Jangan Salah Pilih, Ini Ciri Tempat Tidur Bayi Aman untuk Anak!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Memilih tempat tidur bayi sekarang ini bisa dibilang susah-susah gampang. Apalagi untuk kamu yang baru saja dikaruniai putra/putri pertama. Sebagai orang tua, kamu pasti mau memberikan yang terbaik untuk si kecil–termasuk memastikan kalau tempat tidurnya aman dan nyaman. Walaupun kamu akan memonitor bayi setiap saat, penting untuk memilih tempat tidur bayi yang relatif aman dengan pengawasan minimum. Nah, supaya tidak salah pilih, berikut adalah ciri-ciri tempat tidur bayi yang aman untuk anak:

Usahakan beli tempat tidur bayi yang baru atau memenuhi standar terkini

Layaknya teknologi, para produsen tempat tidur bayi pun terus berinovasi dalam urusan keselamatan. Banyaknya kasus bayi yang cedera gara-gara jatuh dari tempat tidurnya, atau bahkan alergi dengan material yang digunakan membuat para produsen tempat tidur bayi bekerja lebih keras. Membeli tempat tidur keluaran terbaru merupakan opsi paling ideal, sebab keselamatan bayi pun terjamin.

Tempat Tidur Bayi Barucdn.shopify.com

Budget sangat terbatas? Jika kamu terpaksa membeli yang bekas, Kania sarankan untuk membeli tempat tidur bayi yang usia furniturnya tidak lebih dari 3-4 tahun. Pemerintah Amerika Serikat pun lebih menyarankan orang tua untuk menghindari membeli tempat tidur bayi bekas. Mereka bahkan menindak tegas jika ada orang tua atau pihak mana pun yang menjual tempat tidur bayi bekasnya. Ya, kegiatan jual beli yang satu ini bahkan termasuk ilegal loh!

Perhatikan model tempat tidur bayi yang aman

Kalau kamu sekarang sedang sibuk browsing tempat tidur bayi, pasti kamu pernah melihat model tempat tidur bayi dengan rel sisi yang bisa dibuka pasang (drop-side cribs). Kelihatannya sih memang menarik, sebab kamu bisa dengan mudah membersihkan kasur atau meletakkan si bayi tanpa harus terlalu membungkuk. Tapi apakah model tersebut aman? Belum tentu!

Model Tempat Tidur Bayi Amanpinterest.com

Menurut komisi keselamatan konsumen Amerika Serikat, model tempat tidur drop-side berbahaya bagi anak. Kesalahan dalam perakitan atau instalasi bisa mengancam keselamatan hidup anak. Hal ini juga berhubungan dengan usia anak beranjak dewasa atau mulai berdiri, pendeknya rail sisi tempat tidur bayi ketika diturunkan bisa berpotensi membuat mereka terjatuh. Jadi, meskipun di Indonesia sepertinya belum ada larangan khusus, ada baiknya jika kamu memilih model yang dirancang kuat & stabil.

Lepaskan plastik dari matras tempat tidur bayi

Lepaskan Plastik Matras Tempat Tidur Bayicdn.shopify.com

Mungkin kesannya sepele alias tidak terlalu penting, tetapi plastik yang melapisi matras tempat tidur bisa berbahaya juga untuk si bayi. Meskipun nantinya tempat tidur tersebut akan dilapisi sprei, tetap lepaskanlah plastik dari matras.

Baca Juga: 17 Desain Tempat Tidur Tingkat Seru Agar Ruangan Tampil Lega

Selain karena alasan tidak nyaman, ada kemungkinan juga si anak bisa menjangkau ujung sprei tanpa sengaja. Kulit bayi yang sensitif bisa tambah parah kondisinya jika terpapar plastik yang higienitasnya tidak terjamin. Kamu tentu mau menghindari hal ini kan?

Pastikan ukuran jarak dari teralis yang mengelilingi tempat tidur bayi aman

Tempat Tidur Bayi Jarak Teralishirerush.com

Jika bicara tentang tempat tidur bayi, mungkin salah satu hal yang paling dikhawatirkan oleh orang tua adalah takut si anak terjepit di antara terali. Jarak antara terali satu dengan yang lainnya, tidak boleh melebihi 2 3/8 inci. Ukuran ini merupakan ukuran standar yang sudah dipastikan tidak akan muat dengan badan bayi.

Jika jarak terali pada tempat tidur bayi anak terlalu renggang, hal yang ditakutkan adalah badan atau kepala mereka terjepit. Ya, jika si anak terhitung aktif biasanya mereka akan berusaha keluar dari tempat tidurnya.

Tempat Tidur Bayi Jarak Teraliswearetop10.com

Selain memastikan jarak antar terali, pastikan juga kalau terali-terali di tempat tidur bayi milikmu kokoh. Tekstur dari tempat tidur bayi tersebut jangan diabaikan apalagi jika bahannya dari kayu. Kamu tentu tidak mau si anak terluka, kan?

Jangan tinggalkan bantal, selimut, ataupun boneka di tempat tidur bayi

Nah untuk urusan yang satu ini, sesuaikanlah dengan usia anak kamu. Jika gerak-geriknya sudah lumayan banyak, lebih baik jangan tinggalkan bantal, selimut, ataupun boneka di dalam tempat tidur bayi. Kenapa? Benda-benda tersebut bisa berbahaya untuk keselamatan anak.

Jika si anak banyak bergerak, bantal atau selimut yang ada di tempat tidurnya bisa saja menutupi wajah anak ketika tidur. Jika kamu tidak buru-buru membukanya, anak-anak ini bisa kesulitan bernafas.

Jangan Tinggalkan Bantal Selimut Tempat Tidur Bayimedia.safebee.com

Jadi jika kamu ingin anak tetap merasa nyaman, sesuaikanlah langsung dengan temperatur udara pada pendingin ruangan. Selain itu, jika kamu tetap ingin memberikan bayi kamu selimut, gunakanlah selimut bayi tipis yang berbahan lembut. Perhatikan juga ukuran dari selimut tersebut ya, jangan sampai si anak terlilit selimut saat mereka tidur.

Hindari alergi, pastikan tidak ada cat yang mengelupas pada tempat tidur bayi

Hindari Alergi Cat Menglupas Tempat Tidur Bayires.cloudinary.com

Pernah dengar tentang kasus bayi yang alergi gara-gara material tempat tidurnya? Ya, kasus seperti ini nyata. Nah, untuk menghindari hal ini terjadi pada anak, pastikanlah tidak ada cat yang mengelupas dari tempat tidur bayi yang ingin atau sudah kamu beli.

Selain terkait dengan masalah alergi, hal lain yang dikhawatirkan adalah material-material tersebut bisa saja tertelan oleh anak. Kita tidak akan tahu efek apa yang bisa terjadi, tetapi pencegahan akan hal-hal seperti ini lebih baik dilakukan sejak awal.

Baca Juga: 10 Desain Kamar Tidur Anak Agar Anak Makin Cerdas

 

Nah, hal ini berlaku juga terutama untuk kamu yang mau mengganti warna cat asli dari tempat tidur bayi ke warna-warna yang lebih cerah. Selain memerhatikan material cat yang digunakan, kamu juga harus bisa pastikan bahwa tahap finishing dari pengecatan ini.

Memilih ketebalan matras yang ideal untuk tempat tidur bayi

Selain memastikan kalau tempat tidurnya empuk, ketebalan matras juga merupakan salah satu faktor utama yang harus diperhatikan ketika membeli tempat tidur bayi. Pastikan dimensi dari matras bayi yang kamu pilih relatif tebal.

Nah, cara mengukurnya gampang kok! Jika tanganmu bisa menggengam atau meremas sisi samping matras dengan mudah, berarti matras tersebut terlalu tipis untuk anak. Umumnya ketebalan dari matras tempat tidur bayi tidak akan melebihi dari 6 inci.

Matras Tempat Tidur Bayijonsguide.org

Untuk masalah ukuran secara keseluruhan, kamu harus menyesuaikan langsung dengan ukuran dari tempat tidur bayi. Oh iya, untuk yang satu ini kamu wajib membeli matras yang baru ya ini untuk memastikan higienitas dari tempat tidur bayi itu sendiri.

Baca Juga: 10 Desain Tempat Tidur Tingkat Untuk Kamar Ukuran Kecil

Nah, sekarang kamu sudah paham kan ciri-ciri tempat tidur bayi yang aman untuk anak? Jika kamu tidak sempat untuk melihat langsung tempat tidur bayi karena terhalang kesibukan, kamu bisa membelinya di dekoruma kok!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse