Pahami Susunan Isi Surat Jual Beli Rumah yang Baik dan Benar!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Cara Membuat Surat Jual Beli Rumah

Untuk urusan transaksi rumah, surat jual beli rumah merupakan salah satu dokumen penting yang tidak boleh diabaikan. Melengkapi dokumen legalitas yang benar menyangkut kejelasan status aset, perkara uang yang tidak sedikit, dan bahkan persoalan hukum yang sangat menentukan. Dengan demikian, surat jual beli rumah harus dipahami dengan benar.

Nah, buat kamu yang saat ini hendak membuat surat jual beli rumah, pastikan kamu membuatnya dengan susunan yang tepat. Kalau masih bingung, yuk simak ulasan lengkapnya bersama Kania di bawah ini!

Apa Itu Surat Jual Beli Rumah?

seseorang membuat surat jual beli rumahscottsdalepropertyshop.com

Surat jual beli rumah adalah tanda bukti yang sah adanya perpindahan tangan atas kepemilikan aset properti yang melibatkan pihak penjual dan pihak pembeli. Surat ini hanya dinyatakan sah jika tata caranya melibatkan pihak notaris berupa proses tanda tangan di hadapan Pejabatan Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang dihadiri oleh pihak-pihak berkepentingan, termasuk saksi. 

Karena sifatnya legal dan mengikat secara hukum, surat jual beli rumah efektif jadi alat bukti yang kuat jika sekiranya terjadi pelanggaran atas poin-poin yang telah disetujui bersama. Nantinya, surat jual beli rumah akan diteruskan ke Badan Pertanahan Nasional untuk pengurusan sertifikat sesuai statusnya.

Susunan Awal Surat Jual Beli Rumah

ilustrasi surat jual beli rumahproptiger.com

Nah, setelah memahami pengertian surat jual beli rumah, sekarang kamu harus tahu cara membuatnya berdasarkan susunan yang benar. Pada dasarnya, susunan surat jual beli rumah bisa dibagi menjadi tiga, yaitu bagian awal yang berupa data identitas, bagian isi, dan bagian akhir berupa tanda tangan serta pengesahan. Untuk lebih spesifiknya, berikut penjabaran susunan awal surat jual beli rumah yang bisa kamu gunakan sebagai pedoman:

Nama dan Identitas Lengkap

Bagian ini melibatkan identitas kedua belah pihak yang berkepentingan dalam surat jual beli rumah. Pihak-pihak tersebut harus menyertakan identitas lengkap yang sah, seperti KTP, Paspor, dan sejenisnya untuk selanjutnya dicantumkan secara lengkap. Selanjutnya, masing-masing pihak akan disebut sebagai pihak pertama dan pihak kedua.

Umumnya, pihak pertama adalah pihak pemilik rumah, baik individu, developer, dan lain sebagainya. Sementara, pihak kedua dalam surat jual beli rumah merujuk pada pembeli rumah.

Identitas Rumah

Identitas rumah artinya keterangan seputar rumah yang dimaksud dalam surat jual beli rumah. Biasanya, bagian ini meliputi nomor sertifikat atau alas hak, alamat atau lokasi, gambar situasi, luas tanah, luas bangunan, dan batas wilayah (jika ada sebagai informasi pelengkap).

Susunan Isi Surat Jual Beli Rumah

isi surat jual beli rumahinstantloan.sg

Setelah bagian awal surat jual beli rumah sudah kamu lengkapi, selanjutnya masuk ke bagian isi yang biasanya dibuat dalam bentuk pasal-pasal perjanjian jual beli rumah. Adapun, pasal-pasal tersebut mencakup hal-hal yang spesifik, yaitu: 

Nilai Jual Beli Rumah

  • Nilai atau harga tanah, harga bangunan, serta akumulasi kedua aspek tersebut. 
  • Cara pelunasan, apakah berupa tunai, kredit, KPR, dan sebagainya.
  • Uang tanda jadi sebagai bukti keseriusan dan secara sah mengikat para pihak dalam surat jual beli rumah.
  • Jaminan dan saksi, yaitu yang menegaskan status kepemilikan bahwa pihak pertama memang pemilik atas rumah yang dijual dan umumnya disaksikan oleh minimal dua orang.

Penyerahan dan Status Kepemilikan

  • Menyepakati kapan waktu penyerahan rumah beserta sertifikat dan kunci secara simbolik. 
  • Menandai pemindahan status kepemilikan rumah yang diperjualbelikan.

Balik Nama Kepemilikan

Bagian ini menjelaskan bahwa pihak pertama akan membantu proses balik nama kepada pihak kedua setelah kewajiban pembayaran dipenuhi sesuai surat jual beli rumah yang berlaku.

Pajak, Iuran, dan Pungutan

Menjelaskan pungutan pajak dan iuran ditanggung oleh pihak pertama dan akan dilanjutkan oleh pihak kedua setelah proses penandatanganan surat jual beli rumah dilaksanakan. 

Masa Berlaku Perjanjian

Masa berlaku perjanjian harus dicantumkan untuk mengatur hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya kecelakaan, hak waris, dan sebagainya.

Tanda Tangan dan Pengesahan Surat Jual Beli Rumah

susunan surat jual beli rumahcommercialrealestate.loans

Ini merupakan bagian paling akhir dalam surat jual beli rumah. Proses penandatanganan tentunya dilakukan oleh pihak pertama dan pihak kedua. Kemudian, ditempelkan materai sebagai pengesahan beserta dengan nama dan tanda tangan saksi. Adapun, tanda tangan saksi dicantumkan dibawah tanda tangan pihak pertama dan kedua.

Nah, demikianlah susunan untuk membuat surat jual beli rumah. Pastikan tidak ada satu bagian pun yang terlewat agar surat tersebut dapat disahkan secara hukum. Pada dasarnya, kamu tidak perlu bingung dalam membuat surat jual beli rumah karena prinsipnya menyangkut hal-hal yang penting dan standar. Selain itu, para pihak notaris juga pasti sudah menguasai dan siap membantu sekiranya ada pertanyaan. Semoga informasi dari Kania ini bermanfaat, ya!

Jangan lupa baca juga artikel lainnya di Dekoruma! Selain artikel, Dekoruma juga jual berbagai properti untuk dijadikan tempat tinggal pribadi ataupun sarana investasi, lho! Kamu bisa menemukan hunian dijual dengan harga terbaik dari berbagai daerah yang sedang berkembang, seperti rumah dijual di Tangerang, Jakarta Selatan, Depok, dan Bekasi. Yuk, wujudkan rumah impianmu dan ciptakan momen indah bersama keluarga!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse