[Infografik] Derita Berbagi Tempat Tinggal Bersama Setelah Menikah

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Akhirnya setelah penantian lama, kamu dan pasangan telah menikah dan memulai hidup baru di tempat tinggal pribadi untuk kalian berdua. Baik apartemen atau rumah, berbagi ruang dengan pasangan sangat penting agar setiap orang mempunyai ruang tersendiri untuk ekspresi diri sendiri, menurut Dr. Jane Greer, ahli hubungan dan penulis What About Me? Stop Selfishness from Ruining Your Relationship.

Lebih dari sekadar atap di atas kepala, tempat tinggal selayaknya menjadi lokasi di mana seseorang dapat menjadi diri sendiri dengan nyaman, tambah Lesli Doares, pelatih pernikahan dan penulis Blueprint for a Lasting Marriage. Namun, kebiasaan tinggal sendiri sebelum menikah ternyata berpengaruh besar terhadap mentalitas seseorang yang mementingkan keperluan pribadi, bahkan saat memilih keperluan bersama untuk hunian.

infografik derita berbagi tempat tinggal bersama setelah menikah

‘Derita’ Tinggal Bersama Setelah Menikah

Mengenai interior tempat tinggal, umumnya pihak perempuan menentukan semua, mulai dari furniture yang dibeli hingga warna dan desain perlengkapan rumah tangga yang dibeli. Walaupun laki-laki jarang memiliki andil dalam menentukan perihal rumah tangga, wajar bila keputusan harus disetujui oleh kedua belah pihak yang berbagi tempat tinggal bersama.

Nyatanya, survei yang dilakukan oleh perusahaan furnitur Article menemukan bahwa pasangan rata-rata bertengkar sekitar 72 kali dalam setahun karena masalah tentang memperbaiki tempat tinggal mereka. Hal tersebut dianggap lumrah dikarenakan orang pada umumnya menghabiskan 216 jam dalam hidup mereka untuk mencari furniture yang sempurna untuk tempat tinggal impian, berdasarkan para ahli.

Alasan Pertengkaran Perihal Tempat Tinggal

Menyurvei 2000 orang Amerika, satu dari lima responden bertengkar mengenai perlengkapan mana yang dibeli. 20 persen biasanya bertengkar mengenai skema warna dalam tempat tinggal, sementara 20 persen lain berdebat mengenai gaya desain furniture.

Saat berdiskusi mengenai pilihan dekorasi tempat tinggal, 58 persen memilih untuk menahan komentar agar menghindari perselisihan. Permasalahan terbesar terletak pada anggaran, dengan 3 dari 10 pasangan tidak dapat menemukan titik tengah mengenai berapa anggaran untuk perlengkapan baru untuk tempat tinggal.

Pertimbangan untuk Tempat Tinggal Bersama

Produk furnitur yang paling membahagiakan dalam tempat tinggal bagi para responden ialah tempat tidur dengan kasur empuk, sofa nyaman, meja dapur, dan alat makan. Seperempat dari responden merasa kesal saat berbelanja furnitur tempat tinggal bersama pasangan, sedangkan 15 persen secara aktif menghindari berbelanja furnitur di toko sama sekali jika memungkinkan.

Pada dasarnya, semua orang hanya ingin menyempurnakan tempat tinggal mereka agar nyaman, tutur Aamir Baig, CEO dari perusahaan furnitur Article. Padahal, “sangat mungkin untuk mendapatkan produk yang berkualitas dan bergaya dengan harga terjangkau melalui berbelanja secara daring.”

Cara Dekorasi Tempat Tinggal Bersama

Daripada menghabiskan waktu untuk bertengkar, bagaimana jika mulai menyiasatinya dengan mulai mendekorasi tempat tinggal sebagai pasangan? Perlu diperhatikan bahwa keputusan apapun harus disetujui oleh kedua belah pihak sebelum dijalankan.

  • Memilih skema warna dalam interior tempat tinggal

Mengikuti konsep Yin and Yang, memilih kombinasi warna untuk hunian perlu menyeimbangkan sisi feminine dan maskulin. Misalkan menerapkan tema monokrom yang memadukan warna putih lembut dengan warna hitam kuat.

  • Memadukan pola dan tekstur dari isi hunian

Karpet permadani dengan pola yang khas mungkin terkesan feminine, tapi memadukannya dengan tempat tidur dari kayu tua yang maskulin akan memberikan sentuhan personal yang memikat. Sama halnya ketika menaruh bunga hias dalam vas berdekatan dengan buku hardcover bertekstur kulit.

Akhir kata, agar kehidupan rumah tangga semakin harmonis, perihal tempat tinggal perlu disetujui oleh kedua belah pihak yang menempati tempat tinggal tersebut. Itu berarti memerhatikan preferensi pasangan saat membeli dan memilih desain untuk isi hunian, terutama bagi pengantin baru yang baru saja berbagi tempat tinggal.

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse