Tampilkan hasil untuk:

Brand:

Warna:

Sprei

Ukuran
Kualitas

Cara Membedakan Sprei Berdasarkan Bahan dan Merek

Tahukah kamu jika kualitas tidur seseorang ditentukan oleh situasi kamar tidurnya? Kamar tidur yang tidak terurus, kotor, dan beralaskan tempat tidur yang tidak nyaman adalah penyebab menurunnya kualitas tidur seseorang. Misalnya saja, kondisi sprei yang tidak bersih akibat jarang diganti ataupun pemilihan bahan sprei yang kasar, bisa menjadi alasan kuat mengapa seseorang tidak dapat tidur dengan nyenyak. Apalah artinya memiliki tempat tidur King yang empuk jika tidak didukung sprei yang halus dan nyaman?

Tempat tidur dan sprei adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Sprei melindungi tempat tidur dari kotoran yang kamu bawa dari luar ruangan. Akibatnya, sprei lah yang menampung seluruh bakteri dan kuman.

Pernahkah kamu terpikir apa jadinya jika sebuah sprei sangat jarang diganti? Ya, mimpi indahmu bisa berubah jadi kenyataan buruk. Tidak hanya kualitas tidur yang menurun, kesehatanmu pun akan terganggu.

Normalnya sebuah sprei harus rutin diganti setidaknya satu bulan sekali, terlepas jenis tempat tidurmu. Tempat tidur single maupun hanya sekedar kasur, kebersihan adalah nomor satu.  Bahkan, jika berlandaskan penelitian, sprei harus diganti setiap dua minggu sekali.

Tidak banyak orang yang ingin mengganti spreinya selama dua minggu sekali. Alasannya, warna sprei jadi mudah hilang dan kualitas sprei semakin buruk. Akibatnya, biaya untuk membeli sprei baru harus dikeluarkan.

Kamu tentu tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk pembelian sprei baru jika kamu mengetahui kualitas dan bahan dari sprei yang kamu gunakan. Semakin bagus sprei tersebut, maka akan semakin lama umurnya. Semakin tebal bahan sprei tersebut, maka akan semakin sulit pula baginya untuk menipis.

Sayangnya, tidak semua orang mengetahui cara memilih sprei yang baik. Padahal, dengan pengetahuan tersebut, orang-orang bisa menghemat pengeluaran pembelian sprei baru sekaligus memiliki kualitas tidur yang baik.

Sprei terdiri atas bahan yang bervariasi. Mulai dari bahan tebal hingga tipis, bahan panas hingga dingin bisa diciptakan menjadi sebuah sprei yang menarik. Setiap bahan tersebut memiliki pengaruh yang juga berbeda bagi kualitas tidur penggunanya.

Sprei berbahan tipis misalnya, akan sangat cocok digunakan di kamar tidur rumah yang memiliki cuaca panas. Sprei berbahan sutra atau linen adalah pilihan yang tepat untuk kondisi tersebut. Atau, kamu juga bisa menggunakan sprei berbahan katun yang cocok ditempatkan di segala suhu kamar.

Kamu tentu bisa memilih sprei mana yang tepat untukmu. Namun sebelumnya, kamu harus mengetahui jenis-jenis sprei berdasarkan bahan dan mereknya. Berikut adalah panduannya:

Memilih Sprei Berdasarkan Bahan

1. Katun

Tahukah kamu jika katun berasal dari sebuah tanaman semak di daerah tropis dan subtropis? Ya, tanaman ini tumbuh dan membentuk serat bernama kapas. Kapas digunakan dalam proses industri tekstil sehingga menghasilkan benang yang ditenun sebagai kain. Kain yang berasal dari serat kapas tersebut biasa disebut dengan katun. Bahan ini merupakan salah satu jenis kain yang paling baik menyerap keringat. Namun, katun sendiri juga memiliki banyak jenis dan tidak semua memiliki daya serap keringat yang baik. Berikut adalah jenis-jenis katun tersebut:

  • Katun Jepang
    Bahan katun jepang biasa disebut dengan satin. Bahan ini terasa cukup tebal namun tidak kaku dan cenderung lembut serta halus. Katun jepang terdiri atas anyaman yang lumayan tebal, yakni 1 benang saling menyilang dengan 4 hingga 7 benang sekaligus. Itulah mengapa, katun ini terasa halus dan lembut.
    Bahan katun jepang tidak tahan terhadap sikat. Jadi saat menggunakan sprei berbahan ini, kamu harus menggunakan sikat berbulu halus atau memasukkannya ke dalam mesin cuci. Sprei berbahan katun jepang bercirikan dingin saat disentuh, halus, lembut, dan warnanya tidak mudah pudar meskipun sering dicuci.
  • Katun Star
    Selanjutnya adalah katun star. Jenis katun star memang masih tergolong baru. Ciri khasnya adalah motifnya yang beranekaragam, mencolok, dan selalu menghadirkan motif terbaru. Motif pada katun star dibuat dengan cara mencetak.
    Cetakan gambar membuat katun ini harus memiliki ketebalan yang cukup. Itulah mengapa, saat digunakan, kain ini tidaklah senyaman kain katun polos. Meski tidak terlalu terasa perbedaannya, namun kamu pasti bisa merasakannya. Oh iya, katun ini memiliki kualitas setingkat lebih tinggi dibandingkan katun panca agung.
  • Katun Panca
    Katun panca memiliki komposisi gabungan antara katun dan poliester, 50% katun dan 50% poliester. Sprei jenis ini tergolong lembut, dingin, dan nyaman untuk digunakan. Meski begitu, jika motif di sprei ini penuh, maka sprei cenderung sedikit kaku. Sprei ini biasanya diperuntukkan bagi sprei anak-anak.
  • Katun Viscose
    Kalau kamu menginginkan sprei yang lembut dan nyaman, maka katun viscose adalah jawabannya. Katun viscose memiliki komposisi 60% – 75% bahan katun dan sisanya berbahan viscose, yaitu bahan semisintetis.
    Bahan ini juga sering kali disebut dengan katun Korea. Salah satu kelebihan sprei yang menggunakan bahan viscose adalah tidak mudah kusut dan sangat lama untuk mengalami penyusutan.

2. Tencel

Bahan ini merupakan salah satu bahan organik, atau sering dikenal dengan sutra organik. Tencel terbentuk dari serat bambu yang menciptakan pori-pori kain empat kali lebih baik daripada kain berbahan katun. Maka dari itu, tak heran kalau tencel terbukti sangat baik menyerap keringat. Sangat tepat jika kamu memilih sprei berbahan tencel jika kamu membutuhkan produk sprei yang mampu menyerap keringat. Selain itu, sprei berbahan tencel juga tergolong dalam bahan yang tidak mudah kusut.

3. Waterproof

Sprei waterproof atau sprei yang tahan air memang ada, namun sangat jarang ditemukan di pasaran. Sprei ini bisa membantumu untuk menghalangi kasur dari cairan dan kotoran. Sprei ini dilapisi dengan lateks sehingga membuatnya anti terhadap kuman dan cairan.

Jika kamu memiliki anak kecil dengan intensitas mengompol yang tinggi, maka sprei ini cocok buatmu. Keunikan sprei jenis waterproof adalah kamu tidak perlu susah-susah mencucinya karena dengan mengelap saja, sprei ini bisa kembali bersih. Sprei waterproof juga menguntungkan jika kamu ingin melindungi tempat tidur dari rembesan cairan yang menodai sprei.

Sprei Berdasarkan Merek

1. Sprei Linori

Sprei Linori memiliki desain yang menarik dan elegan dengan aneka warna serta ukuran. Kain yang digunakan adalah Bamboo Velvet, yaitu jenis kain yang terbuat dari serat-serat bambu pilihan sehingga kain terasa dingin, lembut, dan nyaman digunakan. Bahan ini juga mampu menyerap keringat dan menjaga kelembapan sehingga tetap sejuk dan tidak panas. Color Lock pada sprei merek Linori membuat warna menyerap kedalam pori-pori setiap serat agar warnanya tidak luntur.

2. Sprei IndoLinen

Sprei IndoLinen meggunakan bahan yang terbuat dari kain 100% katun. Bahan ini cenderung super halus dan lembut, serta adem atau dingin. Dengan demikian, sangat nyaman dipakai dan bahannya tidak berbulu serta awet.

3. Sprei Sierra

Sprei Sierra memiliki banyak variasi motif, warna, dan ukuran sehingga kamu bisa memilihnya sesuai selera, konsep desain interior kamar, ataupun kebutuhan lainnya. Rata-rata sprei dari merek Sierra ini terbuat dari bahan polyester cotton atau katun poliester. Bahannya tidak berbulu, halus, dan warnanya tidak mudah pudar.

4. Sprei Sleep Buddy

Sprei Sleep Buddy unggul dengan bahan tencel yang merupakan sprei berbahan organic cotton atau serat bambu yang didesain comfy dalam berbagai motif menarik. Sprei ini lembut, tidak mudah kusut, dan memiliki warna yang tidak mudah pudar serta dapat memberikan nuansa mewah pada ruang tidur. Ideal untuk kenyamanan optimal saat beristirahat.

Demikian ulasan mengenai jenis-jenis sprei dari bahan dan merek. Semoga bermanfaat!

Top 7 Brands Elektronik
Top 10 Categories Furnishing