Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan, Ikuti 5 Cara Hemat Energi Listrik di Rumah Ini!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Mengusahakan agar selalu hemat energi di rumah tak hanya bisa menghemat tagihan listrik bulanan, namun juga bisa memberikan dampak yang baik pada lingkungan. Menerapkan konsep rumah ramah lingkungan untuk hemat energi tak hanya akan mendatangkan keuntungan bagi diri sendiri, namun juga kebaikan bagi orang lain.

Daripada menghisap energi yang berlebihan seperti vampir listrik, tindakan hemat energi di rumah nyatanya bukanlah hal yang terlalu sulit dilakukan. Bahkan, ada banyak hal-hal sederhana yang bisa dilakukan untuk membuat rumah menjadi lebih hemat energi.

1. Beralih ke peralatan elektronik hemat energi

bohlam lampu LED hemat energi menyala di tengah bohlam lampu biasasmallfootprintfamily.com

Tahukah kamu bahwa mengganti bohlam lampu menjadi lampu hemat energi seperti LED dapat membantu menghemat penggunaan listrik hingga lebih dari 50 persen? Tanpa perlu takut mengurangi kualitas pencahayaan di rumah, kamu bisa memulai langkah hemat listrik dengan mengganti bohlam lampu menjadi lampu hemat energi.

Namun, jenis bohlam yang berbeda berarti memiliki tingkat pencahayaan yang berbeda, walaupun mempunyai watt yang sama. Perhatikan tingkat lumen—satuan ukur untuk tingkat pencahayaan—saat membeli bohlam LED. Saran Kania ialah melihat lampu menyala secara langsung sebelum membeli agar ruangan tetap terang dengan lampu hemat energi ini.

mesin cuci hemat energi dengan label energy stare360.yale.edu

Tak hanya lampu, kini juga telah banyak elektronik rumah tangga seperti mesin cuci dan AC yang telah dirancang lebih hemat energi. Umumnya, label hemat energi telah diberikan kepada peralatan elektronik yang dijual di pasaran, seperti label Energy Star di Amerika Serikat.

Jika memungkinkan, tak ada salahnya mulai beralih menggunakan peralatan elektronik yang lebih hemat energi. Namun, bukan berarti kamu tidak bisa lebih hemat energi dengan peralatan rumah tangga yang ada di rumah.

2. Matikan dan cabut steker dari stopkontak saat tidak digunakan

mematikan stopkontak dengan menekan tombol untuk hemat energiloatree.com

Agar hemat energi, tentu langkah paling nyata adalah dengan mengurangi penggunaan energi. Mulailah bijak dalam memanfaatkan energi listrik, misalkan hanya menggunakan stopkontak extension dengan banyak slot saat perlu aliran listrik untuk lebih dari satu perangkat elektronik.

Tak hanya lebih efisien dalam menggunakan listrik, hanya memanfaatkan perangkat elektronik ketika tidak ada alternatif lain tentu akan membiasakan diri untuk lebih hemat energi. Misalkan, lampu hanya dinyalakan pada siang hari saat rumah bisa memanfaatkan pencahayaan alami dari sinar matahari.

mencabut steker listrik dari stopkontak untuk hemat energiwwf.org.au

Selain memastikan perangkat elektronik dalam keadaan mati saat tidak digunakan, ada baiknya mencabut steker dari perangkat elektronik tersebut agar lebih hemat energi. Meskipun tak digunakan dan menyala, perangkat elektronik yang masih terhubung dengan listrik nyatanya masih akan mengonsumsi energi listrik.

Perhatikan perangkat elektronik yang sering digunakan seperti microwave, mesin cuci, kulkas, dan TV. Ketika akan bepergian dalam jangka waktu yang lama, pastikan steker sudah tercabut agar hemat energi, tapi biarkan elektronik penting seperti kulkas dan alarm tetap menyala.

3. Menghemat penggunaan air

air mengalir dalam mesin cuci penuh bajushutterstock.com

Swedish Energy Agency menyatakan bahwa seperlima konsumsi energi dalam rumah yang dihuni satu keluarga kecil berasal dari pemanasan air untuk keperluan domestik seperti mandi dan mencuci baju. Tak mungkin bisa lebih hemat energi tanpa memikirkan untuk mengurangi penggunaan air pula.

Inisiatif untuk hemat air di rumah perlu dilaksanakan agar lebih hemat energi. Hal-hal praktis seperti mencuci baju dengan mesin cuci saat pakaian kotor sudah dapat memenuhi mesin cuci dan menggunakan air limbah rumah tangga untuk menyiram tanaman tak hanya menghemat waktu, kamu pun juga menghemat sumber daya.

air mengalir dari shower head pada kamar mandi dinding hitamshutterstock.com

Selain mengurangi penggunaan air yang tak perlu, kamu juga bisa lebih hemat energi dengan mengganti keran atau shower head. Tak hanya demi menghemat penggunaan pemanas air, membuat aliran air menjadi lebih lancar dan efisien akan mengurangi waktu mandi atau mencuci tangan.

4. Optimalkan sirkulasi udara dan sistem pencahayaan di rumah

ruang keluarga dengan gorden terbuka dan sinar matahari dari luar

Cuaca di negara tropis seperti Indonesia membuat AC ataupun kipas angin menjadi tambahan wajib pada hunian. Tapi, terlalu bergantung pada perangkat elektronik tersebut menjauhkan kamu dari menjalankan inisiatif hemat energi.

Padahal, dengan memperbaiki sirkulasi udara di hunian, kamu bisa membuat udara di ruangan jadi nyaman tanpa perlu menggunakan AC atau kipas angin sekaligus menjadi hemat energi.

ruang kerja dengan sofa dan bantal dekorasi warna biru

Selain sirkulasi udara, menerapkan sistem pencahayaan optimal pada ruangan juga bisa membantu kamu hemat energi karena bisa mengurangi penggunaan lampu, terutama pada siang hari. Untuk kegiatan yang memerlukan pencahayaan seperti membaca atau kerja, atur ruangan agar meja dan kursi panjang terletak di dekat jendela agar bisa hemat energi tanpa mengorbankan kesehatan mata.

5. Beralih ke sumber energi ramah lingkungan

rumah dengan atap dilapisi panel surya agar hemat energishutterstock.com

Kini, sudah banyak juga peralatan rumah tangga yang dirancang dengan sumber energi alternatif yang bisa membantu rumah menjadi lebih hemat energi. Misalnya penggunaan panel surya untuk menghangatkan air. Dengan memanfaatkan panas matahari, kamu bisa tetap menikmati mandi dengan air hangat tanpa perlu takut rumah menjadi tidak hemat energi.

Itulah beberapa tips dan cara hemat energi yang sederhana namun bisa memberikan dampak yang besar, baik bagi keluarga maupun lingkungan. Jadi, apakah kamu sudah siap untuk menyulap rumahmu menjadi hunian yang lebih hemat energi?

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse