Ingin Lebih Hemat? Tinggalkan Lampu Pijar dan Beralihlah ke Lampu LED!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Sistem pencahayaan yang baik adalah yang mampu menunjang aktivitas pemilik rumah sekaligus menjaga keamanan di malam hari. Memang benar terdapat berbagai jenis lampu yang bisa mengoptimalkan sistem pencahayaan sesuai dengan kebutuhan ruangan. Namun, untuk saat ini, lampu LED nampaknya menjadi pilihan paling bijaksana.

perempuan memasang bohlam lampu LEDshutterstock.com

Lampu LED (Light Emitting Diodes) merupakan teknologi pencahayaan terkini yang kian diminati penggunaannya. Dibandingkan lampu pijar, halogen, atau fluorescent, jenis lampu ini memiliki efisiensi yang lebih tinggi. Karena lebih sedikit mengonsumsi energi listrik, penggunaan lampu LED sebagai penerangan utama di rumah agar lebih hemat energi listrik setiap bulannya.

Mungkin kamu masih ragu karena harga lampu LED yang cenderung lebih mahal dibandingkan lampu lainnya. Namun, keuntungan lampu ini tidak hanya berhenti sampai di situ. Berikut beberapa aspek keunggulan lain yang dimiliki lampu LED.

1. Lebih sejuk dan tidak mudah terbakar

barisan lampu LED menyalashutterstock.com

Proses pemijaran pada bohlam lampu tungsten atau halogen mengubah energi listrik menjadi energi panas sehingga saat lampu dinyalakan terasa panas. Hal ini dapat berpengaruh terhadap meningkatnya suhu ruangan dan sangat berisiko menyebabkan kebakaran saat ditempatkan di dekat material yang mudah terbakar.

Lampu LED memiliki sistem pengolahan energi listrik yang berbeda. Cahaya yang dihasilkannya tidak menghasilkan energi panas, sehingga sekalipun kamu memakai lampu LED dengan intensitas cahaya yang tinggi, suhunya tetap normal dan tetap memberikan efek yang menyejukkan.

2. Bertahan lebih lama

lampu led dengan cangkir berisi koin dan tunasshutterstock.com

Karena tidak membutuhkan daya listrik yang besar, performa lampu LED pun jauh lebih tahan lama. Umumnya, ia mampu bertahan tiga kali lebih lama dibandingkan lampu pijar dan flourescent biasa.

Lampu LED berkualitas diklaim dapat bertahan dari 15.000-30.000 jam. Terlebih saat terpasang dalam suatu sistem pencahayaan ruangan yang terintegrasi, seperti pada gedung bertingkat, lampu ini dapat berpendar dengan maksimal selama 50.000 jam.

3. Kualitas pencahayaan yang lebih baik

Lampu LED pada Plafonshutterstock.com

Kebanyakan masyarakat yang belum beralih ke lampu LED, memakai lampu flourescent sebagai sumber pencahayaan di rumah. Lampu ini memang lebih sejuk dan tidak seboros bohlam lampu pada umumnya, namun lampu flourescent menghasilkan kualitas pencahayaan yang rendah sehingga tidak mampu mengekspos tampilan objek dengan baik.

Lampu LED memiliki kualitas color rendering—kemampuan memancarkan warna pada suatu objek—yang tinggi. Warna yang terefleksi dari pencahayaan jenis lampu ini mendekati warna aslinya sebagaimana jika terpantul oleh cahaya matahari. 

4. Menjaga fokus penerangan

memasang bohlam lampu led di lampu meja birushutterstock.com

Pencahayaan sangat memengaruhi fokus dalam bekerja. Keunggulan lampu LED yang memiliki intensitas pencahayaan yang lebih terang membuatnya baik digunakan sebagai pencahayaan terfokus atau task lighting.

Pasang lampu LED sebagai pencahayaan tambahan di meja kerja dan pada bagian atas kabinet kitchen set yang mengarah ke table top. Efek penyinaran fokus yang dihasilkan jenis lampu ini cocok untuk tipe pekerjaan yang membutuhkan ketelitian.

5. Lampu dekoratif

lampu led dalam lampu hias tumbler bentuk lampiondekoruma.com

Terdapat berbagai jenis lampu LED yang dikelompokkan berdasarkan bentuk, ukuran, material bohlam LED dan intensitas pencahayaan, sehingga dapat disesuaikan dengan kualitas pencahayaan yang ingin dibangun di dalam ruang. Jenis lampu ini bahkan memiliki jutaan variasi warna yang tidak pernah ditemukan pada lampu jenis lain.

lampu led putih pada plafon dan dinding ruang keluargashutterstock.com

Keberagaman ini membuat lampu LED marak digunakan sebagai lampu hias dekoratif. Bentuk lampu ini berlapis sehingga memungkinkan untuk menciptakan indirect light di ceruk plafon atau anak tangga. Tak hanya itu, kamu pun bisa menggunakannya pada taman untuk menerangi jalan petapak saat malam hari.

Tips Membeli Lampu LED

berbagai bentuk lampu ledshutterstock.com

Setiap ruangan memiliki kebutuhan jenis penerangan yang berbeda-beda. Untuk itu, sebelum membeli lampu LED, ketahui efek dan intensitas penerangan seperti apa yang sesuai. Hal tersebut dapat merujuk pada variasi warna pencahayaan lampu. Semakin tinggi satuan Kelvin (K) pada lampu LED, maka semakin terang warna yang dipantulkannya.

lampu led sepanjang jalan setapak di tamandekoruma.com

Selain intensitas pencahayaan, material bohlam lampu LED juga menentukan hasil penerangan. Bohlam lampu LED berwarna bening menciptakan pola bayangan yang jelas, sedangkan bohlam berwarna keruh atau opal mampu menyebarkan cahaya secara merata ke setiap sudut ruangan.

Sebagai lampu yang hemat energi dan multifungsi, lampu LED mampu menjadi solusi pencahayaan yang tepat di rumah. Jika kamu berniat menciptakan sistem pencahayaan yang lebih baik, waktunya untuk mempertimbangkan mengganti berbagai jenis lampu di hunian dengan lampu LED.

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse