Tips Memilih dan Merawat Lampu Bohlam yang Tepat untuk Hunian

Lampu bohlam diciptakan untuk menerangi sebuah area supaya orang dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman di malam hari. Namun, modern ini kehadiran lampu memiliki nilai lebih, yakni sebagai elemen dekorasi. 

Mengenal Bohlam

Kata bohlam pada awalnya merupakan sebutan/istilah untuk lampu pertama di dunia yang ditemukan oleh Thomas Alva Edison. Lampu ini bekerja dengan cara menyalurkan arus listrik melalui filamen yang memanas, lalu terciptalah cahaya. Kaca di sekeliling filamen berfungsi untuk menghalangi kontak udara sehingga cahaya bisa berpendar lebih lama.

Lampu bohlam memiliki keunggulan dari segi harga dibandingkan dengan jenis lain. Interior ruangan akan terasa nyaman dan hangat berkat cahaya warna kuningnya. Desain yang khas juga menjadikan bohlam amat cocok untuk hunian bergaya vintage serta industrial. Kini, penggunaan kata bohlam mulai meluas sebagai sebutan bola lampu.

Jenis Lampu Bohlam

Seiring berkembangnya zaman, desain dan sistem kerja bohlam pun mengalami perubahan. Berdasarkan kedua kriteria tadi, setidaknya ada empat jenis bohlam yang umum di pasaran, yaitu:

1. Incandescent bulb

Lampu bohlam ini sering disebut juga sebagai lampu pijar. Kaca yang mengelilingi sumber cahaya memiliki bentuk bulat. Usia pemakaiannya mencapai delapan bulan. Lampu ini paling pas untuk menyinari ruangan yang tidak digunakan untuk banyak beraktivitas serta mendekorasi ruangan.

2. Plug-in bulb

Jenis bohlam ini memiliki ukuran yang mungil. Namun, memiliki desain yang serupa dengan lampu pijar. Sumber cahayanya berasal dari fluoresen. Daya tahannya diklaim 7x lebih lama dibanding lampu pijar biasa. 

3. Antique light bulb

Sesuai dengan namanya, bohlam ini memiliki desain yang antik, terutama pada bentuk kaca pelindungnya. Penggunaannya lebih fokus pada penambahan nilai estetika ruangan. Alhasil, lampu ini sering dikombinasikan dengan lampu lain yang lebih terang.

4. LED bulb

Bohlam LED adalah jenis yang terbaru. Pilihan warna cahayanya amat beragam, tidak sebatas putih dan kuning saja. Pemakaian energinya lebih hemat 80% dibanding lampu biasa. Ruangan akan terasa lebih sejuk lantaran lampu LED ini tidak menghasilkan panas. Usia pemakaiannya pun bisa mencapai 11 tahun.

Tips Memilih Lampu Bohlam

Lampu bohlam adalah benda yang umum digunakan. Namun, jenis dan variasi daya watt kerap membingungkan bagi kamu yang baru pertama kali membelinya. Supaya tidak salah beli, inilah tips memilih lampu bohlam yang tepat untuk hunian:

1. Memilih warna cahaya 

Pada dasarnya, bohlam memiliki dua warna cahaya, yaitu kuning dan putih. Warna kuning biasanya digunakan untuk menciptakan nuansa hangat dan nyaman, misalnya di kamar tidur atau ruang keluarga. Sementara itu, warna putih untuk menerangi ruangan dan mendukung penglihatan manusia untuk melakukan suatu kegiatan. Jenis yang satu ini cocok untuk ruang kerja dan kamar mandi.

2. Berdasarkan tujuan pemakaian

Seperti yang sudah disampaikan, bohlam memiliki dua fungsi, yaitu untuk penerangan dan dekorasi. Jika tujuanmu mencari lampu untuk penerangan, pilihlah yang memiliki cahaya terang dan berpendar ke seluruh sudut ruangan.

Sebaliknya, apabila membutuhkan lampu untuk dekorasi, pilihlah yang unik. Saat ini ada banyak bohlam dengan desain kaca pelindung yang unik. Mulai dari bentuk bulat, lonjong, silinder, hingga menyerupai kristal.

3. Merek yang tepat

Saat ini sudah banyak produsen bohlam bermunculan. Meski begitu, tidak semuanya memproduksi barang berkualitas. Supaya lebih aman, gunakan bohlam dari merek terpercaya. Harga jualnya bersaing, mudah didapatkan, kualitas terjamin, daya tahannya kuat, risiko terjadi korsleting listrik lebih minim, bahkan ada garansi khusus.

4. Besar daya watt yang diperlukan

Pada setiap kemasan bohlam, tertera besar watt yang digunakan. Daya watt ini akan berpengaruh pada besarnya listrik yang digunakan dan cahaya yang dihasilkan. Semakin rendah angka watt, maka penggunaan listrik akan semakin hemat. Begitu pun sebaliknya, semakin tinggi angka watt, maka semakin tinggi tingkat kecerahan lampu.

Jika tidak mau pusing menentukan penggunaan energi, jatuhkan pilihan pada bohlam LED. Jenis yang satu ini terbukti hemat energi dan usia pemakaiannya bisa mencapai belasan tahun.

5. Pahami jenis kaca pelindung lampu

Kaca yang digunakan untuk melindungi bohlam terdiri dari dua jenis, bening dan opal. Kaca bening cocok untuk bohlam dengan kap lampu. Dengan demikian cahayanya bisa memantulkan bayangan yang cantik. Sementara itu, kaca opal atau kaca susu lebih disarankan untuk kamu yang menginginkan cahaya lampu berpendar ke seluruh sudut ruangan.

6. Tingkat kecerahan yang bisa diatur

Saat ini ada perangkat yang mampu mengatur tingkat kecerahan lampu. Dengan demikian, kamu cukup menggunakan satu lampu untuk bersantai atau bekerja. Cukup atur tingkat kecerahannya sesuai kebutuhan saat itu. Jika tertarik menggunakannya, pastikan untuk memilih lampu bohlam yang kompatible dengan perangkat tersebut.

Tips Merawat Lampu Bohlam

Usia pemakaian lampu bohlam bisa melebihi klaim produsen apabila dirawat dengan baik. Berikut tips untuk merawat lampu bohlam dengan tepat:

1. Ikuti panduan

Bukan karena produknya yang tidak berkualitas, tapi kerusakan bisa terjadi akibat kesalahan pengguna. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan yang tidak sesuai dengan panduan. Bacalah buku panduan terkait cara pemasangan bohlam, fitting yang sesuai, dan suhu ruangan yang dianjurkan.

Meskipun kamu sudah terbiasa memasang lampu, alangkah baiknya tetap mengikuti panduan. Terutama untuk produk baru yang menggunakan teknologi terkini.

2. Hindari membongkar sembarangan

Lampu bohlam yang tiba-tiba mati akan memancing rasa penasaran dan keinginan untuk memperbaikinya sendiri. Pembongkaran lampu tanpa informasi yang tepat hanya akan membuat lampu mengalami kerusakan.

3. Bersihkan secara rutin

Lampu adalah barang yang jarang disentuh. Lama-lama, debu dan minyak akan menempel di sekelilingnya, terutama lampu yang berada di dapur dan luar ruangan. Maka dari itu, bersihkan lampu secara rutin. Lepaskan bohlam dari fitting-nya, lalu lap menggunakan kain kering.

4. Simpan dengan baik

Apabila kamu membeli lampu bohlam untuk cadangan, bacalah petunjuk penyimpanan yang tepat. Pada umumnya, lampu harus disimpan pada suhu ruang dengan tingkat kelembapan normal. Udara yang panas dan lembap akan membuatnya rusak sebelum dipakai.

5. Tempat Beli Lampu Bohlam

Mencari lampu bohlam bukanlah hal yang sulit. Kamu bisa mendapatkannya di pusat elektronik, toko furnitur, bahkan toko kebutuhan sehari-hari. Namun, tidak semuanya menjual bohlam dengan desain menarik yang tepat untuk hunian. Bagi kamu yang terhalang oleh waktu dan domisili hunian, carilah bohlam melalui toko online. Misalnya saja, Dekoruma.

Dekoruma menyediakan beragam pilihan bohlam. Kamu dapat menemukan lampu dengan aneka variasi daya watt, warna cahaya, dan desain menarik. Mau cari bohlam untuk hunian ala industrial, Japandi, minimalis, kontemporer, dan lainnya? Semua ada di Dekoruma!

Dekoruma juga menawarkan aneka program yang tentunya menguntungkan kamu. Di antaranya adalah gratis ongkos kirim* langsung ke hunianmu. Ada juga sistem pembayaran di tempat yang dilakukan setelah kamu mengecek kondisi barang. Manfaatkan pula program cicilan 0% supaya pengeluaran tidak membengkak.

Belanja bohlam impian yang hemat energi dan desainnya menarik jadi lebih mudah, bukan? Yuk, langsung saja cari bohlam yang kamu butuhkan di Dekoruma!

Top 10 Categories Furnishing