Mengagumi Kemegahan Arsitektur Nusantara, Ketahui Sejarahnya Berikut!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Perkembangan arsitektur nusantara telah melewati masa yang panjang. Setiap era melahirkan gaya arsitektur yang sangat spesifik dengan membawa ciri khas dan keunikan sesuai tren dan pengaruh di zaman tersebut.

Menariknya, arsitektur nusantara mempunyai sejarah dan perkembangan dari masa ke masa yang patut diketahui agar lebih paham mengenai alasan mendasar terbentuknya arsitektur nusantara masa kini.

Arsitektur Nusantara Era Vernakular

arsitektur nusantara pada rumah adat dengan atap kerucut pada era vernakularrumahjoglo.net

Sebelum terpengaruh dengan budaya luar, arsitektur nusantara di era ini sangat menonjolkan kearifan lokal. Setiap daerah di Indonesia memiliki arsitektur khas melalui penggabungan adat istiadat, tradisi, budaya dan seni sehingga menghasilkan gaya arsitektur yang mewakili identitas dari daerah tersebut.

Adapun, era arsitektur nusantara vernakular ini dapat dilihat pada desain seperti Rumah Gadang khas masyarakat Minangkabau, Rumah Joglo khas suku Jawa, Rumah Honai khas Papua, hingga Rumah Tongkonan yang sangat identik dengan suku Tana Toraja.

Arsitektur Nusantara Era Hindu-Budha

arsitektur nusantara era hindu-buddha pada kuil batu dan patungblogspot.com

Masuknya ajaran Hindu dan Budha juga memberikan pengaruh kuat terhadap perkembangan arsitektur nusantara. Di era tersebut, terdapat banyak sekali bangunan candi dan pura yang memanfaatkan material batu alam serta dihiasi dengan relief yang sangat khas.

Saat ini, sisa peninggalan arsitektur nusantara era Hindu dan Budha bisa kamu lihat pada sejumlah bangunan bersejarah seperti Candi Prambanan di Yogyakarta, Candi Borobudur di Magelang, serta Pura Taman Ayun yang berlokasi di Bali.

Arsitektur Nusantara Era Islam

arsitektur nusantara era islam pada masjid gedhe dengan atap merah dan dinding putih masjidgedhe.or.id

Setelah ajaran Hindu dan Budha, ajaran Islam mulai memasuki Indonesia. Pada awalnya, ciri khas arsitektur nusantara era kerajaan Islam belum banyak mengalami perkembangan sehingga terdapat banyak desain masjid kuno yang masih mengadopsi arsitektur khas Hindu-Budha. Namun, banyaknya musafir dari Timur Tengah yang menyebarkan ajaran Islam membawa pengaruh pada perkembangan arsitektur sehingga mulai mengadopsi elemen dekorasi dan ornamen khas Timur Tengah.

Arsitektur Nusantara Era Kolonial

arsitektur nusantara era kolonial pada bangunan kota tua dengan dinding bangunan putihyoutube.com

Babak baru sejarah arsitektur nusantara kembali dimulai saat masuknya bangsa Portugis dan Belanda ke Indonesia. Kependudukan Belanda yang mencapai lebih dari 350 tahun sangat memengaruhi arsitektur nusantara yang sangat menonjolkan gaya arsitektur Eropa dengan sejumlah penyesuaian mengingat Indonesia beriklim tropis.

Sementara itu, bekas peninggalan arsitektur nusantara di era kolonial bisa kamu lihat pada megahnya Gedung Sate dan Gedung Merdeka di Bandung, Istana Kepresidenan Indonesia di Bogor, Lawang Sewu di Semarang, serta berbagai bangunan yang berada di kawasan Kota Tua, Jakarta.

Arsitektur Nusantara Era Kemerdekaan

arsitektur nusantara era kemerdekaan pada masjid dengan sekat pada luar bangunanberitagar.id

Saat Indonesia merdeka pada tahun 1945, pembangunan infrastruktur mulai dilakukan secara masif. Saat itu, pemerintah Indonesia membongkar bangunan lama dan mendirikan bangunan baru dengan mengutamakan fungsi, kenyamanan, kesederhanaan, serta kesesuaian dengan iklim di Indonesia. Di era tersebut, banyak bangunan tinggi yang mengadopsi gaya desain modern, seperti yang bisa kamu lihat pada Monumen Nasional, Masjid Istiqlal dan Hotel Indonesia.

Arsitektur Nusantara Era Modern dan Kontemporer

arsitektur nusantara pada rumah modern gaya mediteraniapinterest.com

Berlaku hingga sekarang, gaya arsitektur nusantara mulai dipengaruhi oleh gaya arsitektur global dengan mengadaptasi bangunan bergaya modern dan arsitektur kontemporer. Gaya arsitektur ini sangat fleksibel mengikuti tren dan memungkinkan para arsitek untuk terus bereksplorasi mengombinasikan berbagai gaya secara seimbang namun tetap mengutamakan kesederhanaan, fungsi dan estetika.

Melewati sejarah yang panjang, kekayaan dan keragaman wajah arsitektur nusantara masih bisa kita lihat hingga saat ini melalui banyaknya peninggalan yang tersebar di berbagai daerah. Yuk, kita dukung terus perkembangan arsitektur nusantara melalui cara yang positif!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse