Kembali Bersih, Ini 5 Kiat Ampuh Membersihkan Bahan Sofa yang Kotor

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Sedang berusaha menghilangkan bercak-bercak kotor yang merusak tampilan sofamu? Ternyata tidak hanya noda membandel saja yang mudah mengotori sofa, polutan yang menempel pada bahan sofa berasal dari setiap sudut rumah. Mulai dari asap hasil memasak di dapur, debu yang masuk dari luar rumah, dan bulu hewan peliharaan.

 shutterstock.com

Sekalipun dari luar bahan sofa tidak terlihat kotor, ada saja kotoran atau bakteri yang menempel di sela-sela sofa. Apalagi jika sofa sering digunakan secara bersama atau bergantian, maka kamu perlu meluangkan waktu untuk membersihkan sofa secara berkala.

Sebelum menentukan cara yang tepat untuk membersihkan bahan sofa, periksa terlebih dahulu instruksi yang tertera atau terlampir pada produk sofa yang kamu beli. Dalam instruksi produk biasanya terdapat informasi jenis pembersih apa yang aman dan tidak untuk bahan sofa milikmu.

1. Bersihkan bahan sofa dari debu dan bakteri dengan vacuum cleaner

 shutterstock.com

Saat membersihkan rumah dengan vacuum cleaner, jangan lupa untuk menghisap kotoran dan debu yang bersarang di bahan sofa. Tidak hanya pada permukaan bahan sofa saja, dudukan sofa, bagian dalamnya, dan sela-sela sofa  juga perlu dibersihkan dengan vacuum cleaner. Vacuum cleaner jenis handheld dapat menjadi pilihan untuk menyedot kotoran sampai ke sisi yang sulit terjangkau.

2. Untuk noda yang pekat, cuci bahan sofa dengan air, detergen, dan alkohol

apartmenttherapy.com

Jika noda berlemak menempel pada bahan sofa, cara membersihkannya cukup mudah. Kamu hanya perlu mencampur air dengan detergen, kemudian tekankan campuran pada bahan sofa yang terkena noda berlemak dengan lap atau spons. Usahakan untuk tidak menggosok atau menyikat bahan sofa.

 apartmenttherapy.com

Namun noda-noda yang lebih kental, seperti tinta, cat, dan darah jauh lebih sulit untuk dibersihkan. Prosesnya dapat dimulai dengan mengeringkan noda tersebut dengan vacuum cleaner atau hair dryer.

Lalu campuran pembersih yang terdiri dari air dan detergen dapat ditambahkan alkohol. Lakukan hal yang sama seperti yang dijelaskan sebelumnya saat mengaplikasikan campuran pembersih pada bahan sofa. Keringkan dengan lap kering.

3. Bila bahan sofa belum bersih, gunakan campuran air dan cuka

 apartmenttherapy.com

Cuka mengandung zat asam klorin yang mampu menghilangkan noda membandel dengan lebih efektif. Untuk itu, jika noda tidak juga hilang, kamu perlu mengganti campuran pembersih dengan cuka dan air. Ulangi beberapa kali sampai noda benar-benar hilang dari bahan sofa.

Seusai dikeringkan bahan sofa yang dibersihkan dapat diuap dengan menggunakan setrika uap. Cara ini juga bisa menghilangkan bau amis yang menempel pada bahan sofa.

  shutterstock.com

Jika noda pada bahan sofa tidak hilang juga, gunakanlah cairan pembersih khusus. Untuk memastikan cairan pembersih bahan sofa tidak melunturkan warna, semprotkan sofa pada bagian dalam sofa. Cairan pembersih yang aman untuk bahan sofa diformulasikan khusus untuk membersihkan pelapis berbahan kain, kulit, kanvas, dan kayu. Jangan sampai salah membeli, ya!

4. Menghilangkan bulu hewan peliharaan yang menempel

  shutterstock.com

Bulu hewan peliharaan yang menempel pada bahan sofa dapat dihilangkan dengan vaccuum cleaner. Namun jika kamu tidak memiliki vacuum cleaner di rumah, cara yang lebih konvensional jiga bisa kamu terapkan. Gunakanlah bagian lengket dari selotip untuk mengangkat bulu-bulu yang menempel pada bahan sofa.

5. Pelembab untuk membersihkan bahan sofa kulit

  shutterstock.com

Sofa berbahan kulit mungkin lebih awet dari bahan sofa lainnya, namun sofa kulit juga memerlukan perawatan khusus. Apabila tidak dilakukan perawatan yang baik, bahan sofa kulit rentan mengelupas atau sobek.

  shutterstock.com

Bersihkan permukaan sofa secara berkala semisal dua atau tiga bulan sekali dengan lap yang dibasahi air. Skin moisturizer yang biasa kamu pakai sehari-hari juga dapat dipakai untuk menjaga kelembapan bahan sofa. Hindari penggunaan pembersih kimiawi, karena dapat merusak bahan sofa kulit.

Bahan sofa kulit juga sebaiknya tidak mengalami kontak langsung dengan sinar matahari, zat cair, atau udara terbuka. Oleh karena itu, sebaiknya sofa berbahan kulit tidak dijadikan furnitur untuk luar ruangan.

 dekoruma.com

Jangan lupa untuk segera membersihkan noda yang menempel pada sofa. Semakin lama dibiarkan semakin besar nodanya untuk menyerap ke dalam bahan sofa, maka akan semakin sulit dihilangkan.

Percantik desain interior rumahmu dengan beragam pilihan sofa stylish nan empuk yang tersedia di dekoruma.com. Melalui penawaran menarik seperti #tukartambahaja dan cicilan 0% selama 6 bulan, kamu dapat membeli sofa impianmu dengan harga yang lebih rendah. Yuk, belanja sekarang juga!

 

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse