Jangan Sampai Rugi, Perhatikan 5 Hal Ini Saat Membeli Furniture Bekas!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Bujet yang minim kerap kali membuat kita harus memutar otak saat mengisi interior rumah. Pengeluaran untuk furniture biasanya yang paling banyak menyerap anggaran. Tak jarang, banyak yang beralih mencari alternatif seperti membeli furniture bekas ketimbang membeli furniture baru. Furniture bekas atau secondhand furniture dapat menjadi solusi untuk menghemat atau mengoptimalkan bujet yang terbatas.

tumpukan furniture bekas shutterstock.com

Meskipun tidak tampil dalam keadaan prima, banyak furniture bekas yang memiliki kualitas tidak jauh berbeda dengan furniture baru. Namun, dibutuhkan kejelian dan kecermatan saat membeli furniture bekas. Karena terdapat furniture bekas yang kelihatannya tampil sempurna, tapi tanpa disadari terdapat cacat di beberapa titik, sehingga menurunkan nilai fungsinya.

Terbatasnya pilihan dan pengecekkan kondisi fisik furniture bekas yang spesifik menyita banyak waktu dan pertimbangan. Tanpa panduan yang efektif, proses berbelanja furniture bekas bisa semakin memakan waktu dan berujung merugikan. Oleh karena itu, ikutilah tips membeli furniture bekas ini agar terhindar dari pembelian yang sia-sia.

Periksa kualitas furniture bekas

aneka ragam furniture bekasthespruce.com

Sekalipun sedang berbelanja furniture bekas, tetapkanlah standar yang sama selayaknya kamu akan membeli furniture baru. Terlepas barang yang dibeli adalah furniture bekas, biar bagaimanapun furniture adalah investasi jangka panjang, faktor ketahanan material dan kenyaman fungsi tetap menjadi yang terpenting.

Coba pikirkan, untuk apa membeli sofa kulit dengan harga miring, jika tidak lebih dari dua minggu sofa tersebut harus dibuang karena komponen penyusunnya telah ringsek sejak awal dibeli? Kerusakan furniture bekas tidak hanya nampak dari luar saja, maka dari itu jangan ragu untuk memeriksa seluruh bagian, atau bahkan menjajal langsung kenyaman furniture bekas tersebut.

Hati-hati dengan kondisi furniture bekas seperti ini!

furniture bekas ringkih shutterstock.com

Membeli furniture bekas bukan berarti tanpa persiapan karena kerap kali kerusakan pada furniture bekas tidak dapat dihindari. Jika memang terdapat kerusakan pada furniture bekas, perhatikan seberapa parah kerusakan tersebut.

Apakah kamu hanya berlu melakukan sedikit perbaikan untuk menutupinya? Atau harus merogoh kocek lebih dalam guna mengatasi kerusakan furniture bekas, yang mana malah mengakibatkan jumlah biaya tidak jauh berbeda dengan membeli furniture baru? Kalau sudah begini, membeli furniture bekas bukan lagi jalan terbaik.

kursi dan lemari bekas  shutterstock.com

Beberapa kerusakan pada furniture bekas lantas memang tidak dapat ditoleransi, kerusakan yang harus kamu hindari di antaranya adalah:

  • Matras bekas yang sudah berbau sangat buruk bagi kesehatan. Bau yang disebabkan furniture bekas ini bisa jadi disebabkan oleh tungau dan bakteri yang bersarang di dalamnya.
  • Ada komponen furniture bekas yang hilang atau terdapat kerusakan struktur pada furniture bekas, seperti kaki kursi atau meja yang patah.
  • Furniture bekas yang tinggi masa penggunaannya. Sofa bekas yang sudah terlalu sering diduduki mengalami penurunan masa pada pengisinya sehingga tidak lagi nyaman digunakan.

Tetap perketat bujetmu

ruang makan dengan furnitureapartmenttherapy.com

Catat jenis furniture apa saja yang sekiranya kamu perlukan untuk mengisi interior rumah.  Furniture bekas mungkin dijual dengan harga yang jauh lebih murah daripada furniture baru, namun bukan berarti kamu jadi mudah tergiur hingga mengeluarkan uang secara cuma-cuma. Mengetahui kebutuhan terlebih dahulu juga dapat mempercepat proses belanja furniture bekas.

Selain itu, menerapkan cara yang sama seperti saat membeli furnitur baru dapat membantumu memilih furniture bekas dengan lebih rinci. Pastikan furniture bekas benar-benar cocok dengan konsep interior dan ukurannya pun tidak melebihi atau menghabiskan space kosong yang tersedia di rumah.

Memoles furniture bekas kembali baru

kabinet warna abu-abupinterest.com

Tidak ada salahnya untuk memberikan sedikit sentuhan baru pada furniture bekas yang kamu beli, terutama untuk furniture bekas yang warnanya kian memudar. Melakukan refinishing, varnish, atau pengecatan ulang pada furniture bekas dapat membuat furniture bekas tampil sama memikatnya dengan furniture baru. Untuk sofa bekas, bahan sofa dapat dibersihkan atau diganti, kemudian disesuaikan motifnya dengan perpaduan warna di ruangan.

Kombinasikan furniture bekas dengan furniture baru

ruang tamu berwarna biru shutterstock.com

Furniture bekas memang lekat dengan kesan vintage, maka tak heran banyak yang sengaja memakai furniture bekas untuk menciptakan interior yang bertema vintage. Namun kesan usang dari gaya vintage yang dihadirkan bisa jadi membuat ruangan terkesan terlalu suram dan kaku. Perlihatkan kesan ruangan yang dinamis dengan menyelipkan furniture baru dengan desain yang lebih modern di tengah-tengah susunan furniture bekas.

 shutterstock.com

Mulai sekarang kamu tidak perlu ragu mengisi hunian impianmu dengan furniture bekas. Dengan melakukan pemilihan furniture bekas yang tepat dan memberikan sedikit sentuhan menarik, ruangan di rumah bisa tampil secantik dan sefungsional ruangan yang diisi furniture baru.

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse