Mitos atau Fakta, Bolehkah Kamu Melewati Sarapan Pagi?

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Sarapan pagi merupakan makanan paling penting dalam satu hari. Anggapan ini muncul karena sarapan pagi dipercaya dapat menghasilkan energi maksimal yang diperlukan oleh tubuh untuk memulai aktivitas di pagi hari. Padahal, anggapan tersebut belum pernah dibuktikan secara ilmiah. Menurut Dr. James Betts dari University of Bath, belum ada temuan saintifik yang dapat membuktikan kebenaran tentang pentingnya mengonsumsi sarapan pagi.

Alat Makan piring putih sendok garpu dan jam weker pinkshutterstock.com

Ajakan untuk tidak melewati sarapan pagi pun merupakan kampanye pemasaran yang disebarluaskan oleh perusahaan yang menjual produk atau menu makanan sarapan pagi.

Beberapa anggapan lain yang kerap beredar seputar sarapan pagi adalah perannya untuk menurunkan berat badan. Sejumlah promotor diet menganjurkan untuk tidak melewati sarapan pagi karena dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi nafsu makan sepanjang hari.

Inilah beberapa fakta yang mematahkan mitos dan asumsi yang salah mengenai sarapan pagi.

Sarapan pagi tidak menjamin meningkatkan metabolisme tubuh

Sarapan pagi khas barat dengan telur roti salad jus dan sosisshutterstock.com

Dr. Betts bahkan melakukan serangkaian penelitian untuk menunjukkan bahwa sedikit sekali pengaruh sarapan pagi bagi kesehatan tubuh.

Walaupun tidak memberikan pengaruh yang signifikan bagi kesehatan tubuh, sarapan pagi tetap membuat kondisi fisik seseorang lebih aktif di pagi hari. Sarapan pagi dapat membantu meningkatkan performa tubuh untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan fokus dan aktivitas fisik yang berat.

Namun, semua ini bergantung dengan kelangsungan metabolisme setiap orang yang berbeda-beda. Tubuh beberapa orang mungkin akan terasa lebih bugar setelah mengonsumsi sarapan pagi, adapun beberapa orang malah merasa mual dan menurun tingkat metabolismenya karena sarapan pagi.

Sarapan pagi tidak membantu mengurangi berat badan

Sarapan pagi sehat dengan sayur tomat keju roti jusshutterstock.com

Lantaran hasil penelitian klasik yang menunjukkan rata-rata pengidap obesitas atau kelebihan berat badan kerap melewati sarapan pagi, maka banyak yang mengasumsikan bahwa sarapan pagi dapat membuat badan langsing.

Padahal menurut Tim Spector, peneliti dari King’s College London, motif psikologis seperti rasa bersalah, cara diet yang kurang tepat, dan perubahan rutinitas keseharianlah yang mendorong para pengidap obesitas untuk tidak mengonsumsi sarapan pagi.

Masih dari hasil penelitian Dr. Betts, melewati sarapan pagi juga tidak akan menaikkan berat badan secara drastis, namun memang dapat mengontrol kadar gula di dalam tubuh. Sehingga sarapan pagi dapat mengindari keinginan untuk mengonsumsi makanan manis dan berlemak di siang hari.

Sarapan pagi menghindari resiko penyakit jantung

Keluarga menikmati sarapan pagi bersamashutterstock.com

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal medis dan kesehatan, Circulation, para peneliti dari Harvard School of Public Health mendapatkan hasil bahwa peserta yang terbiasa melewati sarapan pagi beresiko terkena serangan jantung 27% lebih tinggi.

Peneliti mempercayai, mereka yang tidak mengonsumsi sarapan pagi cenderung makan dalam porsi yang lebih banyak di malam hari, yang mana menyebabkan perubahan metabolisme dan merusak kesehatan jantung.

Menu sarapan pagi yang menyehatkan

Sarapan pagi sehat dengan buah kopi jus roti bakar telur baconshutterstock.com

Penting atau tidaknya sarapan pagi sangat bergantung dengan setiap kebutuhan energi dan kondisi fisik seseorang. Untuk kamu yang membutuhkan sarapan pagi, penting untuk menyiapkan menu sarapan pagi yang bernutrisi.

Menu sarapan pagi tersebut haruslah mengandung kadar protein yang tinggi, seperti telur dan susu, namun juga diimbangi dengan jumlah karbohidrat yang cukup. Mayo Clinic juga menyarankan untuk mengonsumsi banyak mineral, serat, dan vitamin yang dapat diperoleh dari gandum, buah-buahan, dan sayuran.

Jadi, seberapa pentingkah sarapan pagi?

Jam Dinding panci dengan telurshutterstock.com

Sampai saat ini, hasil penelitian belum dapat menyimpulkan kapan tepatnya waktu makan yang ideal. Satu-satunya waktu yang paling dianjurkan adalah makan di saat tubuh merasa lapar dan kehabisan energi.

Sarapan pagi sangat penting bagi siapapun yang merasa lapar ketika bangun tidur, namun setiap orang mengawali harinya dengan cara yang berbeda dan ini berhubungan dengan kondisi internal tubuh mereka.

Disamping itu, bukan hanya sarapan pagi saja yang penting. Apa yang kamu makan dan seberapa besar porsinya jauh lebih mempengaruhi kesehatan tubuh. Perhatikan pola aktivitas kamu sehari-hari untuk menentukan apakah sarapan pagi perlu demi menjalani keseharian yang baik.

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse