah kamu beli mudah rusak dan menjadi rongsokan, bukan? Karena itu, pilihlah closet yang dibuat dari bahan berkualitas sehingga usia pakainya bisa panjang. Membeli closet dari merek-merek terpercaya memungkinkan kamu lebih mudah menemui closet yang lebih awet dan bagian penunjang yang lebih mudah didapat jika sewaktu-waktu diperlukan.

Memilih closet duduk sebenarnya tidak sulit, hanya saja membutuhkan ketelitian agar penggunaannya nyaman dan awet. Yuk, beli closet duduk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan desain kamar mandimu di Dekoruma!

Top 10 Categories Furnishing