Bangun Rumah Tanpa Keluar dari Bujet dengan 5 Strategi Ini

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami mempublikasikan cerita mengenai rumah, ikuti disini.

Impian membangun rumah sendiri membutuhkan perencanaan yang sangat matang, terutama untuk urusan bujet. Untuk bangun rumah, sering kali bujet yang dibutuhkan jadi membengkak akibat perhitungan yang meleset, kebutuhan tambahan yang mendesak, hingga kenaikan harga material bangunan. Hal ini tentu akan membuat kamu kebingungan mencari dana tambahan.

Lalu, apa strategi yang perlu kamu terapkan supaya bisa bangun rumah tanpa keluar dari bujet yang sudah ditetapkan? Simak poin-poinnya berikut ini!

1. Buat perencanaan dana untuk bangun rumah

dua wanita diskusi bangun rumah di tengah kerangka kayueurocanadianconstruction.com

Pertama-tama, hal yang perlu kamu lakukan adalah merencanakan dana untuk bangun rumah secara keseluruhan. Perhitungkan lamanya waktu pembangunan dan inflasi yang mungkin terjadi. Apabila jangka waktu pembangunannya cukup lama dan proses menabung bisa berjalan bersamaan, mengapa tidak?

Jangan tunggu lama sampai semua harga barang meningkat. Pertimbangkan dengan jumlah pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya.

2. Ketahui harga material bangunan yang dibutuhkan saat bangun rumah

tumpukan batang kayu sebagai material bangun rumah vontobels.com

Untuk bangun rumah, kamu perlu menyediakan material bangunan yang cukup. Beberapa material bangunan yang wajib ada adalah semen, batu bata, pasir, cat, kayu, besi, dan sebagainya.

Harga material bangunan ini berbeda-beda di setiap toko. Jadi, cari tahu informasi harga sebanyak mungkin dan pilihlah yang paling terjangkau namun tidak mengurangi kualitasnya.

tangan menaruh batu bata di atas semenazernews.az

Pertimbangkan juga beberapa hal lain seperti kemungkinan kenaikan harga material dan ketersediaannya. Sejumlah material bangunan pun ada yang buatan lokal dan kualitasnya cukup baik. Bila harganya terjangkau, bolehlah dimasukkan ke dalam daftar belanja untuk bangun rumah nanti.

Konsultasikan juga kepada pihak kontraktor mengenai jumlah material bangunan yang dibutuhkan nanti. Dengan demikian, kamu bisa sekaligus membeli semuanya dan menghemat biaya pengiriman. Tapi, jangan membeli terlalu banyak karena jika bersisa, akan merugikanmu.

3. Hitung biaya pekerja selama proses bangun rumah

pria naik tangga di proyek bangun rumahozcustomhomebuilders.com

Tanpa adanya pekerja bangunan, proses bangun rumah impianmu bisa saja terhambat. Umumnya, biaya pekerja ini dipengaruhi oleh lokasi pembangunan dan standar upah setempat. Masing-masing pekerja juga memiliki keahlian yang berbeda seperti menggali tanah, mendirikan dinding, memasang atap, menata taman, instalasi listrik, hingga finishing.

Sistem pembayaran para pekerja yang ikut dalam kegiatan bangun rumah ini pun ada dua, yaitu harian dan borongan. Pada sistem harian, kamu wajib membayar mereka sesuai dengan jumlah hari pengerjaan. Sistem yang satu ini memiliki kelemahan karena pekerja yang nakal bisa saja memperlambat proses pembangunan dan memaksamu untuk mengeluarkan biaya lebih.

dua pekerja diskusi saat bangun rumahconstructconnect.com

Sedangkan pada sistem borongan, kamu dan pekerja sudah menyepakati jumlah bayaran untuk satu pekerjaan. Memang lebih aman dari segi bujet, namun beberapa pekerja yang nakal bisa saja menyelesaikan pekerjaan dengan asal. Hal ini bisa menyebabkan proses bangun rumah impian mengalami beberapa masalah dalam waktu singkat.

Carilah kontraktor dan pekerja yang memiliki reputasi baik supaya bujet bangun rumah tidak membengkak.

4. Bangun rumah secara bertahap

bangun rumah dengan mengikuti denah livinator.com

Sulit untuk merencanakan biaya secara keseluruhan? Cobalah untuk bangun rumah secara bertahap mulai dari fondasinya, pendirian bangunan, pemasangan atap, hingga finishing.

Dengan cara bangun rumah seperti ini, kamu akan lebih mudah memisahkan dan menentukan bujet sesuai dengan kebutuhan atau harga material bangunan pada saat itu. Waktu bangun rumah memang menjadi lebih lama, tapi bujetnya bisa diperkirakan dengan saksama.

5. Menyesuaikan keadaan bangunan saat bangun rumah dengan pemasukan yang ada

diorama bangun rumah dan kalkulator di atas kontrakrealtor.com

Ada baiknya bujet dibuat menyesuaikan dengan pemasukan yang ada. Jika pemasukanmu memungkinkan untuk bangun rumah mewah atau bayar cicilan pinjaman di bank, tidak masalah.

Tapi jika bujetmu sudah pas-pasan, cobalah menyesuaikan keadaan bangunan saat bangun rumah nanti. Kurangi ruangan yang tidak perlu dan hadirkan ruangan multifungsi. Misalnya ruang makan yang menyatu dengan dapur atau ruang keluarga yang menyatu dengan ruang tamu.

Ikuti tips-tips ini agar dapat memperketat bujet untuk bangun rumah supaya terhindar dari utang berlebih dan pembangunan yang terhambat!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse