6 Jenis Pagar Taman untuk Lindungi Rumah, Material Mana yang Terbaik?

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Taman menjadi ruang rekreasi di rumah untuk membebaskan diri dari perasaan penat. Apabila ingin menciptakan ruang terbuka yang nyaman lagi indah dipandang mata, maka beberapa elemen pembentuknya perlu didesain dengan baik.

Tidak hanya lanskap taman yang terdiri dari tanaman hias, pepohonan, dan kolam hias saja yang perlu diperhatikan, desain dan kualitas elemen pelindung seperti pagar taman juga sebaiknya tak luput dari perhatian.

taman rumah dengan kursi lesehan dan meja di atas batu tapak gardenista.com

Selain untuk faktor keamanan, keberadaan pagar taman juga dapat membantu menciptakan privasi bagi penghuninya. Dari tampilan eksterior rumah, desain pagar taman lebih dari sekedar melengkapi tampilan estetik dari lanskap taman minimalis, pagar juga melengkapi kenampakan fasad yang mana memberikan identitas tertentu bagi hunian.

Kali ini, Kania tidak akan membahas seberapa ideal tinggi dan rendahnya pagar taman, melainkan mengajak kamu untuk mengenal beberapa material yang bisa digunakan sebagai pagar taman.

1. Pagar Taman dari Kayu

pagar taman kayu putih di belakang pot tanaman gardenista.com

Pagar taman yang terbuat dari kayu memang dapat menampilkan kesan alami. Material kayu pun mudah diolah dan dibentuk sehingga menghasilkan variasi desain pagar taman yang beragam.

Namun dibandingkan dengan material pagar lainnya, kayu memang relatif tidak lebih awet, bahkan harganya cenderung lebih mahal. Untuk menghindari lapuk dan mengusamnya pagar akibat perubahan cuaca, jangan lupa untuk melindungi pagar taman dari kayu ini dengan pelapis atau finishing kayu khusus.

2. Pagar Taman dari Bambu

pagar taman dari anyaman bambu mengelilingi taman rumah dengan tempat bersantai pinterest.com

Sama halnya dengan kayu, bambu yang dipakai sebagai material pagar juga dapat menghadirkan kesan alami. Selain itu, pagar bambu memberikan kesan yang lebih ringan, cocok untuk taman bertema tropis yang dipenuhi banyak tumbuhan rimbun.

Tampilan taman di rumah pun jadi terlihat lebih seimbang dan tidak terlalu penuh. Pagar taman dari bambu juga mampu mengalirkan cahaya dan udara alami dari luar sehingga suasana taman tetap terasa sejuk dan asri.

3. Pagar Taman dari Besi

pagar taman dari besi dengan tanaman rambat hijau gardenista.com

Sama seperti pagar rumah, pagar taman yang terbuat dari material besi memiliki ketahanan yang lebih maksimal dibandingkan material lainnya. Pagar taman dari besi menampilkan kesan elegan sehingga cocok diterapkan pada rumah dan taman bergaya minimalis dan modern.

Salah satu masalah yang kerap mengganggu ketahanan pagar besi adalah karat. Maka dari itu, pagar taman dari besi perlu dilapisi oleh cat pelapis antikarat dan antibakteri untuk menjaga ketahanannya.

4. Pagar Roster Beton

pagar roster beton mengelilingi taman rumah pinterest.com

Geometri roster atau lubang yang berada di tengah dapat menciptakan aksen yang menarik pada pagar taman. Motif roster pada pagar juga dapat diukir ke dalam berbagai bentuk.

Tampilan uniknya dapat menghilangkan kesan masif dan kaku yang kerap diperlihatkan oleh pagar taman modular yang terbuat dari semen. Karena terbuat dari beton, pagar taman roster beton ini cukup solid dan tahan terhadap pelapukan yang diakibatkan perubahan cuaca.

5. Pagar Kayu dengan Aksen Besi

pagar taman kayu dengan aksen besi pinterest.com

Ingin mendapatkan kesan berbeda dari tampilan pagar taman? Cobalah memadukan dua material pagar taman yang berbeda sekaligus saja, seperti pada pagar taman yang terbuat dari kayu dan besi ini.

Selain permainan aksen dari dua material, pola susunan kayu yang nampak juga dapat membuat pagar taman tampil lebih dinamis. Dengan desain pagar seperti ini, ketahanan kayu juga bisa lebih terjaga berkat bingkai besi yang melapisi setiap sisinya.

6. Pagar dari Taman Vertikal

gardenista.com

Memanfaatkan tumbuhan sebagai pelindung dan pembatas area dapat menciptakan tampilan unik pada pagar taman. Berbeda saat menggunakan material lainnya, yang mana memberikan kesan masif dan solid, pagar yang terbuat dari tanaman hias atau taman vertikal dapat menampilkan kesan yang lebih luwes dan asri.

Kamu dapat menambah kesan alami pada pagar taman dengan mengombinasikan tanaman vertikal dengan pagar batu alam. Meski begitu, menggabungkan kedua elemen tersebut artinya kamu perlu melakukan perawatan secara rutin. Taman vertikal perlu dirawat dengan baik sementara pagar taman dari batu alam perlu sering dibersihkan karena akan sering ditumbuhi jamur.

Dari ketujuh jenis pagar taman ini, mana yang dapat mempercantik tampilan taman beserta fasad rumahmu? Jangan lupa bahwa kamu juga perlu pertimbangkan desain pagar rumah untuk hunianmu.

Kamu sedang mencari furnitur baru untuk hunianmu? Dekoruma bisa jadi tempat yang tepat, lho! Dekoruma jual kursi panjang, meja makan, sofa, bahkan jasa desain interior juga tersedia. Tunggu apa lagi? Yuk, wujudkan rumah impianmu bersama Dekoruma!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse