Kenali Jenis-Jenis Pot Tanaman dan Tips Memilihnya!

Dari dulu sampai sekarang, berkebun selalu menjadi kegiatan yang paling populer. Sekalipun bukan hobi, tapi semua orang, mulai dari orang dewasa, remaja, hingga anak-anak pasti pernah melakukan kegiatan menanam, misalnya saja saat mengerjakan tugas Ilmu Pengetahuan Alam di bangku sekolah. Tujuan dari kegiatan berkebun pun sangat beragam, ada yang untuk menyalurkan hobi, membuat suasana rumah jadi lebih asri, bahkan ada juga yang melakukannya untuk mengurangi stress. Ya, berkebun memang tidak pernah merugikan karena punya banyak manfaat.

Saat melakukan kegiatan bercocok tanam, Anda tentu harus menyiapkan bibit tanaman dan juga media tanamnya. Selain itu, Anda juga membutuhkan berbagai alat atau perlengkapan berkebun. Apakah Anda bisa menyebutkan peralatan apa saja yang dibutuhkan? Ya, pot tanaman adalah salah satunya! Perlengkapan berkebun yang digunakan sebagai wadah untuk meletakkan tanaman ini biasanya tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari yang mini untuk tanaman hias meja, hingga yang besar untuk tanaman buah-buahan.

Selain ukuran, pot juga ada banyak jenisnya, lho! Tentu setiap jenisnya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Lalu, apa saja jenis pot tanaman tersebut dan bagaimana cara memilihnya secara tepat? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Jenis-Jenis Pot Berdasarkan Bahan

Secara umum, jenis pot dapat ditinjau berdasarkan bahan atau material yang digunakannya. Setidaknya, terdapat enam jenis pot yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan, yaitu:

1. Pot Plastik

Nah, salah satu wadah tanaman yang paling sering digunakan adalah yang terbuat dari bahan plastik. Hal ini jugalah yang membuat pot plastik sangat mudah ditemukan di pasaran. Bahkan, Anda pun bisa membuatnya sendiri menggunakan wadah plastik yang sudah tidak terpakai.

Sesuai dengan materialnya, jenis pot tanaman ini memiliki bobot yang sangat ringan dan biasanya tersedia dalam berbagai bentuk serta pilihan warna yang menarik. Jika ditinjau dari segi harga, jenis yang satu ini merupakan yang paling murah. Untuk masa pakainya pun pot plastik tergolong awet karena tidak mudah pecah atau retak. Dengan demikian, Anda bisa menghemat pengeluaran.

Namun sayangnya, pot plastik bisa membuat beberapa jenis tanaman menjadi sakit dan layu. Hal ini karena tidak ada pori-pori pada permukaannya sehingga tanaman kesulitan bernapas dan suhu di dalamnya jadi tinggi saat terkena sinar matahari.

2. Pot Tanah Liat

Setelah bahan plastik, salah satu jenis yang juga kerap dipakai adalah pot tanah liat. Biasanya, jenis pot ini dibuat dalam beragam ukuran dan bentuk, mulai dari yang sederhana hingga yang unik dengan sedikit ukiran di permukaannya. Selain itu, warna cokelat kemerahan yang menyerupai batu bata menjadi ciri khas dari jenis pot tanah liat.

Jenis pot tanah liat bisa menyerap air ke luar sehingga tanaman memiliki sirkulasi yang lebih baik dan akarnya pun tidak akan membusuk. Akan tetapi, jenis pot yang satu ini bisa mengalami keretakan dan menjadi pecah. Oleh karena itu, Anda harus merawatnya dengan hati-hati.

3. Pot Porcelain

Selanjutnya, ada jenis pot porcelain yang bisa menambahkan unsur dekoratif pada hunian Anda karena memiliki motif, warna, dan bentuk yang menarik. Berkat fungsi gandanya, yaitu untuk menanam dan sebagai pajangan meja, pot yang terbuat dari bahan keramik ini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, tapi untuk ukuran tertentu biasanya masih terjangkau.

Nah, karena lebih mengutamakan estetika, biasanya jenis ini dipakai untuk tanaman hias di dalam ruangan. Jika menggunakan pot porcelain, sebaiknya Anda lebih berhati-hati, terutama saat hendak memindahkannya karena sangat mudah pecah.

4. Pot Semen

Anda mencari wadah tanaman yang kuat, tidak mudah pecah, dan tahan terhadap perubahan cuaca? Kalau begitu, jenis pot yang satu ini bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda. Sesuai namanya, pot ini terbuat dari semen sehingga memiliki daya tahan yang sangat tinggi.

Selain itu, bahan semen juga memiliki daya serap air yang baik sehingga udara di dalam pot dapat tersirkulasi dengan optimal dan tanaman Anda pun bisa bertumbuh subur.  Untuk harganya juga tidak terlalu mahal.

Akan tetapi, kekurangan dari jenis pot ini adalah bobotnya yang berat sehingga Anda akan kesulitan saat hendak memindahkannya. Oleh karena itu, sebelum membeli pot semen, pastikan Anda sudah menentukan letak dan jenis tanaman yang tepat untuk ditanam di dalamnya, ya!

5. Pot Kayu

Jenis pot kayu biasanya memiliki ukuran yang tidak terlalu besar sehingga sering digunakan untuk meletakkan aneka tanaman hias yang berukuran kecil atau sedang. Untuk fungsinya sendiri, pot kayu lebih digunakan sebagai dekorasi rumah karena memiliki tampilan yang klasik dan estetik.

Anda bisa menggunakan pot kayu dalam waktu yang cukup lama karena materialnya kuat dan memiliki kemampuan penyerapan air yang sangat baik. Namun, seperti yang kita semua tahu bahwa bahan kayu bisa menjadi lapuk jika sering terkena air atau perubahan suhu yang ekstrem. Oleh karena itu, jenis pot ini lebih cocok untuk tanaman kering, seperti kaktus atau sukulen.

6. Pot Sabut Kelapa

Terakhir, ada pot yang terbuat dari sabut kelapa yang umumnya dibuat untuk tanaman gantung, seperti bunga anggrek atau tanduk rusa. Nah, karena terbuat dari bahan alami yang mudah ditemukan, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah.

Tak kalah dengan pot kayu, jenis yang satu ini juga bisa memberikan kesan natural yang menawan. Selain itu, sabut kelapa juga memiliki kemampuan menyerap air sehingga Anda tidak perlu khawatir tanaman akan terhambat proses pertumbuhannya.

Tips Memilih Pot yang Tepat

Nah, setelah Anda mengetahui semua jenis pot tanaman di atas, sekarang saatnya untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan. Di bawah ini, ada beberapa tips cermat memilih pot yang tepat untuk Anda:

1. Tentukan Ukurannya

Saat hendak membeli pot, Anda harus mengetahui ukuran mana yang paling tepat untuk tanaman Anda. Hal ini tentu perlu didasari oleh pengetahuan Anda terhadap jenis tanaman tersebut, terutama dalam pertumbuhan akarnya. Jangan sampai ukuran pot yang Anda pilih terlalu kecil atau terlalu besar karena keduanya bisa menghambat proses pertumbuhan tanaman.

2. Tentukan Bahan yang Sesuai dengan Tanaman

Mengacu pada pembahasan sebelumnya, sekarang Anda bisa menentukan bahan pot mana yang paling cocok dengan sifat tanaman Anda. Hal ini pastinya bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidup tanaman. Sebagai contoh, untuk menanam tumbuhan yang berakar kuat, Anda bisa menggunakan pot semen. Sementara untuk menanam bonsai, maka jenis pot porcelain adalah pilihan yang tepat.

3. Perhatikan Bentuknya

Untuk menambah keindahan halaman rumah, banyak orang cenderung memilih bentuk pot yang beraneka ragam. Namun, bentuk-bentuk yang unik tidak selalu cocok untuk semua jenis tanaman, lho! Jika sampai salah pilih, pertumbuhan tanaman Anda bisa terhambat. Oleh karena itu, usahakanlah untuk memilih bentuk yang ideal atau paling tidak sesuai standarnya.

Demikianlah jenis-jenis pot tanaman dan tips memilihnya secara tepat. Yuk, temukan pot terbaik dengan harga bersahanat untuk tanaman Anda di Dekoruma!

Top 10 Categories Furnishing