Saksi Bisu Sejarah, Kunjungi 6 Bangunan Tua di Tangerang Ini!

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki koleksi bangunan tua. Termasuk di Tangerang, di mana kamu bisa mengeksplorasi berbagai bangunan tua yang tersebar di kota ini dan menilik sejarah apa saja yang berhubungan dengan bangunan tersebut.

Sebagai referensi, Kania akan mengajakmu untuk melihat-lihat berbagai bangunan tua yang berada di Tangerang dan mengetahui sejarah singkat mengenai keberadaan bangunan tersebut. Untuk selengkapnya, simak artikel di bawah ini, ya!

Masjid Kali Pasir

bangunan tua masjid jami kalipasir di tangerangsitusbudaya.id

Bangunan tua pertama yang bisa kamu kunjungi saat liburan di Tangerang adalah Masjid Jami Kalipasir. Bangunan tua ini merupakan masjid paling tua yang ada di Kota Tangerang dan merupakan peninggalan dari Kerajaan Pajajaran.

Berada di sebelah timur Singai Cisadane, bangunan tua ini memiliki arsitektur unik karena mengadopsi elemen dan corak khas Tiongkok yang mencerminkan kerukunan umat beragama pada masanya. Hingga sekarang, Masjid Jami Kalipasir masih difungsikan sebagai tempat ibadah umat Islam, namun tidak dipakai dalam kegiatan salat Jumat.

Klenteng Boen San Bio

bangunan tua khas tiongkok bernama kelenteng boen san bio di tangerangindonesiakaya.com

Berlokasi di kawasan Desa Pasar Baru, Kota Tangerang, bangunan tua bersejarah ini mulai dibangun pada tahun 1689 oleh pedagang asal Tiongkok bernama Lim Tau Koen. Meskipun pada awalnya dibangun menggunakan material bambu dan kayu, namun Klenteng Boen San Bio terus mengalami sejumlah pemugaran agar lebih kukuh.

Merupakan bangunan tua bersejarah pemegang rekor tempat hio persembahyangan terberat di Indonesia, pada bagian depan Klenteng Boen San Bio juga terdapat petilasan seorang tokoh penyebar agama Islam di Jawa Barat, Raden Surya Kencana, sehingga kerap didatangi oleh pemeluk agama Islam untuk berziarah.

Klenteng Boen Tek Bio

bangunan tua klenteng boen tek bio di tangerangindonesiakaya.com

Selanjutnya adalah Klenteng Boen Tek Bio yang merupakan klenteng paling tua di Kota Tangerang dan diperkirakan telah dibangun sejak tahun 1684 oleh salah seorang kapitan atau tuan tanah. Meskipun bangunan tua ini pada awalnya hanya berupa rumah biasa, namun terjadi renovasi besar-besaran pada tahun 1844 dengan melibatkan ahli khusus dari Tiongkok.

Yang paling menarik, bangunan tua ini juga dilengkapi berbagai dekorasi dan ornamen yang didatangkan langsung dari negeri Tiongkok.

Museum Benteng Heritage

bangunan tua museum benteng heritage di tangerangbentengheritage.com

Saat mampir ke Kota Tangerang, kamu juga bisa mendatangi Museum Benteng Heritage yang merupakan hasil restorasi dari bangunan tua dengan arsitektur tradisional Tionghoa yang dibangun pertama kali pada abad ke-17. Meskipun pada awalnya bangunan tua ini sangat tidak terawat, namun Udaya Halim mengambil alih bangunan ini dan melakukan restorasi untuk mengembalikan wujud bangunan seperti semula.

Alhasil, bangunan tua ini difungsikan sebagai museum dan meraih banyak penghargaan, salah satunya adalah Juara Pertama pada ajang FIABCI (Federation International des Administrateurs de Bien-Conselis Immobiliers) di tahun 2012.

Bendungan Pintu Air Sepuluh

bangunan tua bendungan pintu air sepuluh di tangerangindonesia-tourism.com

Bangunan tua yang satu ini difungsikan sebagai bendungan untuk mengairi sekitar 400 ribu Ha sawah yang berada di daerah Kota Tangerang. Dibangun pertama kali pada tahun 1927 pada masa penjajahan Belanda, bangunan tua yang sekaligus menjadi salah satu ikon Kota Tangerang ini menggunakan konstruksi beton berinti baja yang digarap oleh para pekerja dari Cirebon. Kamu bisa mendatangi bangunan tua yang kerap disebut Bendungan Pasar Baru Irigasi Cisadane di kawasan Karawaci, Tangerang.

Stasiun Kereta Api Tangerang

bangunan tua stasiun kereta api tangerangindonesiakaya.com

Bangunan tua lain yang termasuk salah satu cagar budaya di Tangerang adalah stasiun kereta api yang dibangun pada tahun 1889. Walaupun pada awalnya dibangun menggunakan material kayu, namun kini telah direstorasi menjadi bangunan dengan tembok dari semen dan batu bata sehingga lebih kukuh. Meskipun telah dibangun sejak lama, Stasiun Kereta Api Tangerang masih aktif beroperasi hingga sekarang.

Nah, keenam bangunan tua di atas termasuk ke dalam cagar budaya yang ditetapkan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Serang (BP3S). Apakah kamu tertarik untuk mendatangi salah satu bangunan tua bersejarah di atas?

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse