Tampilkan hasil untuk:

Brand:

Warna:


Kiat Ampuh Memilih dan Merawat Lemari Dapur Kesayangan Anda

Dari sekian banyak ruangan yang ada di rumah, dapur adalah tempat di mana para ibu paling banyak menghabiskan waktunya seharian untuk memasak. Alat dan bahan masakan yang banyak ini justru membuat dapur terlihat kotor dan berantakan. Fenomena tersebut biasa disiasati dengan kehadiran lemari dapur.

Furnitur satu ini sudah wajib hukumnya alias harus ada dalam dapur walaupun sekadar lemari dapur kecil. Tanpanya, kegiatan memasak maupun sekedar mencuci peralatan dapur menjadi tidak nyaman. Dapur pun terlihat berantakan, kotor, dan bisa jadi sumber penyakit.

Di dalam lemari dapur, Anda bisa menyimpan alat memasak seperti wajan, panci, talenan, pisau, dan lain sebagainya. Tentunya, alat tersebut harus dalam keadaan kering. Jika Anda menyimpan alat memasak dalam keadaan basah atau lembap, lemari dapur pun lama-kelamaan akan ikut lembap dan lapuk dalam waktu yang cepat atau lambat.

Selain itu, lemari dapur juga mampu menjadi rumah bagi bahan-bahan masak Anda. Pastikan sebelum Anda menyimpan bahan makanan, bahan sudah ada dalam wadah plastik, toples, atau wadah tertutup lain. Hal ini dilakukan untuk melindungi bahan makanan dari debu dan bakteri yang beterbangan melalui udara sehingga bahan tetap higienis. Semut pun tidak akan bisa menyelinap dan mengambil bahan makanan.

Memilih Lemari Dapur yang Tepat

Ada baiknya Anda tidak sembarang memilih lemari dapur murah. Ada beberapa hal yang harus Anda cermati dan perhitungkan. Dengan mengikuti langkah ini, dijamin lemari dapur Anda bisa berfungsi secara maksimal dan Anda pun tidak akan kebingungan apabila lemari tersebut tidak cukup untuk menyimpan bahan makanan dan barang-barang dapur Anda. Berikut adalah langkah-langkah dalam memilih lemari dapur sebagai rumah bagi alat dan bahan masak yang tepat.

1. Kumpulkan bahan dan alat masak

Seberapa banyak bahan makanan dan peralatan masak yang Anda miliki? Kumpulkan dan hitung jumlah serta ukurannya. Langkah ini dilakukan untuk memperkirakan seberapa besar ukuran dan jumlah lemari dapur yang Anda butuhkan.

2. Ukur luas dapur Anda dan tentukan peletakan lemari

Selain jumlah bahan dan alat masak, luas dapur juga menjadi faktor dalam menentukan lemari dapur. Jika Anda ingin memakai kabinet di daerah bawah dapur, ukur ruang dapur yang masih tersisa. Sama halnya apabila Anda ingin menggunakan kabinet yang menempel di dinding bagian atas. Ada baiknya untuk mempertimbangkan apakah kitchen set diperlukan.

Lemari dapur yang diletakkan di dinding harus berada pada lokasi yang mudah dijangkau oleh Anda alias jangan terlalu tinggi. Ditambah, lemari tak boleh terlalu rendah agar tak mengganggu Anda saat memasak atau mencuci.

3. Pilih lemari yang memiliki bahan material kuat

Setelah mengira-ngira besaran lemari dan luas ruangan yang tersedia, pergilah ke toko furnitur terdekat atau ke situs furniture online seperti dekoruma.com untuk mencarinya. Hal pertama yang harus Anda pertimbangkan saat memilih lemari dapur adalah bahan yang digunakan. Umumnya, lemari dapur terbuat dari kayu dan terdapat juga lemari dapur plastik. Namun, kayu, material favorit, itu sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis olahan yang menentukan ketahanannya terhadap lingkungan serta kekuatannya dalam menopang barang.

Beberapa kayu olahan yang sering menjadi primadona bahan lemari dapur adalah plywood, particle board, kayu MDF, dan kayu solid. Keempat kayu olahan ini memiliki daya tahan yang lama dan mampu menopang beban berat sehingga sangat cocok digunakan sebagai lemari dapur. Material papan kayu tersebut dikombinasikan dengan bahan material lain agar tampak akhir furnitur tampil cantik, seperti lemari dapur kaca aluminium, dan cat waterproof jika material kayu yang dipakai tidak tahan air.

4. Pilih model lemari terbuka atau tertutup

Terdapat dua jenis lemari dapur yang dijual di pasaran: model terbuka dan tertutup. Model terbuka merupakan lemari yang menyerupai rak buku dan tidak memiliki tutup. Model lemari ini lebih praktis karena Anda tak perlu repot membuka dan menutup pintu. Cukup dengan mengambil dan meletakkan barang dapur kembali tanpa halangan. Akan tetapi, model lemari terbuka memberi jalan yang lebar pula bagi debu untuk berlalu-lalang dan menempel di barang dapur Anda.

Jika Anda kurang suka dengan model terbuka, Anda bisa mencoba lemari dapur model tertutup. Terbagi ke dalam dua jenis yaitu lemari tertutup sepenuhnya dan lemari tertutup transparan, keduanya menawarkan perlindungan bagi alat dan bahan memasak Anda dari debu dan kotoran yang tidak diinginkan. Meskipun tidak sepenuhnya, lemari tertutup mampu mengurangi intensitas arus debu.

Dua jenis lemari dapur tertutup ini mempunyai kelebihannya masing-masing. Jika tertutup sepenuhnya, furniture ini memberikan kesan rapi dan bersih yang lebih terasa. Jika transparan, barang-barang yang tersimpan akan terlihat sehingga dapur tidak terasa kosong. Nah, justru hal ini jadi kelebihan karena Anda bisa melihat dan memilih alat atau bahan masak tanpa harus membuka semua lemari satu per satu.

5. Sesuaikan dengan gaya interior dapur

Lemari dapur yang Anda pilih juga harus menyatu dengan desain interior dapur Anda. Jika Anda memilih model lemari yang tidak sesuai, furnitur tersebut justru akan merusak suasana yang sudah diciptakan interior dapur.

Merawat Lemari Dapur

Agar lemari dapur tetap cantik dan bersih, Anda harus rajin membersihkan serta merawatnya. Bingung bagaimana memelihara lemari dapur yang tepat? Anda bisa mengikuti langkah-langkahnya di bawah ini.

1. Keluarkan seluruh isi lemari dapur

Langkah pertama adalah Anda perlu mengeluarkan isi lemari dapur. Hal ini dilakukan agar isi lemari tidak menghalangi Anda dalam membersihkan lemari dapur secara menyeluruh. Pula, Anda bisa membersihkan alat dan semua tempat penyimpanan dapur dengan lebih mudah.

2. Semprotkan cairan pembersih dan lap menggunakan kain microfiber atau wiper

Gunakan sabun cairan pembersih multifungsi untuk membersihkan bagian lemari dapur yang kotor, seperti dinding dan pintu lemari bagian depan dan belakang. Kemudian, usap dengan menggunakan kain lap microfiber kering. Lakukan beberapa kali hingga lemari dapur kembali bersih.

Hal yang sama juga bisa Anda lakukan pada lemari tertutup transparan. Semprotkan cairan pembersih pada permukaan kaca bagian dalam dan luar. Gunakan wiper untuk membersihkan kotoran dari atas ke bawah dan kiri ke kanan.

Khusus untuk lemari dapur atau rak dinding yang terletak di atas atau dekat kompor, Anda harus bekerja lebih ekstra. Daerah ini terpapar asap serta percikan minyak atau masakan dalam intensitas yang cukup sering sehingga kotoran sulit untuk dibersihkan.

3. Jangan terlalu banyak menggunakan sabun cair

Memang, sabun berbentuk cair sering digunakan. Akan tetapi, Anda tidak diperbolehkan menggunakannya terlalu banyak. Hal ini akan membuat kayu berumur pendek. Anda juga tidak boleh menggunakan air karena air mampu membuat kayu cepat lapuk. Apabila Anda tidak ingin hal ini terjadi, Anda bisa melapisi lemari dapur dengan cat waterproof.

Lakukan langkah-langkah ini seminggu sekali. Dengan begitu, lemari dapur Anda akan terus bersih, awet, dan tidak lapuk dimakan waktu. Lemari dapur pun akan terus berfungsi dengan baik sebagai rumah bagi alat dan bahan dapur Anda. Temukan lemari dapur minimalis terbaru di dekoruma.com. Kami memiliki banyak ragam bentuk dan jenis lemari dapur yang bisa Anda pilih dan beli. Selamat menentukan lemari dapur!

Top 10 Categories Furnishing