Awas! Berikut Jenis Pakis yang Perlu Diolah Sebelum Dikonsumsi

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Pakis merupakan salah satu jenis sayuran yang sering dikonsumsi dan dihidangkan oleh restoran. Sayuran ini memiliki tekstur yang kenyal dan memiliki kandungan aneka vitamin. Di antaranya ada vitamin A, vitamin C, kalium, fosfat, magnesium, kalsium, dan protein. Sayur pakis dinilai sangat bermanfaat bagi vegetarian dibandingkan dengan sayuran lainnya karena kandungan tersebut. Protein yang dikandungnya bahkan lebih banyak 4.5 kali lipat.

Sayangnya, ada jenis pakis yang dianggap bisa memicu berkembangnya sel kanker kerongkongan dan usus. Walaupun dapat dikonsumsi, ia pun perlu diolah terlebih dahulu. Berikut adalah dua jenis pakis yang kini beredar luas di pasaran yang perlu kamu ketahui.

Pakis burung unta

pakis burung untawikimedia.org

Pakis burung unta ini umumnya ditemukan di belahan dunia sebelah barat. Jenis ini melingkar pada ujungnya dan memiliki warna hijau terang. Di bagian tengah tanaman ini, terdapat barisan daun kecil yang mengikuti lekungannya. Tanaman ini layak untuk dikonsumsi karena tidak mengandung zat berbahaya ataupun zat yang memicu perkembangan sel kanker.

Hanya saja, jika tidak diolah hingga matang sempurna, siapa pun yang mengonsumsinya akan mengalami aneka masalah pencernaan seperti mual, muntah, dan kram dalam jangka waktu 12 jam. Kasus keracunan akibat pakis burung unta ini pernah ditemui di kawasan New York dan Kanada sesuai dengan yang tercatat oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Pakis cakar elang

pakis cakar elangdaringgourmet.com

Selanjutnya, ada pakis cakar elang atau bracken fern yang umum ditemukan di wilayah Asia. Jenis yang satu ini memiliki bentuk lebih kecil dari jenis burung unta. Ia pun tampak melengkung pada ujungnya dengan daun menggulung.

Kalau kamu tidak mau membahayakan kesehatan, maka berhati-hatilah saat menyantapnya. Pasalnya, jenis inilah yang berdasarkan penelitian diputuskan mengandung ptaquiloside. Ptaquiloside ini adalah salah satu karsinogen, zat penyebab atau pemicu penyakit kanker.

Karsinogen, zat berbahaya dalam pakis cakar elang

pakis cakar elang dengan batang hitam pada piring putih1 theatlantic.com

Penelitian mengenai pakis cakar elang ini diterbitkan oleh British Journal of Cancer. Mereka melakukan penelitian akan adanya kemungkinan hubungan antara konsumsi pakis jenis ini dengan perkembangan kandung kemih dan kanker usus pada sapi.

Penelitian berikutnya dilakukan oleh ilmuwan asal Jepang dan hasilnya dipaparkan dalam Journal of National Cancer Institute. Menurut penelitian tersebut, zat ptaquiloside telah meningkatkan resiko berkembangnya tumor pada tikus.

Sedangkan untuk kaitannya dengan manusia, sebenarnya belum ada penelitian langsung dan mendetail. Namun secara tidak langsung, zat ptaquiloside yang terkandung pada pakis cakar elang ini berisiko untuk memicu sel kanker pada kerongkongan atau tenggorokan dan pencernaan.

Jenis pakis lain

apartmenttherapy.com

Pada mulanya, pakis hanya dianggap sebagai tanaman hijau dan beberapa dipandang sebagai obat tradisional. Selain pakis jenis cakar elang dan burung unta, sebenarnya ada beberapa jenis lain namun jarang ditemukan di pasaran. Sebut saja jenis maidenhair yang biasa dimanfaatkan sebagai alat kontrasepsi dan juga jenis pteridium aquilinum.

Cara memasak pakis yang benar

pakis burung unta setelah dicuci di atas talenan kayuwonderhowto.com

Kedua jenis pakis di atas walaupun dapat dikonsumsi bukan berarti tidak harus diolah terlebih dahulu. Seperti yang dibahas sebelumnya, jenis burung unta paling pas disantap dalam keadaan matang, bukannya setengah matang atau bahkan mentah.

Sementara itu, zat ptaquiloside dalam pakis cakar elang bisa dinetralisir sebelum dimasak supaya tidak membahayakan kesehatan siapa pun yang mengonsumsinya. Zat ptaquiloside juga bisa larut dalam air sehingga pastikan untuk merendam sayur ini di dalam air es sebelum dimasak untuk mengurangi bahaya dari zat ini.

pakis burung unta ditumisbishoporchards.com

Sebelum dimasak, cuci bersih pakis dan jangan sampai terlalu matang saat dimasak! Rebus dalam air sekitar 5-7 menit atau kukus selama 10-12 menit saja. Barulah tumis dengan mentega kemudian diberi bumbu sesuai selera, lalu dihidangkan untuk disantap.

Setelah mengetahui detail mengenai pakis di atas, Kania harap semoga kamu dapat memilih jenis yang tepat dan mengolah sayuran hijau ini dengan baik supaya tidak berbahaya bagi kesehatan!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse