Mungkin kamu sering mendengar ungkapan bahwa semakin banyak pilihan, semakin bingung dalam memilih. Tak bisa dielakkan bahwa di pasaran memang banyak beredar jenis dan merek mesin cuci yang terkadang membuat kamu bingung untuk memilih mana yang paling bagus dan sesuai. Dengan teknologi yang semakin canggih, kini kamu bisa menemukan aneka jenis mesin cuci dengan beragam fitur yang berbeda. Namun, mesin cuci seperti apa yang sesuai dengan kebutuhanmu?

Karena banyaknya pilihan, mau tidak mau kamu harus selektif dan cermat dalam memilih mesin cuci yang bagus. Sebenarnya jika kamu memiliki banyak informasi mengenai mesin cuci, dijamin kamu tidak akan kesulitan memilih mesin cuci mana yang sesuai. Nah, supaya kamu tidak salah dalam memilih mesin cuci yang tepat, perhatikan tips memilih mesin cuci ini!

  1. Jenis Mesin Cuci

Jika diperhatikan pada merek-merek mesin cuci yang ada di pasar, maka ada 2 jenis mesin cuci, yaitu mesin cuci top load (mesin cuci bukaan atas) dan mesin cuci front load (mesin cuci bukaan depan). Mesin cuci top load ini terdiri dari 1 tabung atau 2 tabung. Mesin cuci 1 tabung lebih praktis karena dapat menjalankan proses pencucian dan pengeringan secara otomatis hanya dalam satu tabung. Sementara mesin cuci 2 tabung terdiri dari tabung pencucian dan pengeringan di mana penggunanya harus memindahkan pakaian dari tabung pencucian ke pengeringan secara manual.

Apabila ingin membeli mesin cuci untuk keperluan membuka usaha laundry atau cuci kiloan, umumnya orang-orang memilih mesin cuci front load karena mesin cuci jenis ini memiliki kemampuan yang lebih tinggi untuk membersihkan pakaian dalam jumlah banyak. Umumnya mesin cuci jenis ini memiliki fitur 6 motion technology yang memungkinkan pakaian tercuci secara bersih dengan gerakan memutar, menggulung, mengayun, hingga mengucek. Jenis mesin cuci front load dapat mencapai berat 70-100kg. Pertimbangkan bila ingin menempatkan mesin cuci jenis ini di lantai 2 atau jika ingin memindahkannya ke tempat lain.

  1. Material Mesin Cuci

Tips ini merupakan jaminan yang nantinya agar penggunaan mesin cuci dapat lebih bertahan dalam jangka waktu lama. Material mesin cuci yang awet dan anti karat adalah pertimbangan yang wajib kamu pikirkan. Jika mesin cuci telah keropos karena berkarat, maka kinerja mesin akan berkurang dan hasilnya tidak maksimal.

Bahan tempered glass pada mesin cuci merupakan satu komponen yang berkualitas dan menjaga produk mesin cuci dapat bertahan untuk waktu yang lama karena sifatnya yang anti karat. Meski terbuat dari material kaca, kamu tak perlu takut bila suatu saat terjadi keretakkan atau pecah saat meletakkan beban berat di atasnya. Kaca ini merupakan bahan premium yang kuat untuk mengatasi beban yang berat. Selain itu, tampilannya juga modern dan elegan.

Selain tempered glass, bahan lain yang umum digunakan pada komponen-komponen mesin cuci yang awet adalah stainless steel. Stainless steel tentu saja merupakan pilihan yang paling baik karena paling awet dan tahan terhadap putaran berkecepatan tinggi. Tabung berbahan plastik juga lebih tahan lama dibandingkan bahan enamel yang lebih mudah berkarat. Namun untuk jangka panjang, stainless steel dapat disandingkan dengan mesin cuci berbahan tempered glass yang juga awet.

  1. Mesin Cuci yang Minim Getaran dan Suara

Mesin cuci bergetar dan bersuara bising merupakan salah satu masalah yang kerap dirasakan para pemilik mesin cuci. Tak jarang para ibu rumah tangga melakukan banyak tugas saat bersamaan seperti mencuci saat sedang menidurkan si kecil. Tentu dengan mesin cuci yang tenang akan terasa lebih nyaman karena tidak mendengar deru yang menganggu pendengaran.

Saat ini, terdapat jenis mesin cuci yang dilengkapi dengan teknologi wobble. Teknologi wobble adalah sebuah teknologi dalam proses pencucian yang mencegah kain terlilit atau saling terikat satu sama lain. Gerakan yang dihasilkan pada jenis mesin cuci ini menciptakan putaran pada gelombang air yang efektif. Efektifnya putaran air dalam mesin cuci jenis tidak membuat pakaian cepat kusut karena saling terlilit dan ramah bagi kain-kain berbahan lembut seperti sutra, tentunya teknologi ini membuat mesin cuci minim getaran dan minim suara.

  1. Fitur Mendeteksi Kerusakan

Mesin cuci modern, terutama dengan layar digital, umumnya memiliki kode-kode khusus yang bisa memberitahukan jenis-jenis kerusakan yang terjadi yang umumnya disebut code error. Jika mesin cuci rusak, fitur ini akan menampilkan kode pada layar digital di panel mesin cuci untuk memberitahu kerusakan apa yang terjadi. Hal ini akan memudahkan teknisi untuk mengambil tindakan perbaikan sehingga lebih cepat dalam mengatasi kerusakannya. Mesin cuci pintar bahkan bisa disambung dengan smartphone untuk mendeteksi jenis kode kerusakan tersebut.

Panel Display yang terdapat di bagian sisi atas mesin cuci juga dirancang dengan kenyamanan posisi yang membuat penggunanya dapat lebih mudah mengatur jenis pencucian dan seberapa lama proses pencucian. Dengan adanya fitur ini, mengenali dan mengatasi kerusakan mesin cuci sejak awal merupakan langkah sederhana dalam menjaga keawetan mesin cuci.

  1. Kapasitas Mesin Cuci

Pada umumnya, terdapat tiga jenis ukuran tabung mesin cuci untuk penggunaan rumah tangga, yaitu 5kg, 7kg, dan 11kg. Tentu ukuran tersebut semakin bervariasi tergantung merek mesin cuci apa yang digunakan. Apabila anggota keluarga memiliki jumlah dua hingga tiga orang, lebih baik memilih mesin cuci dengan tabung ukuran sedang dengan kapasitas 5 kg atau 7kg. Jika keluarga memiliki anggota yang lebih banyak, misalnya empat atau lima orang maka pertimbangkan memilih tabung dengan ukuran besar dengan kapasitas 11kg.

Selain itu, sesuaikan juga mesin cuci dengan kebiasaan mencuci di rumah. Jika lebih sering mencuci sedikit pakaian secara rutin, misalnya dua kali dalam seminggu, maka tabung berukuran kecil atau sedang cocok menjadi pilihan yang lebih baik. Sebaliknya, bila terbiasa menunggu pakaian kotor terkumpul banyak sehingga kegiatan mencuci menjadi lebih jarang, misalnya dua minggu sekali, maka pilihlah tabung berukuran besar.

  1. Mesin Cuci Ramah Lingkungan

Tren teknologi harus seimbang dengan keramahan lingkungannya, begitu juga dalam memilih mesin cuci yang berteknologi tinggi. Mesin cuci seharusnya tidak lagi sekadar untuk mencuci pakaian. Saat ini ada beberapa merek yang mengeluarkan produk mesin cuci berjenis eco bubble yang ramah lingkungan dan hemat daya listrik. Teknologi ini berfungsi mencampur air dan deterjen menjadi busa yang lebih baik dan lebih cepat menyerap ke dalam serat kain.

Umumnya, mesin cuci biasa butuh sekitar 27 menit untuk  melarutkan deterjen dan menyerapkannya ke dalam serat pakaian. Dengan adanya teknologi eco bubble mesin cuci, hanya butuh waktu sekitar 40 detik untuk melarutkan deterjen secara sempurna sehingga tidak meninggalkan sisa sabun pada cucian.

  1. Garansi dari Retail yang Terpercaya

Tak ada yang tahu kapan mesin cuci akan mengalami kerusakan, bahkan hinigga 5 tahun ke depan. Oleh karena itu penting bagian kamu untuk memperhitungkan lama garansi yang diberikan ketika membeli sebuah mesin cuci. Pada umumnya mesin cuci baru mendapat garansi resmi minimal 1 tahun.

Namun ada garansi yang lebih dari 1 tahun di beberapa retail yang terpercaya. Pilih retail yang memiliki reputasi bagus untuk mencegah kecurangan berupa harga yang di atas standar atau penggantian komponen mesin cuci secara ilegal karena kecurangan bisa terjadi di mana saja termasuk di tempat penjualan barang elektronik. Selain itu, bila suatu saat mengalami kerusakan, kamu tidak akan khawatir dengan pelayanan dan kecepatan servis mesin cucimu.

Top 10 Categories Furnishing