Pahami 5 Pentingnya Surat Perjanjian Kontrak Rumah

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dekoruma. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah, ikuti di sini.

Semua Hal Mengenai Surat Perjanjian Kontrak Rumah yang Harus Diketahui

Banyak hal yang perlu kamu pikirkan saat hendak menyewa sebuah rumah. Setelah puas dengan kondisi dan lokasinya, kamu juga perlu memikirkan surat perjanjian kontrak rumah untuk hunian yang akan kamu tempati.

Bagaimanapun, surat perjanjian kontrak rumah dapat menjadi bukti hitam di atas putih atas berbagai informasi dan kondisi dari rumah tersebut serta statusmu sebagai pengontrak. Dengan adanya surat perjanjian kontrak rumah, hal-hal penting ini dapat kamu amankan sehingga meminimalkan masalah di kemudian hari.

Sayangnya, tidak semua orang yang mengontrak rumah peduli akan surat perjanjian kontrak rumah. Kalau kamu termasuk orang yang masih ragu atau bingung untuk mengurus surat perjanjian kontrak rumah, berikut ini Kania akan membahas mengenai lima hal penting mengenai surat perjanjian kontrak rumah agar kamu lebih memahami dan tidak lagi mengabaikan pentingnya surat perjanjian kontrak rumah. Simak ulasannya sampai habis, ya!

Kesepakatan Pembayaran Tagihan dalam Surat Perjanjian Kontrak Rumah

sebuah jam kecil dengan tiga tumpukan koin sebagai simbol ketepatan surat perjanjian kontrak rumahpixabay.com

Tagihan menjadi hal yang sangat penting saat kamu mengontrak sebuah rumah. Tidak hanya soal nominalnya, melainkan juga waktu pembayarannya. Beberapa pemilik hunian terkadang meminta pembayaran tagihan dibayar di muka untuk jangka waktu tertentu. Ada pula beberapa pemilik hunian yang menerapkan sistem termin atau bertahap untuk pembayaran tagihan kontrakan rumah.

Dengan surat perjanjian kontrak rumah, masalah kesepakatan pembayaran tagihan ini dapat lebih jelas. Sebagai penyewa, kamu bisa mengetahui dengan pasti kapan waktu pembayaran tagihan yang tertulis di surat perjanjian kontrak rumah. Dengan demikian, tidak ada alasan jika tiba-tiba pemilik hunian meminta pembayaran tagihan di luar waktu yang telah disepakati. Surat perjanjian kontrak rumah dapat menjadi dasar pijakan kamu untuk membayar sesuai waktu yang disepakati, bukan sesuai keinginan pemilik hunian sesuka hati.

Memastikan Jenis Tagihan yang Harus Dibayar

sebuah miniatur rumah dari balok kayu di atas kalkulator hitam sebagai simbol surat perjanjian kontrak rumahpixabay.com

Ketika menyewa sebuah rumah, kamu harus memastikan harga yang harus kamu bayar, termasuk detil pembayarannya. Apakah harga sewa tersebut di luar tagihan listrik, telepon, dan air? Atau justru, tagihan harga sewa sudah termasuk semua itu?

Meski terkesan sepele, beberapa keributan kerap terjadi antara penyewa dan pemilik hunian karena adanya salah informasi mengenai jenis tagihan apa saja yang harus dibayar. Nah, itulah pentingnya kamu memahami surat perjanjian kontrak rumah. Biasanya, kesepakatan jenis dan detil pembayaran tertera pada surat perjanjian kontrak rumah sesuai kesepakatan awal.

Menghindari Pengusiran

seseorang memegang sebuah kunci sebagai salah satu tanda surat perjanjian kontrak rumahpixabay.com

Kejadian pengusiran secara tiba-tiba sering terjadi saat pemilik hunian ingin memutuskan hubungan kontrak rumah dengan berbagai alasan. Ada yang karena rumahnya laku terjual, bahkan ada juga yang karena pemilik rumah mendapat penyewa baru dengan pembayaran lebih tinggi. Biasanya jika terjadi hal demikian, pihak yang terpaksa harus mengalah adalah sang penyewa. Mereka terpaksa meninggalkan rumah kontrakan dan mencari tempat baru untuk tinggal.

Kamu tentu tidak mau tiba-tiba “diusir” dari rumah yang sudah kamu sewa, ‘kan? Nah, surat perjanjian kontrak rumah bisa menghindarkanmu dari pengalaman buruk tersebut. Hal ini karena di dalam surat perjanjian kontrak rumah dapat dicantumkan jangka waktu penyewaan yang harus disepakati oleh pihak pemilik rumah dan penyewa.

Tanggung Jawab Perawatan Rumah dalam Surat Perjanjian Kontrak Rumah

tampilan lorong rumah sebagai surat perjanjian kontrak rumahpixabay.com

Apa yang akan kamu lakukan ketika pipa air atau atap rumah yang kamu sewa mengalami kebocoran? Apakah kamu akan membetulkannya sendiri atau meminta pemilik rumah untuk memperbaikinya? Demikian juga dengan bagian dinding.Apakah ketika dinding rumah mengalami keretakan, kamu yang akan menanggung perawatannya atau menyerahkan permasalahannya kepada pemilik rumah?

Semua masalah tanggung jawab untuk perawatan rumah yang kamu sewa tersebut sebenarnya bisa dibagi lebih jelas dalam surat perjanjian kontrak rumah. Hal ini bisa kamu sepakati dengan pemilik rumah sebelum masa sewa dimulai dan mencantumkannya dalam surat perjanjian kontrak rumah.

Dengan demikian, kamu tidak akan pusing atau bingung ketika menemui kerusakan-kerusakan di dalam hunian yang kamu sewa. Sebaliknya, jika tidak ada perjanjian yang jelas, biasanya pemilik rumah dan penyewa rumah sama-sama enggan melakukan perawatan sehingga membuat kondisi rumah jadi tidak nyaman untuk dihuni.

Memastikan Sanksi Jika Ada Pelanggaran

dua buku dan sebuah palu kayu sebagai tanda surat perjanjian kontrak rumahpixabay.com

Dari berbagai hal penting terkait surat perjanjian kontrak rumah di atas, pencantuman sanksi apabila ada pelanggaran di dalam surat perjanjian kontrak rumah pun tidak kalah pentingnya. Dengan demikian, kamu bisa lebih tenang serta mengetahui hak dan kewajibanmu sebagai penyewa dengan jelas.

Biasanya di dalam surat perjanjian kontrak rumah tersebut juga tercantum detail sanksinya apabila ada pihak yang melanggar. Dengan adanya perjanjian tersebut, baik penyewa maupun pemilik rumah akan terus berusaha untuk mematuhi aturan yang berlaku agar tidak terkena sanksi yang tercantum dalam surat perjanjian kontrak rumah.

Bagi penyewa maupun pemilik rumah, tentu saja surat perjanjian kontrak rumah ini sangat penting untuk memastikan hal-hal di atas. Dengan adanya kesepakatan bersama yang tercantum dalam surat perjanjian kontrak rumah, kedua pihak akan sama-sama lebih tenang.

Selain informasi bermanfaat di atas, kamu juga bisa menemukan beragam informasi lainnya di Dekoruma. Tak hanya itu, Dekoruma juga jual berbagai furnitur, perabotan, dan dekorasi untuk melengkapi rumah yang kamu huni. Tunggu apa lagi? Yuk, langsung saja cek Dekoruma sekarang juga!

article_cicilan_0_percent
Voucher Dekohouse