4 Bakteri Berbahaya yang Bersembunyi di Kamar Mandimu

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Untuk urusan perawatan kebersihan dan masalah higienis kamar mandi adalah hal penting yang harus diperhatikan dalam rumah. Kamar mandi juga wajib mendapatkan perhatian ekstra penghuninya terutama dari segi kebersihan dan kenyamanan seluruh anggota keluarga.

kamar mandi dengan nuansa putih dan biru

housebeautiful.com

Berbicara soal kebersihan kamar mandi, kita tentu tahu bahwa kamar mandi juga harus rutin dibersihkan setiap hari. Kamar mandi yang tidak steril akan jadi sasaran empuk dan tempat berkembang biak bakteri yang merugikan kesehatan kita. Makhluk-makhluk kamar mandi ini juga dapat mudah menyebar ke tubuh manusia sehingga menyebabkan masalah medis dan penyakit.

seorang wanita membersihkan bath tub dengan spons

shutterstock.com

Kebersihan kamar mandi juga mutlak bagi setiap rumah dalam berbagai ukuran dan jumlah anggota keluarga. Terutama untuk rumah dengan banyak anggota keluarga atau pun yang memiliki anak kecil dalam masa pertumbuhan, kondisi higienis kamar mandi harus menjadi prioritas utama dalam pembersihan setiap hari. Ini berarti kamu harus rutin dan sering membersihkan seluruh bagian kamar mandi demi tingkat sanitasi yang paling prima.

Supaya kamu semakin yakin akan pentingnya kebersihan prima kamar mandi di rumah, yuk, kenali bakteri jahat yang sering ada di kamar mandi bareng Kania! Akan ada juga cara membersihkan dan pencegahan kehadiran bakteri kamar mandi ini.

Jenis-Jenis Bakteri Yang Ada di Kamar Mandi

Terdapat empat jenis bakteri kamar mandi yang akan dibahas. Simak baik-baik dan pahami supaya kamu terhindar dari penyakit yang tidak diinginkan.

E-coli

tampak dekat bakteri e-coligoogle.com

Nama e-coli mungkin tidak lagi terdengar asing di telinga kita. Bakteri ini sebenarnya adalah bakteri baik yang diperlukan di tubuh kita, yaitu di bagian pencernaan. E-coli di dalam bagian dalam perut manusia akan membantu proses pencernaan yang lancar. Tetapi jika jumlah e-coli terlalu banyak melebihi angka normal, maka bukan tidak mungkin bakteri baik ini berubah menjadi berbahaya bagi kesehatan perut manusia.

Bahaya yang bisa ditimbulkan e-coli antara lain muntah, demam, kram perut, diare, dan penyakit kolera yang bisa berakibat fatal jika tidak mendapatkan perawatan medis segera.

lantai kamar mandi

shutterstock.com

E-coli ini ditemukan di sisa pencernaan manusia dan hewan, jadi otomatis toilet kamar mandi akan menjadi tempat paling umum bagi para bakteri e-coli bertebaran.  Tetapi bukan hanya di toilet kamar mandi saja, e-coli juga bisa ditemukan di lantai kamar mandi, sabun batang, atau bahkan perabot dalam kamar mandi termasuk pegangan pintu kamar mandi. Wah, banyak sekali, ya?

Cara membersihkan e-coli adalah dengan mencuci seluruh toilet kamar mandi dengan seksama, termasuk permukaan dan bagian bawah dudukan toilet setiap hari. Lap juga seluruh permukaan cermin dan perabot dengan kain bersih setiap hari. Sedangkan untuk cara mencegah terjangkitnya bakteri e-coli adalah dengan rajin mencuci tangan setelah menggunakan toilet atau kamar mandi dimanapun kamu berada.

Streptococcus

bakteri streptococcus tampak dekat

shutterstock.com

Sesuai namanya,  streptococcus adalah jenis bakteri yang bisa menyebabkan penyakit streptococcus. Penyakit ini adalah penyakit awam atau dalam kata lain umum di masyarakat yang terjadi akibat kehadiran streptococcus yang terlalu banyak jumlahnya.

Komplikasi yang timbul antara lain gangguan tenggorokan, pernapasan, dan demam tinggi. Penyakit streptococcus juga bisa meningkat menjadi penyakit yang fatal akibatnya dengan perawatan yang tidak mudah, termasuk demam rheumatik, demam tinggi (scarlet fever), dan juga masalah kesehatan ginjal.

tangan sedang dicuci dengan sabun dekat keran

shutterstock.com

Bakteria ini sangat mudah hinggap ke kulit manusia, terutama tangan. Jadi cara paling ampuh untuk membersihkan diri dan sekaligus mencegah penyebaran streptococcus adalah dengan menjaga kondisi higienis tangan kita, antara lain:

  • Ketahui cara mencuci tangan yang benar yaitu dengan sabun yang cukup dan dengan seksama- termasuk di bagian bawah kuku, telapak dan punggung tangan.
  • Perbanyak frekuensi mencuci tangan terutama pada pagi hari karena tingginya aktivitas di pagi hingga siang hari.
  • Hindari menggunakan handuk badan untuk tangan dan wajah.

Selain menjaga kebersihan tangan, kamu juga bisa mengganti sabun batang menjadi sabun cair kemasan terpisah di dalam kamar mandi rumah. Gunakan macam-macam handuk dengan ukuran dan fungsi yang berbeda-beda untuk setiap anggota keluarga dan tamu di rumah.

Paratuberculosis

tampak dekat bakteri paratuberculosis

google.com

Bakteri ini adalah sub-spesies dari mycobacterium avium yang merupakan pemicu dari penyakit radang usus atau disebut juga Crohn’s disease. Penyakit ini akan mengakibatkan radang atau bengkak pada lapisan dalam percernaan manusia sehingga terjadi diare, mual atau muntah, kelelahan dan kehilangan berat badan.

Riset menunjukkan bahwa penyebaran paratuberculosis adalah melalui kontak udara atau pernafasan, namun ada juga studi yang menunjukkan bahwa bakteri ini juga bisa ditularkan melalui kegiatan mandi atau shower kamar mandi. Bakteri ini sering bercokol terutama pada bagian kepala shower yang jarang digunakan di dalam kamar mandi.

bagian dalam kepala shower yang kotor

rd.com

Cara mengenyahkan bakteri ini adalah dengan cara menekan air keluar dari gagang shower kamar mandi selama beberapa menit sebelum digunakan. Dengan demikian, bakteri yang hinggap di bagian shower kamar mandi akan ikut mengalir terbuang bersama air.  Cara mencegahnya juga adalah dengan rajin membersihkan bagian shower dan tidak memasang shower di kamar mandi jika tidak digunakan secara rutin.

Salmonella

bakteri salmonela tampak dekat

shutterstock.com

Salmonella adalah jenis bakteri yang hidup di dalam tubuh manusia dan bagian percernaan hewan. Infeksi salmonella atau dikenal juga dengan salmonellosis bisa terjadi ketika bakteri ini tumbuh berkembang biak di dalam bagian pencernaan kita. Manusia juga kerap terkena kasus keracunan  salmonella dari masakan yang tidak dimasak dengan benar, terutama daging ayam dan babi.

Cara terbaik untuk mencegah penyebaran bakteri salmonella adalah dengan menutup toilet saat akan di-flush. Selain itu, menjaga kebersihan tangan setelah menggunakan toilet kamar mandi juga penting sekali.

kloset wc sedang ditutup oleh tangan seseorang

shutterstock.com

Bahkan jika kamu tiba-tiba menderita sakit perut, diare, mual, muntah, dan sakit kepala tanpa sebab yang jelas, bisa saja kamu telah terjangkit bakteri salmonella. Jika demikian, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah segera membersihkan kamar mandi rumah dengan seksama.

Mencegah dan Memberantas Bakteri Kamar Mandi

kamar mandi

google.com

Hal pertama yang harus diingat dalam pencegahan dan pembasmian bakteri kamar mandi adalah dengan pembersihan kamar mandi dengan seksama. Idealnya, kamu bisa membersihkan kamar mandi sekurang-kurangnya satu kali dalam sehari. Hindari juga menggunakan kain atau spons tanpa dibilas dengan bersih untuk mengelap bagian-bagian dalam kamar mandi rumah.

Selain itu, untuk pembasmian bakteri kamar mandi yang paling total adalah dengan mengganti sistem pipa kamar mandi, terutama jika kamu baru saja pindah masuk ke rumah lama dengan instalasi pipa air yang tidak meyakinkan atau tidak terjamin kualitasnya.

pipa dekat wastafel cuci tangan

google.com

Bakteri memang mudah ditemukan dimana-mana, jadi ini semua tergantung pada tingkat perhatian dan kesadaran masing-masing dalam menggunakan kamar mandi. Demi kesehatan kita dan anggota rumah tangga, selalu ingat untuk mawas diri dan menjaga kebersihan individu setiap hari!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse