×PESTA CASHBACK DEKORUMA HINGGA 1 JUTA!

Menambah Nilai Estetis Ruang dengan Taplak Meja yang Tepat

Kehadirannya memang cenderung diabaikan. Namun, tahukah Anda–terlepas dari betapa “remehnya” keberadaan taplak meja; di sisi lain ia juga punya fungsi yang amat penting?

Sebagai aksesori, tidak dapat diingkari, taplak meja mampu menambah “kecantikan” sebuah ruang. Bayangkan, sebuah ruang makan yang kaku, dapat terlihat “hidup” hanya dengan penempatan taplak meja makan yang tepat. Hal yang sama juga berlaku pada ruang tamu–yakni ketika kehadiran taplak meja tamu dianggap mampu meningkatkan “citra” ruang menjadi lebih ceria, hangat, serta atraktif.

Selain bermanfaat sebagai ornamen maupun aksesori penghias, harus diingat pula: taplak meja mampu melindungi furnitur yang ada di bawahnya. Bagaimana pun, taplak meja membantu mencegah paparan langsung noda tumpahan makanan atau minuman, pun sentuhan debu serta kotoran yang berbahaya bagi kualitas furnitur. Pada waktu yang sama, taplak meja juga mampu menyembunyikan kekurangan yang ada pada suatu furnitur. Ini bisa meliputi bagian yang coak; mengelupas; atau justru hangus terkena asap rokok.

Paparan singkat di atas menunjukkan, keberadaan taplak meja pada sebuah ruang tidak sesederhana kelihatannya. Bahkan, dalam konteks yang lebih luas, kita kerap menjumpai penggunaan taplak meja sebagai pengganti karpet, partisi ruang, sarung bantalan kursi, hingga pembungkus kotak hadiah! Apalagi, di tengah beragamnya jenis dan motif yang tersedia di pasaran. Di sini, Anda tentu diberikan “kebebasan” untuk berkreasi sekaligus mengombinasikan taplak meja sesuai selera dan kebutuhan ruang.

Lantas, apa saja, sih, jenis taplak meja yang bisa Anda gunakan?

  1. Taplak Meja Kain
    Ini adalah jenis paling umum dari pilihan taplak meja. Bentuknya pun bermacam-macam: persegi, persegi panjang, lingkaran, hingga oval. Bagi yang menginginkan tampilan bersih dan sederhana–Anda bisa menggunakan taplak meja kain bermotif polos. Biasanya, hal ini juga diikuti dengan pemilihan warna netral, seperti halnya putih, abu-abu, cokelat, atau krem. Namun, jika Anda menginginkan tampilan yang lebih ceria; atraktif; atau setidaknya mampu “menghidupkan” ruangan berfurnitur terlampau kaku–amat dipersilakan untuk memilih taplak meja kain bermotif.
    Adapun biasanya, taplak meja kain cenderung lebih awet ketimbang jenis lainnya. Kendati demikian, harus diingat bahwa pemilihan taplak meja kain memiliki sejumlah risiko. Ini bisa meliputi tampilannya yang mudah pudar (jika bermotif); sulitnya membersihkan kotoran (jika itu berupa tumpahan makanan/minuman/saus/kecap); perawatannya yang cenderung ribet.
  1. Taplak Meja Plastik
    Dengan harga relatif murah, Anda dapat menemukan penjual taplak meja plastik di berbagai tempat. Apalagi dewasa ini, taplak meja plastik memang memiliki beragam bentuk dan motif. Nah, meski taplak meja plastik cenderung mudah dibersihkan dan tahan dari paparan noda maupun kotoran–harus dipahami bahwa taplak meja plastik juga rentan terhadap kerusakan. Ini meliputi risiko terpotong maupun sobek akibat sentuhan benda tajam.
  1. Taplak Meja Rajut
    Sebenarnya, taplak meja rajut merupakan salah satu jenis kerajinan tangan. Sesuai namanya, taplak meja yang satu ini memang dibuat dengan cara dirajut. Bahannya bervariasi–namun, biasanya menggunakan benang wol sebagai penyusunnya. Jika tertarik, Anda bisa membuat sendiri taplak meja rajut atau membelinya di banyak toko kerajinan offline maupun online.
    Itulah tiga jenis utama taplak meja yang tersedia di pasaran. Adapun hal ini tidaklah mutlak. Sebab, masih ada berbagai jenis taplak meja lain, seperti halnya taplak meja bordir, taplak meja batik, dan lain sebagainya.

 

Empat Tips Memilih Taplak Meja yang Tepat

Pada dasarnya, memilih taplak meja cenderung mudah, kok. Apalagi jika didampingi ketersediaan bujet, kreativitas, serta pengetahuan tentang kebutuhan ruang yang mumpuni. Berikut adalah empat tips memilih taplak meja yang tepat.

  1. Sesuaikan dengan Ukuran Meja
    Untuk menunjang keindahan ruang sekaligus fungsi, sebuah taplak meja yang baik haruslah sesuai dengan ukuran meja. Dengan kata lain, tidak boleh terlalu kecil atau besar. Pada umumnya, taplak beja berbentuk oval, bulat, persegi panjang dan persegi. Karenanya, sebelum membeli–pastikan Anda mengetahui ukuran meja dengan benar.
    Ada kalanya, Anda ingin mengikuti tren. Semisal, memilih ornamen rumbai pada bagian tepi taplak meja. Hal ini tidak salah; justru bisa menjadikan taplak meja Anda terlihat unik dan menarik. Namun, harus tetap diperhatikan agar sebisa mungkin, taplak meja yang Anda pilih tidak memancing risiko; misalnya kemungkinan tersangkut dan menyebabkan benda-benda di atasnya jatuh.
  1. Pilih Bahan Berkualitas yang Sesuai dengan Kebutuhan Ruang
    Ada banyak sekali bahan taplak meja yang bisa Anda pilih. Untuk jenis kain saja, Anda bisa memilih bahan brokat, sutra, linen, maupun katun. Sementara itu, jangan lupakan bahan taplak meja lainnya mencakup plastik, foil, bahkan kertas!
    Apa pun jenis bahan yang Anda pilih, disarankan untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan, ya. Misalnya, alih-alih menggunakan bahan kain yang mudah kotor dan sulit dibersihkan; Anda bisa menggunakan taplak meja berbahan kertas yang praktis dan sekali pakai untuk keperluan piknik. Begitu pula sebalinya.
  1. Pilih Warna yang Senada
    Perihal warna taplak meja, biasanya orang akan cenderung memilih putih. Namun, harus dipahami, Anda juga bisa lho memilih warna lain untuk sebuah taplak meja; bahkan untuk warna cerah dan nyentrik sekalipun.
    Adapun pemilihan warna taplak meja sepenuhnya bergantung pada fungsinya. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, taplak meja bukan hanya berperan sebagai elemen dekoratif, melainkan juga untuk melindungi furnitur. Pemilihan warna-warna polos dan cerah memang akan memberikan kesan yang lebih hangat, kalem, dan elegan–di tengah furnitur yang mungkin telanjur “ramai”. Namun, pada saat yang sama, taplak meja tersebut juga rentan terhadap kotoran; bahkan sering kali sulit dibersihkan.  Begitu pun sebaliknya.
    Nah, sebagai solusinya–apalagi untuk acara-acara penting–ada baiknya untuk menggunakan dua lapis taplak meja. Ini dapat berupa memilih warna yang lebih gelap; di atas kain cerah, terutama untuk fungsinya dalam menyembunyikan noda. Beberapa saran lain, misalnya: sebuah keharusan agar taplak meja harus selaras dengan warna piring.
  1. Sesuaikan dengan Anggaran Dana yang Dimiliki
    Hal ini penting. Sebab, sebaik apa pun keinginan Anda untuk memilih taplak meja yang tepat; tidak akan berarti tanpa didampingi oleh bujet yang sesuai. Kendati tidak berlaku mutlak, harus diakui bahwa harga menentukan kualitas. Taplak yang berkualitas dan bermotif baik tentu ditawarkan dengan harga yang tidak murah; sementara yang punya kualitas serta motif kurang bagus–ditawarkan dengan murah.
    Selain harus pintar menawar dan membandingkan harga, kunci utama mendapatkan taplak meja yang sesuai adalah dengan lebih dulu memperhitungkan konsep ruang Anda. Toh, apalah artinya sebuah taplak meja bermotif meriah dan mewah–apabila tidak senada dengan konsep dan kebutuhan ruang, bukan?

Itulah beberapa penjabaran seputar tips memilih taplak meja yang tepat bagi ruang Anda. Semoga bermanfaat!

 

Top 10 Categories Furnishing
Top 10 Brands Ruang Makan

Tupperware | IKEA | Informa | Lotte Mart | Oxone | Tees | Kedaung | JYSK | Claris | Vinceza

Top 10 Categories Ruang Makan

Gelas | Mug | Piring | Taplak Meja | Botol | Sendok | Teko | Cangkir | French Press | Pitcher