Sudahkah Rumah Bersih Maksimal? 7 Tempat Ini Sering Lupa Dibersihkan, Lho!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Saat melihat langsung ke dalam ruangan, sangat mudah sebenarnya untuk mengetahui apa saja yang akan perlu kamu bersihkan. Tumpukkan baju kotor yang menggunung menanti untuk segera dicuci, barang-barang berserakan yang perlu segera disimpan ke tempat asalnya, dan debu-debu yang menempel di permukaan meja butuh dilap untuk mengembalikan daya tariknya.

Namun di rumah, banyak tempat tidak terjangkau yang lepas dari pandangan kita, sehingga ruangan pun jadi sekedar asal bersih. Setelah kekacauan berhasil diatasi dan ruangan pun ‘tampak’ kembali bersih, kamu akan segera lupa dengan keberadaan tempat yang sebenarnya kotor dan mengganggu.

Padahal apabila tempat tersebut terus-menerus dibiarkan kotor tanpa pernah diperhatikan keberadaannya, maka tempat itu tentu dapat menjadi sumber bakteri dan penyakit, terlebih jika tempat itu berada di ruangan yang sering digunakan keluarga seperti ruang mandi dan ruang tidur.

Yuk, perhatikan 7 tempat di rumah yang sering diabaikan kebersihannya!

1. Bagian bawah furnitur

Ibu Bersihkan Tempat di Bawah Furniturshutterstock.com

Saat mengintip ke bawah kasur, kamu dapat melihat gulungan debu dan remah-remah sampah di lantai yang mungkin dapat dibersihkan dengan mudah menggunakan vacuum cleaner atau sapu dan kain pel. Namun, tempat penuh kotoran yang terdapat di bagian bawah furnitur sebenarnya terdapat di bagian bawah dipan kasurmu. Debu yang bersarang di tempat tersebut begitu tebal dan bahkan kerap menjadi sarang serangga.

Ibu Bersihkan Tempat Bawah Kasur dengan Vacuum Cleanershutterstock.com

Kotoran dan bakteri berbahaya bisa masuk dengan mudah ke dalam kasur sehingga menyebabkan alergi kulit dan pernafasan. Bersihkan tempat yang menjadi sarang debu ini secara berkala menggunakan penyedot debu. Bagian bawah furnitur dapat dibalik terlebih dahulu untuk mempermudah proses pembersihannya.

2. Bagian Atas dan Dasar Dinding

Tangan dengan Sarung Tangan Mengelap Permukaanshutterstock.com

Debu memang mudah menempel pada permukaan meja atau sofa, namun debu juga mudah merekat pada bidang-bidang vertikal, seperti dinding dan tirai jendela. Coba saja matikan lampu di ruangan, lalu buka tirai selebar-lebarnya, kamu akan terkejut dengan betapa banyak debu yang menempel pada tirai dan dinding. Sekalipun dinding dilapisi wallpaper tembok bertekstur, debu malah semakin senang hinggap di tempat tersebut.

Ibu Membersihkan Tempat di sekeliling Bingkai Foto di Dindingshutterstock.com

Cara membersihkan tempat ini adalah dengan membersihkan seluruh dinding sampai ke bagian bawahnya dengan menggunakan kain lap yang basah. Jangan hanya berfokus pada bagian tengah dinding, bersihkan juga tempat lainnya, seperti bagian atas dinding yang ada di tepi plafon, bagian bawah dinding yang dekat dengan tepi lantai, dan bagian dinding yang tertutup oleh dekorasi dinding.

3. Sisi Atas Kabinet, Pintu, dan Jendela

Ibu membersihkan tempat di atas pintu dengan sikat gagang panjangimprovementscatalog.com

Saat membersihkan rumah, cobalah untuk memperhatikan bagian atas furnitur, terutama kabinet, lemari, rak yang berukuran tinggi, pintu, dan jendela. Karena memang sulit terlihat, maka kamu tidak merasa tempat tersebut kotor sehingga tidak perlu segera dibersihkan.

Sikat bergagang panjang merupakan alat pembersih yang tepat untuk mengangkat debu-debu di tempat ini. Dengan alat ini, kamu pun tidak perlu repot-repot menaiki tangga saat membersihkan bagian atas ruangan.

4. Penyaring Debu pada Ventilasi

Ventilasi Kotor Tampak Dekatshutterstock.com

Jika ruangan di rumahmu memiliki sistem pendingin atau pelembab udara (air humidifier), maka pastikan alat-alat tersebut juga rutin kamu bersihkan. Bagian dalam peralatan penyaring udara dapat menjadi tempat mengendapnya debu dan kotoran, terutama di bagian filternya. Apabila tidak dibersihkan secara berkala, alat yang berfungsi menangkap udara kotor dan mengeluarkan udara bersih dapat bekerja sebaliknya dan membahayakan kesehatan.

Filter baru ditempatkan dalam air conditionershutterstock.com

Selain itu, penyaring udara konvensional seperti ventilasi juga perlu dibersihkan dari debu-debu yang menempel. Ventilasi yang kotor dapat menjadi penyebab mengapa kamu tetap mengalami gangguan pernafasan sekalipun telah menggunakan penyaring udara elektronik.

5. Rak Bawah Lemari

Tempat bawah lemari penuh dengan sepatu yang berantakanshutterstock.com

Lemari pakaian terdiri dari banyak kompartemen, namun salah satu tempat yang kerap kali terlewat untuk dibersihkan adalah rak bawah lemari. Seringkali, tempat ini difungsikan untuk menyimpan pernak-pernik, aksesoris, dan sepatu sehingga terbilang repot untuk dibersihkan.

Terletak di bagian bawah lemari, penataan tempat ini ada kalanya dibiarkan tidak teratur. Akibat penataan yang sembarangan dan benda-benda tidak dikelompokkan dengan baik, maka sangat mudah bagi debu untuk bersarang di tempat ini. Terlebih, debu-debu dari bagian atas lemari dapat mendarat di bagian bawah lemari, menambah peluang untuk bakteri bersarang di tempat ini.

6. Tanaman Hias di Dalam Rumah

Membersihkan Daun Tanaman Hias Palsu shutterstock.com

Bagi para pecinta tanaman hijau, ada tempat lain di dalam ruangan yang berpotensi menyimpan banyak kotoran, yaitu tanaman hias. Baik tanaman asli ataupun artifisial, debu sangat mudah menempel pada permukaan daun dan batang tanaman. Indikasi mudah untuk menentukan tingkat kekotoran adalah dengan memperhatikan warna daun dan batang tanaman hias. Apabila sudah memudar, tentu tempat tersebut perlu dibersihkan segera.

Cara mencegah koleksi tanaman hiasmu menjadi tempat yang kotor di dalam rumah adalah dengan membersihkan permukaan daun dan batangnya dengan kain basah, kemudian dikeringkan dengan hair dryer. Jika ingin mencerahkan warnanya kembali, simpan tanaman hias di dalam campuran garam dan baking soda.

7. Vacuum Cleaner dan Peralatan Bersih-Bersih

Isi dalam vacuum cleaner atau penyedot debushutterstock.com

Alat kebersihan juga dapat menjadi tempat asal bakteri-bakteri, apabila kamu tidak menjaga kebersihannya secara periodik. Kantung tempat penyimpanan kotoran yang ada pada vacuum cleaner harus setiap bulan dikosongkan.

Bila tempat penuh kotoran ini tidak dibersihkan, alih-alih mengisap kotoran, alat pembersih malah berpotensi mengotori rumah. Setelah dikosongkan, kantung tersebut perlu dicuci menggunakan air hangat dan sabun. Langkah yang sama harus kamu lakukan untuk merawat alat pembersih lainnya seperti sponge, sapu, dan kain pel.

Nah, apakah kamu memperhatikan ketujuh tempat ini saat sedang bersih-bersih di rumah? Atau bahkan Kania terlewat beberapa tempat rawan kotor lainnya? Jangan lupa untuk membersihkan tempat kotor segera setelah ditemukan agar kamu tidak terlupa. Jangan sampai tempat tersebut menjadi sarang segala penyakit di rumahmu.

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse