Bonsai Kelapa, Varian Bonsai yang Bisa Kamu Buat Sendiri

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Membuat Bonsai Kelapa di Rumah

Bonsai merupakan sebuah teknik untuk mengerdilkan tanaman. Teknik asal Jepang ini pada dasarnya menggunakan pot kecil yang dangkal. Tanaman yang bisa dijadikan bonsai pun sangat beragam, seperti pohon sakura, pohon beringin, dan bahkan pohon kelapa. Hal ini membuat ada banyak sekali varian tanaman bonsai yang bisa kamu pelihara di rumah.

Di Indonesia sendiri tanaman bonsai kelapa cukup populer, lantaran pohon kelapa sangat mudah ditemukan dan cocok dengan iklim tropis. Varian bonsai kelapa memiliki bentuk yang cukup unik. Pohon kelapa di tanah memiliki postur yang tinggi tegak, sedangkan batang bonsai kelapa bisa diatur sesuai dengan keinginan pemiliknya.

Apakah kamu suka bercocok tanam tapi tidak memiliki halaman di rumah? Kalau begitu, bonsai kelapa ini sangat cocok untuk kamu tanam. Ukurannya yang kecil membuatnya cocok diletakkan di dalam hunian. Untuk membuatnya pun tidak sulit, hanya saja ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum membuatnya. Oleh karena itu, Kania ingin membagikan cara untuk membuat dan memelihara bonsai kelapa di rumah. Yuk, intip di bawah ini!

Jenis pohon kelapa yang cocok dijadikan bonsai

deretan tanaman bonsai kelapa di halaman rumahpinterest.com

Sebelum membuat bonsai kelapa, kamu harus tahu jenis pohon kelapa apa saja yang cocok untuk dijadikan tanaman bonsai. Pohon kelapa yang paling umum dijadikan bonsai adalah kelapa gading merah, kelapa gading susu, dan kelapa albino. Sesuai dengan namanya, kelapa gading merah memiliki warna yang merah kekuningan. Bonsai kelapa yang satu ini perlu diberi pupuk secara rutin untuk mempertahankan warna merahnya.

Kelapa gading susu memiliki warna yang keputihan. Selain cocok untuk bonsai kelapa, jenis pohon kelapa ini juga bisa digunakan untuk menggantikan pohon palem di taman rumah. Sedangkan, kelapa albino memiliki warna yang lebih putih lagi dari kelapa gading susu. Ketika dijadikan bonsai, tampilannya akan jadi sangat unik dan menarik.

Bibit terbaik untuk bonsai kelapa

tumpukan sabut kelapa atau kelapa tuaunsplash.com

Sama seperti memilih bibit tanaman lain, untuk membuat bonsai kelapa tentunya kamu harus memilih bibit terbaik. Kriterianya adalah buah kelapa yang sudah tua. Buah kelapa ini harus dipetik langsung dari pohonnya, bukan buah kelapa yang sudah jatuh dari pohon. Pasalnya batok kelapa akan mudah rapuh. Oleh karena itu, sebisa mungkin pilihlah buah kelapa yang batoknya kecil namun memiliki banyak akar.

Tunas kelapa akan muncul sekitar dua sampai tiga minggu. Perlu diketahui bahwa posisi bibit bisa mempengaruhi bentuk bonsai kelapa saat tumbuh. Bibit yang diletakkan secara vertikal, batoknya akan dikelilingi akar. Sedangkan, bibit yang diletakkan secara horizontal akan tumbuh dengan bentuk seperti keong.

Teknik membentuk bonsai kelapa dengan kawat

tanaman bonsai menggunakan teknik kawatbonsaitree.com

Bentuk bonsai kelapa yang unik tidak muncul begitu saja. Dibutuhkan usaha dan ketelatenan dari sang pemilik. Ada beberapa teknik untuk membentuk bonsai kelapa. Salah satunya adalah melakukan ikatan dengan kawat atau tali, serta pemotongan ranting secara rutin.

Ikatan kawat atau tali akan mengarahkan pertumbuhan ranting dari bonsai kelapa. Biasanya ujung ranting dikaitkan ke pangkal batang. Sedangkan, pemotongan ranting dilakukan untuk membuang bagian ranting yang tidak diinginkan. Biasanya, pemotongan ranting dibuat melengkung ke dalam batang atau mendatar. Dengan demikian, bekas pemotongan akan lebih cepat tertutup.

Merawat bonsai kelapa

tanaman bonsai disiram meggunakan pot penyiram tanaman kecilbonsaitreegardener.net

Cara merawat tanaman bonsai kelapa ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Perawatan utamanya adalah dengan memberikan air setiap hari. Perbanyak jumlah air pada musim kemarau supaya bonsai kelapa tidak mudah kering. Tapi jangan sampai airnya menggenang karena akarnya bisa membusuk.

Agar tumbuh subur, kamu harus rutin memberikan pupuk kandang, setidaknya 15 hari sekali. Tandailah kalendermu agar tidak lupa atau kelewatan. Urusan hama juga tidak boleh diabaikan. Semut dan kutu putih adalah jenis hama tanaman yang paling sering menyerang. Solusi terbaik tentu saja penggunaan obat hama. Jangan lupa untuk menyingkirkan sisa pelepah menggunakan pisau sayat. Lakukan dengan seksama agar tidak merusak penampilan bonsai.

Apakah bonsai kelapa bisa berbuah?

tanaman bonsai kelapa dengan posisi miring horisontalibnudin.net

Sayangnya bonsai kelapa tidak akan bisa berbuah. Saat baru tumbuh, bonsai kelapa akan terus tumbuh dengan posisi awal tumbuhnya. Akan tetapi, tanaman kerdil ini bisa tumbuh mencapai 25–100 cm, tergantung pada perawatannya. Usianya juga bisa mencapai belasan tahun.

Bonsai kelapa merupakan makhluk hidup yang terus bertumbuh. Dengan demikian, akan ada tantangan setiap hari bagi kamu yang memeliharanya. Baik itu tantangan saat merawatnya atau menjaga bentuk batangnya. Selamat berkarya dengan bonsai kelapa!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse