5 Keuntungan Membangun Rumah dengan Bata Ringan

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami mempublikasikan cerita mengenai rumah, ikuti disini.

Penggunaan material bangunan berbobot ringan kini semakin populer. Tidak hanya material baja ringan yang digunakan untuk struktur bangunan rumah, kini salah satu bahan baku pembuat dinding, yaitu bata ringan, juga sangat diminati dan mulai menyaingi permintaan bata konvensional.

Sifatnya yang ringan namun solid sehingga tetap tahan terhadap goncangan menjadi satu dari sekian banyak keunggulan bata ringan. Selain itu, bata ringan juga lebih terjamin kualitas materialnya.

Kelebihan Bata Ringan shutterstock.com

Berbeda dengan batako atau bata merah yang proses produksinya masih dilakukan secara tradisional, bata ringan merupakan material fabrikasi yang diproduksi menggunakan mesin canggih. Bahan baku bata ringan terbuat dari beton (semen, pasir kuarsa, dan gipsum) yang dicampur dengan pasta alumunium.

Keuntungan apa lagi yang bisa kamu dapatkan saat menggunakan bata ringan sebagai bahan bangunan rumahmu? Simak penjelasannya di sini!

Dua Jenis Bata Ringan

Bata Ringan Material Fabrikasi shutterstock.com

Bata ringan juga dikenal dengan nama pasarnya, yakni bata hebel atau bata celcon. Terdapat dua jenis bata ringan yang umum dipakai sebagai bahan baku penyusun dinding bangunan, yaitu Autoclaved Aerated Concrete (AAC) dan Cellular Lightweight Concrete (CLC).

Kedua bata ringan ini dibuat dari campuran material yang sama, namun komposisi tiap-tiap materialnya berbeda. Proses pengeringan dua bata ringan ini juga berbeda. AAC dikeringkan dengan menggunakan tekanan tinggi, sedangkan CLC dikeringkan secara alami.

Jenis Bata Ringanshutterstock.com

Jenis bata ringan yang dipilih menentukan seberapa cepat produktivitas pemasangan dan besar biaya yang dikeluarkan. Bata ringan AAC jauh lebih cepat dari bata ringan CLC, namun membutuhkan biaya yang lebih besar dalam pemasangannya.

Ketahanan Sekuat Beton

Rumah dari Bata Ringanshutterstock.com

Dimensi dan bentuk bata ringan memang tidak jauh berbeda dengan batu bata konvensional, namun ia memiliki bobot 3 kali lebih ringan dibandingkan dengan bata merah dan batako.

Karena terbuat dari campuran bahan yang sama dengan bahan pembuat beton, bata ringan pun memiliki ketahanan yang sama kuatnya dengan beton. Ketahanan bata ringan pun memenuhi standar bahan bangunan anti gempa.Tak heran, kalau bata ringan awalnya lebih populer digunakan sebagai bahan bangunan untuk gedung-gedung bertingkat dan mall.

Insulator yang Baik

Eksterior Dinding Bata Ringanshutterstock.com

Selain memperingan dan memperkuat ketahanan bangunan, bata ringan juga mampu melindungi bangunan secara utuh.

Pori-pori di permukaan bata ringan – yang menurunkan berat massa bata – mampu menyerap panas udara dari luar bangunan dan mempertahankan suhu dingin di dalam ruangan. Karena bentuknya cukup solid dan padat, bata ringan juga termasuk material bangunan yang kedap suara sehingga mampu menghalau suara bising masuk ke dalam ruangan.

Proses Pemasangan Lebih Cepat

Pekerja Memasang Bata Ringanshutterstock.com

Dibandingkan bata yang dicetak dengan cara tradisional, bata ringan memiliki dimensi yang lebih presisi (2mm per bata) dan tingkat kerataan permukaan yang lebih baik. Keunggulan bata ringan ini jelas mempercepat proses pengerjaan konstruksi bangunan.

Bobotnya yang ringan turut memudahkan proses pemasangan bata ringan sehingga mendapatkan hasil yang lebi rapi. Namun untuk merekatkan tiap-tiap bata ringan, diperlukan cairan perekat khusus berupa semen instan atau mortar.

Finishing Dinding Lebih Mudah

Finishing Bata Ringanshutterstock.com

Dalam tahapan finishing pembuatan dinding, dinding yang tersusun dari bata merah perlu dilapisi denga plester aci untuk memperhalus permukaannya.

Bata ringan telah memiliki tekstrur permukaan yang halus dan rata sehingga tidak memerlukan perlapisan yang tebal pada permukaannya. Bahkan permukaan bata ringan bisa langsung di cat atau dibiarkan terbuka jika menginginkan tampilan dinding ekspos.

Menghemat Biaya Pembangunan Rumah

Konstruksi Bata Ringanshutterstock.com

Harga satuan bata ringan memang lebih mahal dari bata merah. Namun jika menggunakan bata ringan sebagai bahan untuk membangun rumah, kamu bisa menghemat biaya pemakaian plester sebanyak 50 persen. Proses pemasangan bata ringan yang lebih praktis dan cepat juga dapat mengurangi biaya harian pekerja bangunan.

Pemasangan Bata Ringanshutterstock.com

Setelah mengetahui keunggulan yang dimiliki bata ringan, apakah kamu tertarik menggunakan bata ringan sebagai material bangunan untuk membangun rumah impianmu? Temukan juga informasi material bangunan dan interior lainnya di artikel lain yang ada di dekoruma.com!