Setelah Rumah Kebanjiran, Lakukan 6 Hal Ini Supaya Rumah Bersih Lagi

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Musim penghujan masih mengguyur Indonesia. Tak jarang kita temui banyak wilayah yang kebanjiran hingga masuk ke rumah-rumah penduduk. Setelah surut, rumah akan kotor dan jadi sarang penyakit karena air banjir yang membawa banyak bakteri dan kuman.

Keselamatan dan kesehatan keluarga adalah yang utama. Maka dari itu, kamu harus segera cepat membersihkan rumah setelah kebanjiran. Selain membersihkan, kamu akan menemukan beberapa furnitur yang rusak. Jika kamu bingung harus memulai dari mana, Kania akan membantu kamu menjabarkan hal-hal yang harus dilakukan setelah kebanjiran di bawah ini.

Gunakan alas kaki

seseorang menggunakan boots di rumah yang kebanjiranthespruce.com

Sebelum mulai membersihkan rumah setelah kebanjiran, pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu menggunakan alas kaki. Selain untuk melindungi dari barang-barang kecil yang dapat melukai telapak kaki, alas kaki tentu akan menjaga kebersihan kaki selama proses pembersihan rumah setelah kebanjiran.

Matikan sumber listrik dan cabut kabel listrik

tangan memegang kabel listrik hitam dicabutshutterstock.com

Hal utama yang cukup mematikan saat kebanjiran adalah listrik. Pastikan saat kebanjiran, kamu sudah mematikan sumber listrik utama dalam rumah. Jika belum, segera matikan sumber listrik sebelum kamu dan anggota keluargamu masuk ke dalam rumah. Setelah itu, cabut seluruh kabel listrik yang masih tertancap di stop kontak, baik itu kabel alat elektronik maupun kabel roll.

Mengapa harus mematikan sumber listrik? Air merupakan penghantar listrik yang baik. Saat banjir surut, airnya tidak seluruhnya hilang dan pasti masih ada genangan kecil. Maka dari itu, sumber listrik harus dalam keadaan mati saat dan sesudah kebanjiran untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, diikuti dengan mencabut kabel listrik.

Perhatikan barang dan furnitur di rumah

plafon rumah yang hancurshutterstock.com

Saat rumah kebanjiran, air genangannya bisa merusak furnitur di rumahmu. Selain itu, kerasnya rintik hujan membuat atap dan plafon berpotensi bocor hingga rusak. Maka dari itu, kamu harus mengecek kondisi dalam rumah. Pastikan bahwa atap dan plafon masih menempel dengan baik di langit-langit rumah. Dinding pun tidak retak dan berlubang.

Jika atap sudah rusak dan lapisan plafon mulai mengelupas, segera perbaiki usai kamu membersihkan rumah. Dinding yang retak dan berlubang harus segera dilapisi semen agar tidak membahayakan penghuni rumah dan tidak bocor apabila rumah kebanjiran lagi.

Kumpulkan dokumen penting

beberapa map warna warni berisi dokumen pentingshutterstock.com

Dokumen-dokumen penting seringkali disimpan di lemari pakaian atau rak. Jika rumahmu kebanjiran dan airnya cukup tinggi saat banjir berlangsung, segera evakuasi dokumen-dokumen tersebut. Cek satu per satu, apakah dokumen basah atau tidak. Jika iya, keluarkan dokumen secara perlahan dan keringkan di tempat yang aman.

Setelah kering, masukkan dokumen-dokumen penting tersebut di tempat yang lebih aman dan di posisi yang lebih tinggi. Hal ini dilakukan agar dokumen tidak basah apabila rumah kebanjiran lagi. Jangan sampai dokumen-dokumen penting tersebut rusak, sebab dokumen seperti sertifikat rumah, akte kelahiran, dan kartu keluarga seringkali dibutuhkan untuk keperluan resmi.

Mulai membersihkan rumah

ayah, ibu, dan dua anak membersihkan rumah bersama-samashutterstock.com

Saatnya kamu membersihkan rumah dari bekas kebanjiran. Mulailah untuk membagi tugas pekerjaan rumah ke anggota keluargamu. Selalu pastikan proses pembersihan menggunakan sabun antibakteri untuk membasmi segala bakteri dan virus yang tertinggal setelah kebanjiran. Pel lantai dan cuci semua perlengkapan makan dan minum untuk mencegah penghuni rumah kontak dengan virus dan bakteri dan juga kontaminasi makanan.

Di kamar mandi, pastikan bahwa bak mandi dikuras, closet WC disikat, dan lantai kamar mandi dibersihkan dengan saksama. Di kamar tidur, lepas dan cuci semua kain yang melapisi kasur, bantal, dan guling. Sementara itu, keringkan matras, bantal, dan guling di bawah sinar matahari. Pastikan seluruh sudut rumah bersih dari bekas kebanjiran.

Buang sampah sekitar rumah

seorang pria membersihkan area luar rumah dengan semprotan airshutterstock.com

Tak hanya bagian dalam rumah, bagian luar rumah juga pasti kotor. Banyak sampah bertebaran dan lumpur yang berkumpul jadi satu karena kebanjiran. Jika dibiarkan, sampah dan lumpur tersebut akan jadi sarang penyakit meskipun bagian dalam rumah bersih. Maka dari itu, bersihkan bagian luar rumah sampai tak ada lumpur dan sampah yang tersisa.

Daerah luar rumah yang kebanjiran juga pasti menyisakan genangan air di selokan. Jangan lupa untuk membersihkan daerah ini juga, ya! Melakukan aktivitas ini sesudah rumah kebanjiran akan menjauhkan anggota keluarga dari bakteri dan kuman yang bisa membahayakan kesehatan.

Dengan melakukan keenam hal di atas pasca kebanjiran, rumahmu akan kembali bersih dan asri seperti sedia kala. Kamu beserta keluarga juga jauh dari penyakit yang biasanya ada saat kebanjiran, seperti demam berdarah, diare, ISPA, dan penyakit kulit. Yuk, jaga kebersihan rumah usai kebanjiran!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse