Suasana Ruang Bermain Makin Seru, Meriahkan dengan 7 Dekorasi ini!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Ruang bermain memang bukanlah kebutuhan wajib dari sebuah rumah. Namun saat keluarga kecilmu sudah kedatangan si kecil, ruang bermain bisa sangat dibutuhkan. Ruang bermain akan membantu rumah jadi jauh lebih rapi, terhindar dari barang-barang dan mainan si kecil yang berserakan di ruang keluarga, kamar tidur, sampai ruang makan.

Karena kebutuhannya yang tergolong sekunder, masih banyak orang yang kurang memahami bagaimana dekorasi ruang bermain yang tepat agar ruang bermain berfungsi maksimal dan nyaman digunakan.

Yuk, biar si kecil nggak rewel, ciptakan dekorasi ruang bermain yang seru dan optimal lewat tips berikut!

1. Dekorasi Ruang Bermain dengan Warna yang Pas

Ruang bermain anak dengan tema awan

Hal paling pertama dalam menata dekorasi ruang bermain adalah menentukan skema warna dari ruang bermain. Ruang satu ini memang identik dengan dekorasi ruang bermain yang penuh warna. Namun, kamu nggak bisa sembarang memilih warna jika ingin memberikan atmosfir yang maksimal pada ruang bermain anak.

Komposisi kontras dari warna-warna primer memang sering jadi pilihan banyak orang. Namun, terlalu banyak warna yang kontras bisa membuat mata menjadi lelah. Perpaduan dengan teknik gradasi warna bisa menjadi solusi yang lebih baik. Jadikan beberapa warna kontras sebagai aksen saja.

Dekorasi Ruang Bermain dengan Warna yang Paspinterest.com

Jika ruang bermain anak digabung sebagai ruang tidur dan beristirahat, warna-warna lembut seperti warna pastel dan earthy color (cokelat, hijau, krem) bisa menjadi pilihan yang baik untuk dekorasi ruang bermain karena bisa memberikan kesan yang lebih menenangkan. Namun jika ruang bermain terpisah dari ruang tidur, kamu bisa berkreasi dengan warna-warna terang lebih berani seperti merah dan kuning.

2. Storage, Storage dan Storage

Storage untuk Dekorasi Ruang Bermain pinterest.com

Seperti yang telah disebut di awal, adanya ruang bermain bakalan membantu hunian bebas dari mainan yang berantakan di berbagai ruang. Namun, bukan berarti mainan ini boleh berantakan di ruang bermain, lho.

Untuk itu, storage atau laci anak merupakan furnitur wajib untuk dekorasi ruang bermain anak kamu. Karena diperuntukkan untuk anak, rak penyimpanan yang digunakan untuk dekorasi ruang bermain pastikan memiliki ukuran yang mampu dijangkau si kecil.

Storage untuk Dekorasi Ruang Bermain pinterest.com

Lemari yang terlalu tinggi akan mendorong keinginan si kecil memanjat untuk menjangkau mainannya. Hal ini tentu berbahaya. Selain terjatuh, masih ada resiko si kecil tertimpa lemari besar. Maka dari itu, selain ukurang yang terjangkau, gunakan juga material-material ringan seperti plastik.

Jika kamu memiliki ruang bermain dengan ukuran yang terbatas, manfaatkan storage multifungsi sebagai dekorasi ruang bermain. Kamu bisa menciptakan kota storage yang bisa berfungsi sebagai couch ataupun ottoman untuk si kecil duduk. Jika ruang bermain terdapat tempat tidur, manfaatkan juga kolong tempat tidur sebagai storage.

Melalui laci-laci penyimpanan kamu juga bisa mengajari si kecil mengorganisir mainannya sendiri dengan memberikan warna yang berbeda atau label yang menjelaskan isi dari setiap laci.

3. Perabot yang Cukup, Lantai yang Luas dan Nyaman

Perabot untuk Dekorasi Ruang Bermain pinterest.com

Untuk dapat difungsikan sebagai ruang bermain yang maksimal, tentu si kecil membutuhkan ruang gerak yang memadai. Minimalisir penggunaan dekorasi ruang bermain berupa perabot-perabot yang berukuran terlalu besar atau yang tidak diperlukan. Hal ini akan memberikan lantai terbuka yang lebih luas sehingga si kecil bisa bermain dengan leluasa di lantai.

Karena akan banyak aktivitas bermain yang terjadi di lantai, lengkapi dekorasi ruang bermain anak dengan karpet atau lantai dengan permukaan yang tidak terlalu keras. Karpet bisa menjadi pilihan paling aman dari segi kenyamanan.

Dekorasi Ruang Bermain pinterest.com

Namun, karpet memerlukan perawatan ekstra karena gampang kotor. Karpet yang kotor ini tentu akan jadi sarang kuman dan bakteri yang nggak baik untuk si kecil. Pilihan lain selain karpet adalah lantai parket yang memiliki permukaan lebih lembut dari lantai keramik dan dengan perawatan tidak sesulit karpet.

Meski banyak aktivitas terjadi di atas lantai, bukan berarti keberadaan meja dan kursi tidak penting. Paling tidak, sediakan sepasang furniture dalam dekorasi ruang bermain untuk si kecil agar bisa melakukan aktivitas yang lebih bervariatif.

4. Dekorasi Ruang Bermain dengan Material yang Aman, Kuat, dan Mudah Dibersihkan

Perabot Dekorasi Ruang Bermain pinterest.com

Memastikan keamanan dan kekuatan dari dekorasi ruang bermain anak adalah hal yang sangat penting. Mengingat yang menggunakan ruangan adalah si kecil, kecerobohan sedikit saja dalam dekor ruang bermain bisa berakibat fatal.

Pastikan hal-hal seperti cat dinding dan furniture plastik tidak mengandung racun. Hindari juga dekorasi ruang bermain yang memiliki sudut-sudut tajam. Perabot lengkung tanpa sudut bisa jadi pilihan yang lebih baik untuk mengurangi resiko benturan yang berbahaya.

5. Dekorasi Ruang Bermain Sesuai dengan Zoning Ruang

Dekorasi Ruang Bermain Sesuai dengan Zoning Ruangpinterest.com

Meskipun fungsi utama dari ruang bermain anak adalah untuk membebaskan aktivitas si kecil, bukan berarti setiap aktivitas bebas dilakukan begitu saja. Kamu tentu nggak mau buku cerita tersiram cat air, atau mainan yang berserakan di seluruh sudut ruangan, kan?

Maka dari itu, pastikan dekorasi ruang bermain yang kamu tata bisa membagi dengan jelas area-area tersebut. Terutama jika kamu memiliki ruang bermain yang menjadi satu dengan kamar tidur anak, pastikan tidak ada mainan bertebaran di tempat tidurnya.

Dekorasi Ruang Bermain Sesuai dengan Zoning Ruangpinterest.com

Pisahkan area kerja anak yang berupa meja belajar dan kursi dimana si kecil bisa membaca dan menulis disini. Pada area ini bisa kamu jadikan area baca juga dengan menambah dekorasi ruang bermain berupa rak buku kecil sebagai mini library.

Siapkan juga area kotor yang jauh dari dekorasi ruang bermain yang mungkin akan sulit dibersihkan jika terkena noda seperti tempat tidur dan sofa. Di area ini kamu bisa memberikan bidang lukis untuk si kecil bermain dengan cat air dan krayonnya.

6. Latih Motorik Anak lewat Dekorasi Ruang Bermain Anak

Latih Motorik Anak lewat Dekorasi Ruang Bermain Anakhighfashionhome.com

Menghadirkan ayunan, perosotan, atau area memanjat yang biasa ada di taman bermain sebagai dekorasi ruang bermain bukanlah hal yang mustahil. Jika area ruang bermain yang kamu miliki memadai, menghadirkan berbagai objek ini sebagai dekorasi ruang bermain nggak cuma membuat ruang bermain semakin seru, tapi juga bisa melatih kinerja motorik si kecil.

Tidak hanya menciptakan ruang dimana si kecil bebas bergerak, hadirkanlah dekorasi ruang bermain yang memacu gerak motorik si kecil. Hal ini bisa dihadirkan lewat kasur bertingkat dengan kolong tempat tidur yang bisa difungsikan sebagai rumah bermain.

Kamu juga bisa bereksperimen dengan membuat lantai mezanin sederhana pada ruang bermain dengan perosotan atau ayunan kecil. Dengan begitu, si kecil jadi terdorong untuk terus bergerak, dan hal ini tentu baik untuk perkembangan motoriknya.

7. Beri Ruang untuk Ekspresi Seni Anak

Dekorasi Ruang Bermain Anakpinterest.com

Pada poin ke-5 tentu sudah jelas bahwa diperlukan area kotor. Pada area inilah kamu bisa membiarkan dikecil mengekspresikan bakat seni yang ia miliki. Kamu bisa melengkapi dekorasi ruang bermain di kecil dengan memberikan bidang melukis atau area dinding yang bisa dibersihkan jika dicorat-coret. Memberikan papan tulis juga bisa jadi alternatif lainnya.

Tahukah kamu dengan memberikan ruang untuk mengembagkan seni pada dekorasi ruang bermain, secara tidak langsung kamu ikut mengembangkan daya belajar si kecil dari segi akademik, lho. Jadi, jangan ragu untuk membiarkan si kecil kotor-kotoran dengan kerajinan tangannya di ruang bermain!

Dekorasi Ruang Bermain Anakpinterest.com

Meskipun pada akhirnya semua keputusan berasa ditangan kamu sebagai orang tua, keterlibatan anak dalam menentukan selera personalnya. Usia anak mungkin belum cukup dewasa untuk menentukan dekorasi ruang bermain-nya. Tapi, kamu bisa memulai dengan menanyakan warna kesukaannya, karakter yang ia gemari, hingga cerita dongeng favoritnya.

Berbagai elemen ini kemudian bisa kamu kombinasikan dengan berbagai hal yang sebelumnya sudah kita bahas untuk kemudian menjadi dekorasi ruang bermain yang ia sukai!

Merancang dan mengatur dekorasi ruang bermain ternyata nggak semudah yang dibayangkan, bukan? Nggak cuma karena yang akan menggunakannya adalah anak-anak yang tentu memiliki kebutuhan yang berbeda, tapi juga aspek keamanan dan juga keselamatan sangat perlu diperhatikan!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse