×PESTA CASHBACK DEKORUMA HINGGA 1 JUTA!
Jenis
Ukuran
Filter:
Kualitas

Sprei


Cara Membedakan Sprei Berdasarkan Bahan dan Merek


Tahukah kamu jika kualitas tidur seseorang ditentukan oleh situasi kamar tidurnya? Kamar tidur yang tidak terurus, kotor, dan beralaskan tempat tidur yang tidak nyaman adalah penyebab menurunnya kualitas tidur seseorang. Misalnya saja, kondisi sprei yang tidak bersih akibat jarang diganti ataupun pemilihan bahan sprei yang kasar, bisa menjadi alasan kuat mengapa seseorang tidak dapat tidur dengan nyenyak. Apalah artinya memiliki tempat tidur King yang empuk jika tidak didukung sprei yang halus dan nyaman?

Tempat tidur dan sprei adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Sprei melindungi tempat tidur dari kotoran yang kamu bawa dari luar ruangan. Akibatnya, sprei lah yang menampung seluruh bakteri dan kuman.

Pernahkah kamu terpikir apa jadinya jika sebuah sprei sangat jarang diganti? Ya, mimpi indahmu bisa berubah jadi kenyataan buruk. Tidak hanya kualitas tidur yang menurun, kesehatanmu pun akan terganggu.

Normalnya sebuah sprei harus rutin diganti setidaknya satu bulan sekali, terlepas jenis tempat tidurmu. Tempat tidur single maupun hanya sekedar kasur, kebersihan adalah nomor satu.  Bahkan jika berlandaskan penelitian, sprei harus diganti setiap dua minggu sekali.

Tidak banyak orang yang ingin mengganti spreinya selama dua minggu sekali. Alasannya, warna sprei jadi mudah hilang dan kualitas sprei semakin buruk. Akibatnya, biaya untuk membeli sprei baru harus dikeluarkan.

Kamu tentu tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk pembelian sprei baru jika kamu mengetahui kualitas dan bahan dari sprei yang kamu gunakan. Semakin bagus sprei tersebut, maka akan semakin lama umurnya. Semakin tebal bahan sprei tersebut, maka akan semakin sulit pula baginya untuk menipis.

Sayangnya, tidak semua orang mengetahui cara memilih sprei yang baik. Padahal, dengan pengetahuan tersebut, orang-orang bisa menghemat pengeluaran pembelian sprei baru sekaligus memiliki kualitas tidur yang baik.

Sprei terdiri atas bahan yang bervariasi. Mulai dari bahan tebal hingga tipis, bahan panas hingga dingin bisa diciptakan menjadi sebuah sprei yang menarik. Setiap bahan tersebut memiliki pengaruh yang juga berbeda bagi kualitas tidur penggunanya.

Sprei berbahan tipis misalnya, akan sangat cocok digunakan di kamar tidur rumah yang memiliki cuaca panas. Sprei berbahan sutra atau linen adalah pilihan yang tepat untuk kondisi tersebut. Atau, kamu juga bisa menggunakan sprei berbahan katun yang cocok ditempatkan di segala suhu kamar.

Kamu tentu bisa memilih sprei mana yang tepat untukmu. Namun sebelumnya, kamu harus mengetahui jenis-jenis sprei berdasarkan bahan dan mereknya. Berikut adalah panduannya:

Sprei Berdasarkan Bahan


  1. Katun
    Tahukah kamu jika katun berasal dari sebuah tanaman semak di daerah tropis dan subtropis? Ya, tanaman ini tumbuh dan membentuk serat bernama kapas. Kapas digunakan dalam proses industri tekstil sehingga menghasilkan benang yang ditenun sebagai kain. Kain yang berasal dari serat kapas tersebut biasa disebut dengan katun. Bahan ini merupakan salah satu jenis kain yang paling baik menyerap keringat. Namun, katun sendiri juga memiliki banyak jenis dan tidak semua memiliki daya serap keringat yang baik. Berikut adalah jenis-jenis katun tersebut:

1.1 Katun Jepang
Bahan katun jepang biasa disebut dengan satin. Bahan ini terasa cukup tebal namun tidak kaku dan cenderung lembut serta halus. Katun jepang terdiri atas anyaman yang lumayan tebal, yakni 1 benang saling menyilang dengan 4 hingga 7 benang sekaligus. Itulah mengapa, katun ini terasa halus dan lembut.
Bahan katun jepang tidak tahan terhadap sikat. Jadi saat menggunakan sprei berbahan ini, kamu harus menggunakan sikat berbulu halus atau memasukkannya ke dalam mesin cuci. Sprei berbahan katun jepang bercirikan dingin saat disentuh, halus, lembut, dan warnanya tidak mudah pudar meskipun sering dicuci.

1.2 Katun Star
Jenis katun star memang masih tergolong baru. Ciri khasnya adalah motifnya yang beranekaragam, mencolok dan selalu menghadirkan motif terbaru. Motif pada katun star dibuat dengan cara mencetak.
Cetakan gambar membuat katun ini harus memiliki ketebalan yang cukup. Itulah mengapa, saat digunakan, kain ini tidaklah senyaman kain katun polos. Meski tidak terlalu terasa perbedaannya, namun kamu pasti bisa merasakannya. Oiya, katun ini memiliki kualitas setingkat lebih tinggi dibandingkan katun panca agung.

1.3 Katun Panca
Katun panca memiliki komposisi gabungan antara katun dan poliester, 50% katun dan 50% poliester. Sprei jenis ini tergolong lembut, dingin, dan nyaman untuk digunakan. Meski begitu, jika motif di sprei ini penuh, maka sprei cenderung sedikit kaku. Sprei ini biasanya diperuntukkan bagi sprei anak-anak. Jika ingin mencarinya di pasaran. Sprei bermerek My Love adalah salah satu produsen sprei yang menggunakan bahan ini.

1.4 Katun Viscose
Kalau kamu menginginkan sprei yang lembut dan nyaman, maka katun viscose adalah jawabannya. Katun viscose memiliki komposisi 60%-75% bahan katun dan sisanya berbahan viscose (bahan semisintetis).
Bahan ini juga seringkali disebut dengan katun korea. Salah satu kelebihan sprei yang menggunakan bahan viscose adalah tidak mudah kusut dan sangat lama untuk mengalami penyusutan.

2. Tencel

Bahan ini merupakan salah satu bahan organik, atau sering dikenal dengan sutra organik. Tence terbentuk dari serat bambu yang menciptakan pori-pori kain empat kali lebih baik daripada kain berbahan katun. Akibatnya, tence terbukti sangat baik menyerap keringat.
Sangat tepat jika kamu memilih sprei berbahan tence jika kamu membutuhkan produk sprei yang mampu menyerap keringat. Selain itu, sprei berbahan tence juga tergolong dalam bahan yang tidak mudah kusut.

3. Waterproof
Sprei waterproof atau sprei yang tahan air memang ada namun sangat jarang ditemukan di pasaran. Sprei ini bisa membantumu untuk menghalangi kasur dari cairan dan kotoran. Sprei ini dilapisi dengan lateks sehingga membuatnya anti terhadap kuman dan cairan.
Jika kamu memiliki anak kecil dengan intensitas mengompol yang tinggi, maka sprei ini cocok buatmu. Keunikan sprei jenis waterproof adalah kamu tidak perlu susah-susah mencucinya, karena dengan mengelap saja, sprei ini bisa kembali bersih. Sprei waterproof juga menguntungkan jika ingin melindungi tempat tidur King-mu dari rembesan cairan yang menodai sprei.

Sprei Berdasarkan Merek


  1. Sprei Bonita
    Sprei ini terkenal dengan motif tiga dimensinya dengan teknologi cetak Disperse. Memiliki warna yang cerah dan bervariasi. Sprei Bonita dikenal tidak mudah luntur meski dicuci berulang kali.
  2. Sprei Lady Rose
    Lady Rose adalah salah satu produsen yang mengeluarkan sprei dan penutup kasur (bedcover) dalam bentuk 3D. Sprei 3D Lady Rose membuat tampilan sprei tampak seperti nyata dan berkesan unik. Produsen ini juga mengeluarkan sprei untuk anak-anak, loh.
  3. Kendra
    Jika kamu menginginkan sprei dengan motif yang elegan dan tidak pasaran, maka Kendra jawabannya. Sprei Kendra dipasarkan dengan dua varian bernama Premiere dan Signature. Masalah harga? Ada harga, ada barang, bukan?
  4. King Rabbit
    Sprei dan penutup kasur bermerek King Rabbit adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang menyukai motif-motif mewah dengan warna-warna netral. Sprei King Rabbit biasa dijual dengan harga mulai dari Rp200 ribu-an hingga Rp400 ribu-an. Motifnya pun sangat variatif dan cocok untuk menghiasi tempat tidur single maupun king-mu.
  5. King Koil
    Selain mengeluarkan produk kasur, King Koil juga ada dalam bentuk sprei. Bahan yang diberikan sprei King Koil terbukti sangat halus dengan jenis Dolby cvc 200. Jika kamu menginap di hotel berbintang 3 hingga 5, bisa jadi hotel tersebut menggunakan sprei King Koil.

Demikian ulasan mengenai jenis-jenis sprei dari bahan dan merek. Semoga bermanfaat.

Top 10 Categories Furnishing
Top 7 Brands Elektronik