Yuk, Kenali Bagian Kabel Listrik dan Jenisnya!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Sebuah rumah tidak akan lengkap bila tidak diberi aliran listrik. Aliran listrik merupakan komponen terpenting karena mampu menyalakan segala macam barang yang bisa membantu aktivitas kita di rumah, seperti lampu, kulkas, televisi, mesin cuci, dan pendingin ruangan. Tanpanya, kita nggak akan bisa melakukan tugas sehari-hari. Justru, kita bisa kepanasan dan pekerjaan rumah pun menumpuk.

Agar listrik bisa mengalir aman, diperlukan yang namanya kabel. Kabel berfungsi untuk menghantarkan aliran listrik ke barang elektronik agar bisa menyala. Untuk mengetahuinya lebih dalam, mari kita simak serba-serbi kabel di bawah ini!

Bagian-bagian kabel listrik

Bagian Kabel Listrikshutterstock.com

Kabel terdiri dari dua bagian, isolator dan konduktor. Isolator merupakan bagian pembungkus terluar yang tidak menghantarkan listrik. Isolator mampu melindungi kita dari sengatan listrik. Selain itu, isolator berfungsi melindungi kabel supaya tidak terpengaruh suhu atau keadaan di sekelilingnya. Biasanya, isolator terbuat dari bahan termoplastik.

Konduktor merupakan bagian dalam kabel. Bagian ini terbuat dari alumunium atau tembaga. Konduktor berfungsi untuk menghantar arus listrik sampai ke tujuan. Bila konduktor tidak dilapisi isolator, kamu bisa tersengat listrik. Maka dari itu, kedua bagian ini saling melengkapi satu sama lain demi mengalirkan arus listrik dengan tidak membahayakan sekitarnya.

Jenis-jenis kabel listrik

Kabelshutterstock.com

Tidak hanya bagian-bagiannya, kabel listrik juga memiliki ragam jenis. Terdapat banyak jenis kabel listrik yang dijual di pasaran. Akan tetapi hanya ada tiga jenis yang paling sering dipakai untuk instalasi hunian rumah. Sekilas, ketiganya cukup mirip tetapi berbeda. Supaya kamu bisa tahu perbedaannya, Kania akan jelaskan di bawah ini.

Kabel NYA

Kabel NYAshutterstock.com

NYA merupakan kabel berinti tunggal yang memiliki isolator berbahan PVC. Konduktornya terbuat dari tembaga. NYA terkenal karena harganya yang relatif murah dari dua kabel lainnya. Biasanya, isolator berwarna hitam, biru, kuning, dan merah. Di samping itu, NYA merupakan kabel yang tidak digunakan di dalam tanah atau dalam kata lain kabel udara.

Kelemahan dari NYA adalah isolatornya yang hanya satu lapis. Hal ini membuat isolator tidak cukup kuat untuk melindungi bagian dalam NYA dari gesekan, faktor cuaca, hingga gigitan tikus atau binatang lain. Maka dari itu, biasanya NYA diberi lapisan tambahan berupa pipa konduit dari PVC atau besi.

Kabel NYM

Kabel NYM

google.com

Kabel ini memiliki isolator berbahan PVC dan konduktor berbahan tembaga. Inti kabelnya sebanyak dua, tiga, dan empat. Berbeda dengan NYA, NYM lebih aman karena dilapisi dua lapis isolator. Isolator bagian luar berwarna putih dan isolator bagian dalam berwarna-warni. Karena isolatornya yang dua lapis ini, kabel NYM lebih kuat terhadap gesekan dan nggak mudah rusak. Kabel ini cocok digunakan di tempat yang lembap dan basah. Meski begitu, kamu nggak boleh menempatkanya di dalam tanah, ya!

Kabel NYY

Kabel NYY

NYY merupakan kabel berintikan dua, tiga, dan empat berbahan tembaga yang diisolasi bahan PVC. Karena NYY dikhususnya untuk ditanam dalam tanah, lapisan isolatornya tebal, kuat, dan anti gigitan tikus. Berwarna hitam, kabel ini juga tahan air. Meski begitu, NYY harus tetap dilapisi pipa tambahan untuk perlindungan ekstra, terkhusus untuk aliran listrik bertenaga tinggi.

Ketiga jenis kabel ini bisa kamu cari di toko bangunan atau material terdekat. Untuk memasangnya, kamu perlu bantuan tukang listrik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tersengat listrik. Dalam memilihnya pun, kamu harus menyesuaikan kebutuhan dan harganya. Semakin baik kualitas kabel, semakin mahal pula harganya.

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse