Serba-Serbi Penangkal Petir yang Harus Kamu Tahu

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami mempublikasikan cerita mengenai rumah, ikuti disini.

Bagi beberapa orang, hujan mampu merilekskan pikiran serta batin. Coba kamu bayangkan, suara rintik-rintiknya, deburan angin dingin, dan bau khas hujan menyelimuti kamu dan membuatmu lebih tenang. Namun, satu hal yang bisa mengganggu ketenangan itu adalah petir. Suaranya yang sangat menggelegar itu bisa mengagetkanmu, bahkan bisa membahayakanmu.

Penangkal Petir Perlu Dipasang Di Atas Bangunanpixabay.com/@27707

Mengapa fenomena petir terjadi? Saat menjelang hujan atau saat hujan, udara dan awan saling bergesekan dan menghasilkan gaya listrik. Gaya listrik tersebut berbentuk loncatan-loncatan bermuatan dari satu awan ke awan lainnya atau dari awan ke dataran bumi yang berbentuk kilat. Nah, udara yang dilewati oleh kilat memuai cepat dan menghasilkan suara yang menggelegar.

Melihat adanya resiko yang disebabkan oleh petir, seorang ilmuwan asal Amerika, Benjamin Franklin, menciptakan penangkal petir pada 1752. Pastinya, penangkal petir sudah nggak asing di telinga kamu, kan? Namun, apakah kamu sudah mengenal lebih jauh mengenai benda ini? Jika jawabannya belum, Kania akan mengenalkanmu pada penangkal petir. Yuk, kita simak di bawah ini.

Apa itu penangkal petir?

Penangkal Petir Mampu Melindungi Bangunan Dari Petirshutterstock.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penangkal petir digunakan untuk mencegah resiko berbahaya yang dihasilkan petir. Maka dari itu, pemasangan benda ini sangat amat disarankan. Benda ini mampu melindungi bangunan dan hal-hal lain di sekitarnya dari petir sehingga tidak meledak atau terbakar. Biasanya, penangkal petir dipasang di atas bangunan, seperti rumah, gedung, dan pencakar langit.

Bagian penangkal petir

Bagian Penangkal Petirshutterstock.com

Benda ini terbagi dalam tiga bagian, yaitu batang penangkal petir, kabel konduktor, dan batang pembumian. Batang penangkal petir terbuat dari logam atau tembaga lancip yang dipasang tegak di atas bangunan. Batang tersebut dilapisi dengan bahan anti korosi. Ujungnya dibuat lancip dikarenakan muatan listrik yang bersifat mudah berkumpul dan lepas pada ujung yang lancip.

Kabel konduktor berbentuk kawat panjang dari tembaga. Kabel ini memiliki diameter sekitar 1-2 cm dan dipasang di luar bangunan. Sama dengan kabel konduktor, batang pembumian terbuat dari tembaga tetapi berlapis baja. Batang yang berdiameter sekitar 1,5 cm dan memiliki panjang 1,8-3 meter ini ditanam dalam tanah.

Cara kerja penangkal petir

Cara Kerja Penangkal Petirpinterest.com

Cara kerja penangkal petir terlihat simpel, tetapi cukup rumit. Tanah di bumi bermuatan positif, sedangkan awan bermuatan negatif. Saat muatan negatif sudah berkumpul di bawah awan, muatan positif tanah tertarik ke atas melalui kabel konduktor dan terkumpul di ujung batang penangkal petir. Nah, saat awan sudah dekat dengan batang, muatan negatif awan dan muatan positif tanah akan saling tarik menarik.

Pertemuan muatan positif dan negatif tersebut menghasilkan muatan listrik yang dialirkan kembali ke tanah melalui kabel konduktor. Mengapa dialirkan ke tanah? Jika muatan negatif awan dibiarkan di atas, muatannya bisa loncat ke sana ke mari dan membahayakan benda-benda di bawah atau di sekitarnya. Maka dari itu, muatan negatif awan dibawa ke tanah untuk dinetralkan dengan muatan positif tanah.

Jenis penangkal petir

Penangkal petir memiliki dua jenis bentuk yang sering digunakan, yaitu penangkal petir konvensional dan elektrostatis. Keduanya dibedakan berdasarkan ruang lingkup perlindungan dari bahaya petir dan penempatannya.

Penangkal petir konvensional

Penangkal Petir Konvensionalshutterstock.com

Jenis ini erat kaitannya dengan penangkal petir pertama ciptaan Benjamin Franklin. Sejak dulu, penangkal petir ini paling sering dipakai di rumah-rumah hingga sekarang. Bentuknya yang sederhana ini sangat mudah kamu temukan di toko bangunan dengan harga yang cukup murah. Penangkal petir konvensional cocok digunakan di gedung atau lahan yang tidak terlalu luas, seperti rumah, ruko, dan rukan.

Penangkal petir elektrostatis

Penangkal Petir Elektrostatisgoogle.com

Penangkal petir ini memiliki jangkauan perlindungan yang lebih luas dibanding penangkal petir konvensional. Semakin tinggi penempatannya, semakin luas juga area jangkauan perlindungannya. Maka dari itu, kita sering menemukan jenis ini di lahan berarea luas dan gedung yang tinggi, seperti perkebunan, lapangan golf, daerah tambang, kawasan industri, gedung perkantoran, dan pencakar langit. Sayangnya, penangkal petir elektrostatis lebih mahal dan menyita waktu yang banyak untuk memasangnya.

Meski sebuah bangunan sudah dilindungi oleh atap, kehadiran penangkal petir sangat amat diperlukan. Benda ini sangat berguna untuk memberikan perlindungan ekstra agar bangunan tidak terbakar dan tidak merusak alat elektronik di dalamnya. Pula, melindungi kamu dari sambaran petir. Maka dari itu, pasanglah penangkal petir di hunian kamu, ya!