Tidak Hanya Untuk Masak, 7 Bumbu Dapur Ini Bisa Jadi Obat Alami

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, Indonesia sudah terkenal dengan rempah-rempahnya yang berlimpah. Setelah mengolah rempah-rempah tersebut, akhirnya terbentuklah bumbu dapur yang biasa kita temukan di dapur sekarang.

Bumbu dapur sudah jadi bahan masak yang wajib ada di rumah. Selain sebagai penyedap cita rasa hidangan, bumbu dapur berkhasiat sebagai obat. Menarik, bukan? Ayo, kita simak tujuh bumbu dapur beserta khasiatnya untuk menyembuhkan beragam penyakit.

Bawang merah dan putih

bumbu dapur bawang merah dan putihshutterstock.com

Kedua jenis bawang ini merupakan bumbu dapur wajib yang harus ada di rumah. Biasanya, bawang merah dan putih dicincang halus atau diiris menjadi beberapa lembaran. Setelah itu, keduanya dioseng menggunakan minyak dan spatula di atas wajan. Tanpa bumbu dapur ini, masakan akan terasa hambar karena banyak jenis hidangan yang menggunakan bawang merah dan putih sebagai bahan dasar.

Bawang putih dan merah dikenal sebagai bumbu dapur yang bisa menurunkan kadar kolestrol dan tekanan darah. Bawang merah memiliki zat quercetin dan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas sehingga kekebalan tubuh pun meningkat. Selain itu, memakan bawang putih mentah bisa mencegah serangan jantung.

Lada

bumbu dapur ladashutterstock.com

Pernahkah kamu berpikir mengapa orang flu atau pilek dianjurkan untuk makan makanan berkuah yang mengandung lada? Lada mampu mencairkan lendir yang menyumbat saluran pernapasan pada hidung. Tak hanya itu, lada juga mampu mencegah kerusakan sel, meredakan sakit maag, dan radang sendi. Hal ini dikarenakan lada juga memiliki zat piperin yang berfungsi sebagai antioksidan, antiradang, dan antibakteri. Zat piperin ini juga bisa menurunkan gula dalam darah sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Cabai merah

bumbu dapur cabai merah diikatshutterstock.com

Cabai merah selalu jadi primadona bagi pecinta pedas. Tanpa bumbu dapur ini, semua makanan terasa hambar. Namun, beberapa orang tidak menyukai cabai karena sensasi panasnya yang berlebihan.

Bumbu dapur yang kamu bisa tanam di rumah ini punya banyak manfaat bagi kesehatan mulai dari mengurangi hipertensi, menyembuhkan rematik, sariawan, masuk angin, sinusitis, dan meningkatkan nafsu makan. Namun, memakan cabai merah terlalu banyak bisa melukai lambung bahkan bisa menyebabkan kamu diare. Pastikan konsumsi cabai yang sewajarnya, ya!

Jeruk purut

bumbu dapur jeruk purutshutterstock.com

Buah dari keluarga citrus ini adalah bumbu dapur yang biasa digunakan untuk menetralkan bau amis yang menyengat pada daging dan seafood mentah. Daunnya pun sering digunakan untuk memberikan tambahan cita rasa pada masakan, seperti pada chicken salted egg, bumbu pecel, dan kerupuk rempeyek.

Setiap bagian dari bumbu dapur ini mempunyai khasiatnya tersendiri. Sari jeruk purut mampu mengobati flu, mengatasi bau rambut, dan mengembalikan kelembapan kulit yang bersisik hingga terkelupas. Jika kondisimu sedang tidak prima, konsumsilah daun bumbu dapur ini supaya tubuhmu kembali segar. Oleskan minyak daun jeruk pada tubuhmu untuk mencegah gigitan serangga seperti nyamuk.

Jahe

bumbu dapur jaheshutterstock.com

Jahe terkenal akan khasiatnya dalam menyembuhkan masuk angin. Mengongsumsi bumbu dapur ini membantu mendorong gas berlebih untuk keluar dari tubuhmu. Selain dapat menyembuhkan demam, bumbu dapur ini bisa mengurangi rasa mual dan mencegah terjadinya kontraksi dalam perut.

Nah, jahe juga bisa membantu dietmu, lho. Zat yang terkandung dalam jahe mampu menekan nafsu makan dan memberi efek kenyang yang lebih lama. Konsumsi jahe dalam bentuk minuman atau dicampurkan dalam masakan seperti campuran jus dan seafood. Namun, ada baiknya kamu mengolah bumbu dapur ini dari bentuknya yang mentah. Jahe bubuk yang dijual di pasaran biasanya sudah bercampur dengan gula sehingga efeknya tidak terlalu signifikan.

Pala

bumbu dapur palagoogle.com

Selain dicampurkan dalam ragam masakan seperti gulai dan rendang, daging bumbu dapur ini bisa dikonsumsi sebagai manisan. Sama seperti bumbu dapur lainnya, pala juga punya khasiat yang beragam. Untuk menjaga kesehatan otak, konsumsilah pala karena zat magnesium dan macelignan yang terkandung dalam pala bisa mengurangi kerusakan sistem saraf otak.

Bumbu dapur ini juga mampu menghilangkan bau mulut dan menguatkan gusi dan gigimu.

Kunyit

bumbu dapur kunyit bubuk dan mentahshutterstock.com

Bumbu dapur ini dikenal sebagai pewarna alami warna kuning yang biasa ditemukan pada nasi kuning, ayam goreng, atau opor. Bumbu dapur ini juga memiliki senyawa yang mampu melapisi dinding lambung sehingga rasa sakit pada lambung bisa berkurang. Senyawa magnesium dan kalium dalam kunyit bisa mengurangi dehidrasi karena diare dan mengobati radang usus.

Itulah beberapa bumbu dapur beserta khasiatnya yang bisa kamu rasakan. Walaupun bumbu dapur memiliki banyak jenis dan ragam, setidaknya pastikan ketujuh bumbu dapur di atas selalu tersedia di dapurmu. Jangan lupa imbangi dengan pola makan yang sehat, ya. Yuk, hidup sehat dan alami dengan bumbu dapur!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse