Sebelum Investasi Properti, Ini 6 Hal yang Wajib Diketahui agar Tidak Salah Langkah

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Tergiur melihat banyak investor properti yang sudah mendulang sukses? Eits, jangan gegabah! Sama seperti semua bisnis investasi, investasi properti juga ada risiko tersendiri yang wajib diketahui. Terlebih lagi, investasi properti membutuhkan dana tunai maupun kredit jangka panjang yang tidak sedikit biayanya. Jadi, sebelum kamu salah langkah, berikut 6 hal yang wajib diketahui sebelum memulai investasi properti!

1. Lokasi investasi properti

kaca pembesar pada rumah di tengah petafuturestay.com

Termasuk mutlak jika berbicara soal jual beli ataupun investasi properti, lokasi properti selalu menjadi hal utama yang wajib dipertimbangkan. Lokasi memengaruhi banyak hal dalam investasi properti, seperti harga jual atau sewa, kemudahan akses properti, fasilitas di sekitar properti, dan potensi perkembangan menjadi properti unggulan.

Lokasi properti yang memenuhi kriteria dari berbagai kategori yang dijabarkan di atas tentu patut dijadikan pilihan yang tepat untuk investasi properti.

2. Reputasi pengembang

dua orang menulis kontrak untuk investasi properti rumahpropertyupdate.com.au

Tidak seperti membeli kucing dalam karung, pastikan pengembang yang bertanggungjawab atas proyek properti ini sudah memiliki kredibilitas yang baik. Sudah banyak kasus di mana proyek properti terkendala, baik dari masalah perizinan, pendanaan, keterlambatan penyerahan proyek, hingga sengketa tanah tempat properti tersebut berdiri.

Jika berbicara tentang investasi, pastikan kamu sudah benar-benar mengecek bahwa reputasi pengembang terbukti baik sehingga bisa dipercaya. Jangan sampai investasi properti malah berbalik menjadi sumber kerugian karena salah memilih pengembang.

3. Pastikan sumber dana

kalkulator untuk menghitung uang untuk investasi properti rumahthestreet.com

Kebijakan Bank Indonesia dalam peraturan uang muka Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah minimal down payment (DP) sebesar 15 persen untuk rumah pertama, 20 persen untuk rumah kedua dan 25 persen untuk rumah ketiga. Jadi, pastikan sumber dana kalian mencukupi untuk DP, tapi siapkan juga untuk pembayaran cicilan atau angsuran bulanan.

Kalaupun kalian memiliki dana yang besar sehingga tidak perlu repot memikirkan DP dan cicilan bulanan, ingat kalau rumah tetap akan ada biaya berjalan, misalnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), biaya renovasi atau perbaikan, hingga rekening berjalan sesuai kondisi investasi properti yang kalian beli. Ingat, jangan sampai kondisi keuangan terganggu karena tidak merencanakan secara baik-baik soal pendanaan investasi properti.

4. Timing investasi properti

jam weker hitam dengan tumpukan koin dan miniatur rumahmashvisor.com

Pastikan kamu melakukan investasi properti di saat yang tepat. Pola siklus properti atau musim properti di Indonesia terbagi dua, yaitu musim akselerasi dan perlambatan. Perputaran musim ini bisa berjalan hingga bertahun-tahun, tergantung pada kebijakan suku bunga, tren ekonomi nasional dan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi finansial lainnya.

Pastinya, jika kalian sudah mantap untuk melakukan investasi properti, waktu yang paling tepat adalah early bird period atau saat proyek properti masih dalam tahap konstruksi dan menjelang launching perdana. Harga investasi properti bisa bergulir sangat cepat hingga 25 persen lebih rendah dari harga normal pada saat sesudah ataupun sebelum serah terima kunci.

5. Riset secara rutin

riset di komputer dengan tangan memegang mouse dan keyboardempowerwealth.com.au

Jika kalian sudah memiliki tipe klien tertentu, maka wajib melakukan riset sebelum melakukan investasi properti pertama. Tidak sedikit investor properti yang rela membayar jasa profesional untuk rekomendasi investasi properti yang paling menguntungkan.

Untuk memulai, rajinlah mencari informasi tentang jenis properti yang bisa menarik target klien kalian. Gunakan pendekatan dan analisa secara logika berdasarkan faktor finansial, dan bukan berdasarkan preferensi pribadi, misalnya kisaran harga dan kebutuhan lokasi. Dengan demikian, kamu bisa semakin jeli dalam mencari persyaratan properti untuk investasi properti yang sukses. 

6. Utamakan logika, bukan emosi

tangan berjabat dengan bayangan investasi propertioptamac.com

Terakhir, hal penting dalam investasi properti adalah menggunakan logika dan bukan bermain perasaan ataupun intuisi. Berbeda dengan membeli rumah kediaman yang bakalan kamu tempati bertahun-tahun, investasi properti adalah persoalan mendulang keuntungan sebanyak mungkin dalam kurun waktu sesingkat-singkatnya.

Jadi, prinsip investasi properti adalah meninjau strategi investasi dan mengikuti dengan negosiasi yang berdasarkan kalkulasi tepat. Ingat, semakin rendah harga properti yang didapatkan, maka semakin besar kemungkinan kamu mendapatkan keuntungan dari investasi properti ini.

rumah dipegang oleh dua tanganfinanceandmortgage.com.au

Pastikan kamu telah mempunyai pendirian yang teguh sebelum memutuskan untuk memulai investasi properti karena dana yang diperlukan tentu akan banyak. Persiapkan strategi finansial juga apabila skenario terburuk terjadi, dan syukuri apabila investasi kamu memberikan untung yang berlimpah.

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse