Kayu Sonokeling, Kayu Mewah Asal Jawa yang Semakin Langka

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Para pecinta furnitur kayu, apakah kamu sudah tahu kalau Jawa memiliki kayu sonokeling yang tampilannya sangat mewah? Kayu yang asli dari Jawa ini berwarna gelap dan berkualitas tinggi sehingga sering dilirik sebagai bahan furnitur. Kayu ini juga dikenal dengan nama sonobrit dan sonosungu. Bagi kamu yang masih penasaran, coba simak serba-serbi kayu sonokeling yang sudah Kania rangkum berikut ini!

1. Karakteristik kayu sonokeling

Karakteristik kayu sonokeling

Kayu sonokeling termasuk dalam kategori kayu keras. Untuk berat jenisnya ada pada angka 0,77 hinggga 0,86 dengan kadar air 15%. Tekstur kayu sonokeling halus. Seratnya ada yang lurus dan ada yang bergelombang.

Kayu teras atau bagian tengah kayu sonokeling ini berwarna cokelat kehitaman, terkadang ada yang memiliki corak loreng dengan warna cokelat tua. Sedangkan kayu gubal atau bagian pinggirnya berwarna putih atau putih kekuningan dengan ketebalan mencapai 5 cm.

Kayu sonokeling bisa dibubut dan diberi pelitur sehingga hasil akhir pengolahan menjadi lebih sempurna dan mewah. Kayu ini juga mampu mengikat sekrup dengan baik sehingga tidak mudah mengalami kerusakan pada bagian yang disekrup. Untuk mengolah kayu sonokeling, sebaiknya menggunakan mesin bukan memahat dengan tangan karena akan cukup sulit dilakukan.

2. Keunggulan kayu sonokeling

 Keunggulan kayu sonokeling

Kayu sonokeling memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya adalah memiliki tekstur yang halus sehingga mudah diberi pelitur dan mudah diolah menjadi aneka furnitur tanpa perlu bersusah mengamplas atau membuang banyak lapisan kayu terlebih dahulu.

Bagian tengah kayu sonokeling juga terkenal sangat awet dan hampir menyaingi kualitas kayu jati karena anti rayap. Kayu ini juga mampu menangkal jamur yang bisa membuat kayu membusuk lebih cepat. Keunggulan tersebut bisa didapatkan secara langsung tanpa perlu menambahkan obat-obatan lagi karena kayu sonokeling memiliki getah alami pengusir rayap.

Sedangkan untuk pohonnya sendiri bisa dipanen 2 kali sehingga cukup efisien untuk para produsen kayu sonokeling. Setelah 2 kali panen, pohon sonokeling akan berhenti tumbuh.

3. Kelemahan kayu sonokeling

Kelemahan kayu sonokeling

Berada di satu kelas dengan kayu jati, kayu sonokeling ini hampir tidak memiliki kelemahan. Kalau pun ada, mungkin hanya sebatas selera pengguna yang tidak menyukai warna gelap dari kayu sonokeling dan kehadirannya yang sudah mulai langka. Sebagai informasi, kayu sonokeling yang layak panen adalah yang sudah berumur 20 hingga 50 tahun. Saat ini ada juga yang memanen saat umur 5 tahun, harganya lebih murah namun kualitasnya tidak bisa disamakan dengan kayu berumur 20 tahun.

Kayu sonokeling juga sulit diberi obat pengawet, tapi hal ini tidak terlalu berpengaruh lantaran tanpa obat pengawet pun kayu sonokeling sudah sangat awet.

4. Pemanfaatan kayu sonokeling

Pemanfaatan kayu sonokeling

Kayu sonokeling umumnya diolah menjadi aneka furnitur seperti lemari, meja, rak, kursi, dan sebagainya. Corak dan warna kayunya dibiarkan begitu saja untuk menonjolkan kesan mewah. Bagi kamu yang ingin memiliki lantai kayu, kayu sonokeling ini juga merupakan pilihan yang tepat karena mampu menahan bobot berat. Hanya saja, kamu perlu mempertimbangkan dengan baik karena warnanya bisa membuat ruangan terasa sempit dan gelap juga.

5. Kayu sonokeling, si mewah yang mulai langka

Kayu sonokeling langka

Sayangnya dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, kayu sonokeling mulai langka bahkan sudah terdaftar sebagai spesies rentan oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam atau IUCN sejak tahun 2017. Beberapa penyebabnya adalah masa panen yang terlalu lama dan banyaknya penebang liar kayu sonokeling yang tumbuh di kawasan hutan lindung. Sebagai bentuk konservasi, pemerintah mulai memperketat peredaran kayu sonokeling ke luar pulau. Semoga statusnya lekas berubah menjadi kayu yang umum kembali ya.

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse