Kloset Duduk dan Kloset Jongkok, Mana yang Lebih Sehat?

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Bagi orang-orang yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, umumnya kamar mandi di rumah sudah dilengkapi dengan kloset duduk. Kloset model ini dianggap lebih bersih, modern dan nyaman digunakan. Tapi apakah benar kloset duduk lebih sehat dibandingkan dengan kloset jongkok?

Di Benua Asia, termasuk Indonesia, memang lebih banyak memakai kloset jongkok. Tapi, kloset duduk juga sudah banyak dipakai di rumah-rumah dan fasilitas umum di Indonesia. Nah, bagi kamu yang menggunakan kloset jongkok jongkok di rumah, bersyukurlah. Ternyata kloset jongkok lebih menyehatkan jika dibandingkan dengan kloset duduk, lho. Kenapa? Yuk, simak penjelasannya!

Sudah dilakukan penelitian mengenai kloset duduk

Kloset Dudukgoogle.com

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Digestive Diseases and Sciences, Dov Sikirov menilai bahwa berjongkok atau duduk saat di kloset bisa memengaruhi kelancaran saat buang air besar (BAB).

Ketika kita sedang berdiri, usus besar tempat feses disimpan ditekan ke atas oleh otot puborectalis yang menjaga agar feses tidak mengalir keluar sampai saatnya dibuang. Ketika menggunakan closet duduk, otot yang tidak berkontraksi atau tidak menekan hanya sebagian.

Kenapa kloset jongkok lebih unggul?

Kloset Jongkok atau Kloset Dudukgoogle.com

Saat kita berjongkok, seluruh otot puborectalis tidak bekerja, sehingga memudahkan proses pembuangan. Sehingga, buang air besar menggunakan kloset duduk membutuhkan waktu yang lebih lama dan tenaga yang lebih besar jika dibandingkan dengan kloset jongkok.

Ketika menggunakan kloset jongkok, sudut anorektal akan membentuk sempurna. Di mana sudut anorektal adalah sudut yang terbentuk  di area antara anus dan rektum (bagian akhir dari usus) yang merupakan jalur keluarnya feses. Ketika menggunakan kloset duduk, diduga sudut ini tertekuk sehingga feses sulit keluar. Sedangkan, ketika memakai kloset jongkok, usus dan anus berada pada jalur yang lurus hingga memungkinkan feses keluar dengan mulus.

Rekomendasi dokter

Beberapa dokter pun merekomendasikan pasien mereka untuk jongkok ketika buang air besar, ketimbang menggunakan kloset duduk atau bidet. Hal ini dimaksudkan untuk mengatasi masalah usus yang seringkali dialami. Banyak ahli berpendapat bahwa penyakit pencernaan berawal dari duduk dan mengejan di kloset duduk.

Kloset duduk rekomendasi doktergoogle.com

Masalah awal biasanya disebabkan karena sulit buang air besar yang mengharuskan kita mengejan dengan tenaga maksimal. Bahkan ada penelitian yang menunjukkan bahwa semakin banyak waktu yang kita habiskan di kamar mandi dengan kloset duduk, semakin besar kemungkinan untuk terkena wasir atau pembengkakan pembuluh darah di dalam atau sekitar anus.

Dianggap lebih higienis

Selain unsur kesehatan, kloset jongkok pun dinilai lebih higienis dibandingkan kloset duduk. Hal ini dikarenakan tidak terjadi kontak langsung antara tubuh dengan kloset itu sendiri. Menggunakan kloset jongkok di kamar mandi juga dapat melatih kekuatan kaki dan otot kaki dengan menahan berat badan dan melatih otot dasar panggul.

Kloset Duduk Dianggap lebih higienispinterest.com

Namun dilihat dari sisi positifnya, penggunaan kloset duduk dinilai lebih nyaman terutama untuk penderita arthritis karena lutut dan kaki tidak perlu menahan keseluruhan bobot tubuh. Untuk ibu hamil dan lansia pun disarankan untuk menggunakan kloset duduk karena lebih aman untuk kondisi kaki serta lutut dan perut.

Kloset duduk vs kloset jongkok, pilih yang mana?

Lebih Higenis Kloset Dudukgoogle.com

Lalu, bagaimana kalau di rumah sudah terpasang kloset duduk? Apakah harus dibongkar dan dipasang ulang dengan kloset jongkok? Jawabannya tidak perlu. Ada solusi yang lebih efisien mengakali kloset duduk di rumahmu. Cukup beli kursi dingklik untuk diletakkan di bawah kaki saat buang air besar di kloset duduk. Ketika kaki lebih tinggi dari pada anus, maka membuat tubuh seperti berjongkok, otot-otot akan melemas dan jalur keluar feses tidak tertekuk.


Baik kloset duduk maupun jongkok memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan dari kloset duduk maupun jongkok, tentu kita semakin bijak dalam menentukan jenis kloset mana yang sebaiknya digunakan. Jangan lupa lengkapi kamar mandimu dengan perabotan terbaik dari dekoruma.com!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse