Berikan Efek Buruk, Hindari 5 Kesalahan Penggunaan Minyak Atsiri Ini!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Minyak atsiri atau yang juga dikenal dengan minyak esens atau essential oil adalah larutan ekstrak yang berasal dari bahan alami. Kandungan minyak atsiri yang bersifat alamiah membuat minyak atsiri kerap digunakan sebagai obat alternatif dalam menyembuhkan berbagai penyakit.

Beberapa penelitian ilmiah pun telah membuktikan klaim bahwa minyak atsiri memang berkhasiat untuk kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran. Minyak atsiri yang berasal dari daun peppermint dapat menyembuhkan gangguan pencernaan. Memakai aromaterapi yang mengandung minyak atsiri lavender juga bisa membuat kamu tidur lebih nyenyak.

Minyak atsiri dalam 5 botol berbedashutterstock.com

Selain itu, minyak atsiri dapat dimanfaatkan untuk membersihkan rumah, salah satunya adalah minyak atsiri kayu manis yang secara ilmiah terbukti mencegah kehadiran bakteri dan virus.

Pun demikian, bukan berarti penggunaan minyak atsiri bisa dilakukan secara sembarang. Alih-alih menyembuhkan penyakit atau membuat rumah bersih, minyak atsiri malah membuat kamu sakit atau merusak perabot rumah.

Jangan menggunakan minyak atsiri tanpa melarutkannya

menuangkan minyak atsiri ke dalam mangkuk airshutterstock.com

Sebagian besar minyak atsiri memiliki konsentrasi yang begitu tinggi sehingga tidak cukup aman saat dioleskan secara langsung pada permukaan benda. Jika ingin membersihkan meja atau kabinet dapur di rumah dengan minyak atsiri, sebaiknya larutkan minyak atsiri terlebih dahulu menggunakan air, minyak kelapa atau minyak zaitun. Pastikan minyak atsiri pun tidak lagi tertinggal di permukaan furnitur seusai membersihkannya.

Jangan mengoleskan minyak atsiri pada kulit secara langsung

meneteskan minyak atsiri ke telapak tanganshutterstock.com

Sama berbahayanya dengan gatal-gatal, kulit melepuh, infeksi pada kulit sampai alergi serius merupakan sejumlah efek samping ketika mengoleskan minyak atsiri secara langsung pada kulit. Minyak atsiri yang berasal dari kayu manis dan sereh kerap kali jadi penyebab utama masalah kulit tersebut. Selain dilarutkan terlebih dahulu, alternatif penggunaan minyak atsiri adalah dengan menghirup atau menggunakannya dalam bentuk lotion.

Jangan menyamakan minyak atsiri dengan minyak sintesis

minyak atsiri dalam tabung dengan kelopak mawar dan bungashutterstock.com

Dikutip dari Apartement Therapy, seorang ahli kesehatan dari Maple Hostilistic, Caleb Backe menjelaskan adanya perbedaan khasiat yang sangat signifikan antara minyak atsiri dan minyak sintesis. Minyak atsiri dihasilkan dari penyulingan dan ekstraksi tanaman, buah, dan bahan alami lainnya sementara minyak sintesis mengandung lebih banyak senyawa kimia dan tidak memiliki manfaat alamiah.

Walaupun begitu, International Standards Organization juga telah menetapkan bahwa kandungan minyak atsiri tak sepenuhnya sama persis dengan sumber bahan alaminya. Hal ini disebabkan oleh perubahan cuaca, teknik pengolahan, dan lama penyimpanannya.

Jauhkan minyak atsiri dari ibu hamil dan binatang peliharaan

diffuser minyak atsiri dicium oleh kucingshutterstock.com

National Association for Holistic Aromatherapy menganjurkan para ibu hamil untuk menghindari penggunaan minyak atsiri yang mengandung sage, tarragon, rosemary, lavender dan wintergreen. Kandungan minyak atsiri dapat lolos dan masuk ke dalam kandungan sehingga  berdampak langsung pada si jabang bayi. Jika mengonsumsi jenis minyak atsiri tersebut sebagai bahan minuman, bahkan bisa mengakibatkan keguguran.

Penggunaan minyak atsiri juga sangat berbahaya bagi hewan peliharaan. Mengutip pernyataan lembaga perlindungan hewan, American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, pada Lifehacker.com, paparan minyak atsiri dapat meracuni dan mengganggu sistem koordinasi tubuh hewan peliharaan.

Tidak mengonsumsi minyak atsiri secara langsung

minyak atsiri dalam botol tertutup warna hijau dan birushutterstock.com

Gejala keracunan juga bisa kamu alami jika menelan minyak atsiri secara langsung. Tubuh akan bereaksi sehingga menimbulkan rasa mual, pusing, dan nyeri pada perut. Sekalipun kamu mengonsumsi hasil olahan dari minyak atsiri, seperti meminum teh dengan tetesan minyak atsiri, pastikan dosisnya tidak berlebih.

perempuan memilih minyak atsiri dari botol yang tersediashutterstock.com

Berbagai riset memang menunjukkan minyak atsiri dapat memberikan pengaruh positif bagi kesehatan, namun kamu perlu berhati-hati dalam memilih jenama untuk produk minyak atsiri. Perhatikan seberapa besar kadar kemurniannya karena bisa saja minyak atsiri diproduksi dari hasil modifikasi unsur kimia. Jangan juga sembarangan menerima informasi yang berkaitan dengan minyak atsiri, ya.

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse