Hari Gini Nggak Tahu MPASI? Padahal Penting Banget Loh

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

 

Apa sih MPASI? Mungkin kalau belum menjadi orang tua memang belum familiar dengan MPASI ini, tapi tidak ada salahnya loh kalau kita mulai memahaminya dari sekarang, hehehe. Yuk cari tau bersama Kania!

Awalnya, bayi menerima asupan nutrisi dengan mengonsumsi ASI. Tapi ketika menginjak usia 6 bulan, mereka mulai membutuhkan asupan nutrisi tambahan. Nah, karena itulah mereka mulai mengonsumsi makanan lain. Makanan inilah yang disebut MPASI atau ‘Makanan Pendamping ASI’.

 

baby-eating.jpg

 

Kenapa MPASI penting?

Usia

MPASI harus diberikan pada saat yang tepat loh! Yaitu, pada usia sekitar 6 bulan dimana pencernaan bayi mulai matang. Tapi karena setiap bayi berbeda-beda, kamu tetap harus pandai-pandai mengenali tandanya ya! Sebaliknya, pemberian MPASI yang terlambat bisa membuat anak jadi kekurangan nutrisi.

 Tekstur

Selain memberikan asupan nutrisi, MPASI juga melatih bayi untuk makan. Karena itulah tekstur dari MPASI yang diberikan juga harus bertahap. Kamu bisa memberikannya mulai dari puree yang encer, dan sedikit demi sedikit ditingkatkan kekentalannya. Ketika memasukin usia 9 bulan, bayi mulai bisa diberikan makanan yang dicincang secara halus.

 

Yuk kenalkan MPASI pada si bayi!

 

Ketika memperkenalkan MPASI pada bayi, jangan terburu-buru. Berikan bayi satu macam makanan yang sama selama 2-4 hari untuk melihat apakah pencernaan bayi sudah siap. Di permulaan, bisa jadi si bayi mengalami muntah dan mencret. Hal ini mungkin dikarenakan pencernaan bayi masih belum siap. Jika hal ini sampai terjadi, sebaiknya hentikan dulu pemberian makanan sementara.

 

Pemberian MPASI disarankan dimulai dari puree yang berbahan dasar buah. Buah memiliki rasa manis alami yang mirip dengan ASI sehingga anak dapat merasa familiar.

Hindari penggunaan buah yang berserat panjang seperti sirsak, karena dapat membuat anak tersedak. Demikian juga dengan buah yang terlalu asam karena dapat membuat anak sakit perut. Buah yang mengandung alkohol seperti durian, nangka dan cempedak juga harus dihindari ya! Sebaiknya kamu hanya menggunakan buah yang segar dan bebas pengawet.

 

Saatnya Membuat MPASI!

 

BAO = Bayam + Alpukat + Oat

download.jpeg

Oat yang kaya akan serat, bayam yang sehat dan buah alpukatnya bikin ‘Popeye’ sekalipun jadi kepingin!

Bahan:

  • 20 gr oat
  • ¼ buah alpukat
  • 55 gr bayam organik
  • 118 ml air atau ASI

Cara pembuatan:

  1. Masukkan oat dan air ke dalam panci kecil dan panaskan selama 10 menit dengan panas sedang. Jangan lupa untuk sering diaduk.
  2. Tambahkan bayam dan masak lagi selama 2-3 menit.
  3. Tempatkan semua bahan ke dalam blender dan blender selama 30 detik, atau sampai memiliki tekstur yang diinginkan.

 

 

BAB = Brokoli + Apel + Buncis

download (1).jpeg

Buat sesuatu untuk si kecil yang tidak hanya mudah dan cepat tapi tetap enak!

Bahan:

  • 2 buah apel organik
  • 20 gr brokoli
  • 75 gr buncis

Cara pembuatan:

  1. Potong-potong buah apel dan singkirkan bijinya. Bersihkan buncis dan potong kecil-kecil.
  2. Tempatkan apel, brokoli dan buncis ke dalam dandang yang sudah diisi air, tutup dan masak selama 10 menit sampai bahan-bahannya bisa ditusuk dengan mudah menggunakan garpu.
  3. Tempatkan bahan dalam blender dan blender sampai menghasilkan tekstur yang diinginkan. Kamu bisa menambahkan 60ml air ke dalam blender bila perlu.

 

 

PAN= Pisang + Alpukat + Nanas

download (2).jpeg

Kandungan lemak baik, serat, dan vitamin C dan B1-nya menggoyangkan lidah si kecil.

Bahan:

  • ¼ buah alpukat
  • ½ buah pisang
  • 55 gr nanas yang sudah dipotong kecil

Cara pembuatan:

  1. Tempatkan semua bahan di dalam blender, dan blender sampai menghasilkan tekstur yang diinginkan.
  2. Hidangkan dengan segera untuk rasa dan warna terbaik.

 

 

BAK = Bayam + Apel + Kacang Polong

download (3).jpeg

Mengandung tidak hanya satu, tapi dua sayuran dengan rasa yang tetap enak dan disukai oleh si kecil.

Bahan:

  • 2 buah apel organik
  • 55 gr bayam
  • 25 gr kacang polong

Cara pembuatan:

  1. Potong-potong dan singkirkan biji apel.
  2. Tempatkan semua bahan ke dalam dandang dan panaskan selama 10menit di atas air mendidih. Biarkan mendingin.
  3. Tempatkan semua bahan ke dalam blender dan blender selama 30 detik, atau sampai memiliki tekstur yang diinginkan. Kamu bisa menambahkan 59 ml air ke dalam blender bila perlu.

 

 

MAW = Mangga + Aprikot + Wortel

download (4).jpeg

Rasanya yang manis dan kaya dari bahan serba oranye ini dapat memperkuat sistem imun si kecil loh!

Bahan:

  • 3 buah wortel organik
  • 1 buah mangga
  • 5 buah apricot kering

Cara pembuatan:

  1. Kupas kulitnya dan potong wortel dengan ukuran 5cm. Kupas, potong dan singkitkan biji mangga dari daging buahnya.
  2. Kukus wortel dalam dandang selama 10 menit di atas air mendidih. Tambahkan mangga dan kukus lagi selama 5 menit.
  3. Rendam apricot dalam air panas di mangkuk, sampai apricot menjadi tebal.
  4. Masukkan semua bahan ke dalam blender, dan blender selama 1 menit. Kamu bisa menambahkan 59 ml air ke dalam blender bila perlu.

 

Sekarang kita sama-sama tahu apa itu MPASI dan kenapa MPASI itu penting ya. Bahkan resepnya kelihatan begitu menggoda untuk Kania. Tangan Kania jadi gatal karena ingin membuatnya nih! Kira-kira siapa yang bisa Kania jadikan bahan percobaan ya, hihihi.

 

Selamat mencoba!

 

Foto dari babyfoode
article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse