Sering Sakit Saat di Rumah? 7 Benda Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Rumah selayaknya menjadi tempat berlindung yang paling aman, terbebas dari segala jenis bakteri dan virus yang dapat menimbulkan penyakit. Namun, penyakit tidak hanya berasal dari luar rumah saja. Benda yang mengisi interior rumah juga dapat menjadi penyebab utama dari penyakit yang mungkin sekarang kamu alami.

Dari mulai peralatan dapur, benda milik pribadi, sampai benda yang sering digunakan untuk membersihkan rumah berpotensi mengakibatkan pemilik rumah dan anggota keluarga lainnya terserang penyakit. Jika kamu kerap merasa tidak fit saat di rumah tanpa mengetahui apa sebab pastinya, bisa jadi beberapa benda ini menjadi penyebabnya.

1. Bantal

tangan memegang bantal putih di atas kasur putihshutterstock.com

Bantal dapat dengan mudah menjadi sarang bagi bakteri, jamur, debu, dan juga tungau, terutama jika telah digunakan dalam waktu yang lama. Apabila dibiarkan, kasur juga dapat ikut terkena paparan bakteri dan tungau dan kemudian menyebabkan alergi pada saluran pernafasan dan iritasi kulit. Benda ini sebaiknya dicuci secara rutin atau setidaknya, pilihlah material berkualitas yang antibakteri dan tahan lama untuk menghindari kerusakan.

Selain alergi, bantal yang terlalu lama digunakan biasanya sudah kehilangan bentuk awalnya, sehingga dapat menyebabkan sakit kepala, nyeri leher dan otot punggung yang dialami saat bangun tidur.

2. Sarung Bantal dan Seprai

tempat tidur dengan bantal seprai dan selimut lavender dan pastelshutterstock.com

Hal yang sama juga terjadi pada pelapis atau pelindung bantal dan kasur, yakni sarung bantal dan seprai. Penelitian menunjukkan rata-rata sarung bantal yang jarang diganti (selama 4 minggu) mengandung 12 juta unit bakteri.

Bakteri-bakteri yang terdapat pada permukaan benda pelapis dapat menyerang sistem imun tubuh dan menghilangkan resistansi terhadap bakteri sejenisnya. Dilansir dari Best Life, salah satu jenis bakteri yang menempel pada benda ini, yaitu jenis bacili bahkan bisa menyebabkan keracunan.

3. Karpet

kucing di atas karpet berbulu merahthespruce.com

Karpet memang lembut dan nyaman digunakan untuk berbaring. Benda ini pun menjadi elemen dekor favorit untuk melapisi lantai sekaligus untuk mempercantik ruangan. Namun, kotoran-kotoran seperti debu, sisa makanan, dan bulu binatang sangat mudah menyangkut di dalam karpet. Apabila kamu memiliki asma atau alergi saluran pernafasan lainnya, bersihkanlah benda ini secara maksimal menggunakan alat penghisap debu atau vacuum cleaner.

4. Gagang Pintu

gagang pintu dan lubang pintu dengan kuncibestlifeonline.com

Setiap saat kamu menyentuh gagang pintu di rumah, kamu sebenarnya dapat langsung terinfeksi berbagai penyakit. Paling sering tersentuh oleh permukaan kulit, permukaan gagang pintu mengandung kuman yang berpindah dari tangan ke tangan. Sebuah studi yang dipublikasikan di Plos One mengungkapkan bahwa banyaknya kuman yang terdapat pada benda ini sebanding dengan frekuensi digunakannya gagang pintu.

American Journal of Infection merilis sebuah penelitian yang menjelaskan sekalipun gagang pintu sudah dibersihkan, 20 persen bakteri berbahaya masih tertinggal pada permukaan benda tersebut.

5. Remote televisi

remote televisi dipegang oleh tangan menunjuk ke televisibestlifeonline.com

Remote TV merupakan salah satu benda yang kerap diabaikan kebersihannya. Padahal menurut studi yang dilaksanakan America Society for Microbiologi, remote TV termasuk benda yang paling banyak mengandung bakteri di kamar hotel. Melihat kebiasaan kita yang kerap memegang remote TV dengan tangan kotor, terlebih kita juga jarang membersihkannya, maka tak heran bakteri sejenis staphylococcus dan E. Coli pun dapat dengan mudah menyerang kesehatan tubuh.

6. Shower Heads

shower dengan air mengalirshutterstock.com

Membersihkan diri di bawah pancuran atau shower pastinya terasa amat menyegarkan. Akan tetapi, walaupun shower membersihkan tubuh, kepala dari benda ini kerap menjadi medium penyebaran bakteri Legionella, Nontuberculous, Mycobacteria.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Colorado Boulder membuktikan jenis bakteri yang terdapat pada benda ini dapat mengakibatkan infeksi paru-paru. Serangan bakteri tersebut akan sangat mudah memengaruhi tubuh dengan sistem imun yang melemah.

7. Jendela

jendela dengan kaca es di kabin kayu bestlifeonline.com

Untuk kamu yang tinggal di dalam rumah tua, berhati-hatilah dengan benda arsitektur yang menyusun bangunan rumahmu, terutama jendela. Sama halnya dengan gagang pintu, kita cukup sering menyentuh jendela secara langsung untuk membiarkan udara masuk dan menutupnya di malam hari.

Journal of Occupational and Environmental Hygiene mempublikasikan penelitian yang menyebutkan resiko masuknya debu lebih tinggi 27% saat kita mencoba membuka dan menutup jendela. Cat lama yang melapisi pinggiran benda arsitektur ini juga dapat berpotensi menyebabkan keracunan bahkan memengaruhi kerusakan syaraf otak.

perempuan menutup muka dengan tissue dan tangan di atas kasur putihshutterstock.com

Jika tidak dirawat atau dibersihkan secara rutin, ketujuh benda di rumah ini bisa membahayakan kesehatanmu. Kamu akan sulit merasa nyaman apabila tinggal di dalam rumah kotor.

Oleh karena itu, selain memperhatikan kebersihan dari tujuh benda ini, coba jugalah untuk menerapkan tips dan trik bersih-bersih rumah. Dijamin berbagai benda di rumah akan bersih maksimal.

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse