8 Tips Memilih Blender Dapur Terbaik untuk Memasak

Salah satu peralatan dapur yang wajib dimiliki ibu adalah blender. Selain untuk membuat jus atau smoothies, fungsi blender yang utama untuk memasak adalah menghaluskan bumbu. Para ibu biasanya lebih memilih membuat bumbu sendiri ketimbang beli yang sudah jadi atau bumbu instan, lebih sehat dan bebas pengawet. Blender yang dapat menghancurkan baik bahan bumbu, buah, bahkan es batu tentu menjadi pilihan setiap ibu. Di samping itu, keberadaan blender dapat membuat memasak menjadi lebih efektif dan efisien. Namun untuk mendapatkan blender yang sesuai fungsinya, bisa gampang-gampang susah.

Kualitas sebuah blender tentu tidak ditentukan oleh satu dua hal saja, tetapi juga beberapa faktor. Maka untuk menemukan blender dengan kualitas terbaik kita perlu mengetahui blender seperti apa yang bisa memenuhi kebutuhan memasak. Supaya kamu tidak bingung, yuk simak 8 tips memilih blender terbaik untuk memasak berikut ini.

1.   Jenis Blender

Hal pertama yang perlu diketahui adalah untuk apa blender digunakan di dapurmu. Ada beberapa jenis blender dengan keunggulan dan kelemahan yang berbeda-beda. Jika kamu ingin membuat jus dan smoothies maka standing blender adalah pilihan yang tepat. Blender ini memiliki mesin dan pisau di bagian bawah dan dapat didudukkan di atas meja. Kelebihan blender yaitu multifungsi, blender jenis ini juga kuat sehingga bisa menghancurkan es.

Buatmu yang mengutamakan kepraktisan, personal blender mungkin bisa memenuhi kebutuhanmu. Kamu bisa membuat smoothies dan menikmatinya langsung dari gelas blender serta bisa dibawa ke mana-mana. Namun kekurangan dari personal blender adalah ukuran gelas yang kecil dan tak sekuat standing blender. Sedangkan blender yang kamu sering lihat pada acara memasak di televisi adalah hand blender, blender jenis ini ada yang sudah tanpa kabel. Kelebihannya kamu bisa langsung menghancurkan makanan pada tempatnya karena tidak membutuhkan gelas blender. Namun sayangnya hand blender tak mampu menghancurkan bahan makanan yang keras.

2.   Material Blender

Material gelas blender biasanya terbuat dari kaca atau plastik. Kini orang lebih menyukai bahan plastik karena ringan dan tak gampang pecah, karena itu gelas blender bahan plastik dinilai lebih awet. Meski begitu, bahan kaca terlihat lebih jernih meski sudah lama digunakan. Hal ini berbeda dengan bahan plastik yang mudah kusam setelah pemakaian jangka panjang, sehingga sisi estetika blender berkurang.

Material pelapis mesin blender umumnya terbuat dari plastik. Namun sekarang ini ada juga yang terbuat dari stainless steel, meski secara fungsi tidak berbeda tetapi terlihat lebih mewah dalam penampilan. Bahan stainless steel lebih berguna sebagai pisau blender karena mampu menghancurkan es.

3.   Gelas Blender

Seperti yang telah disinggung di awal, material gelas blender memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda. Setiap jenis blender juga mempunyai kapasitas gelas yang berbeda-beda. Standing blender memiliki gelas dengan ukuran paling besar, rata-rata mencapai 1,5 liter. Selain itu, standing blender juga dilengkapi dengan gelas berukuran lebih kecil dan cocok untuk menghaluskan bumbu. Di samping itu pilihlah gelas blender yang memiliki corot lancip pada bibir gelas, hal ini memudahkan dalam menuang sehingga tidak berantakan.

4.   Desain Blender

Pilihlah desain blender yang cocok dengan selera dan gaya interior dapurmu, supaya memasak bisa lebih semangat. Jangan pilih blender berukuran besar jika kamu memang hanya menggiling dalam jumlah kecil, blender yang besar bisa membuat meja dapur jadi sesak dan sulit disimpan. Perhatikan juga kekokohan blender, jangan sampai bergetar ketika igunakan. Pilihlah desain gelas blender yang tidak sempit sehingga mudah dibersihkan. Begitu juga engan pisau blender, supaya gampang dicuci pilihlah yang bisa dicopot.

5.   Kemampuan Blender

Komponen utama sebuah blender sebenarnya adalah mesin. Pilihlah mesin yang kuat dan memiliki multi speed. Hal ini akan membuat blender lebih fleksibel dalam menghancurkan berbagai jenis bahan makanan. Kualitas mesin ini bisa dilihat dari besarnya daya listrik. Rata-rata blender memiliki daya sekitar 300-600 watt, ada pula yang hingga 1000 watt.

Makin tinggi watt, makin cepat pula blender dalam menghancurkan bahan makanan. Hal ini dikarenakan semakin tinggi watt maka kecepatan pisau saat berputar semakin tinggi. Meski begitu, pertimbangkan pula daya yang terpasang di rumah kamu. Jangan sampai penggunaan blender mengganggu aktivitas lainnya yang membutuhkan listrik.

6.   Harga Blender

Tinggi rendahnya harga blender sebenarnya ditentukan oleh banyaknya fungsi dan asesoris, bukan kecepatan. Tentukan harga blender sesuai dengan kebutuhan, dan bukan sekadar kemewahan. Kamu mungkin tak perlu blender yang mahal jika jarang digunakan, kecuali kamu nyaris menggunakannya tiap kali memasak. Material blender juga menentukan harga, gelas blender berbahan kaca biasanya lebih mahal daripada berbahan plastik.

Begitu juga jenis blender, karena fungsinya paling lengkap maka standing blender umumnya paling mahal. Besarnya daya juga memengaruhi harga blender, semakin besar daya yang dimiliki blender biasanya semakin mahal. Di samping itu, biaya listrik yang kamu keluarkan juga lebih tinggi. Intinya pilihlah blender sesuai kebutuhan, jadi kamu tiak perlu mengeluarkan uang lebih untuk sesuatu yang tidak esensial bagimu.

7.   Merek Blender

Pilih blender dengan merek yang mempunyai reputasi baik. Sebuah merek ternama tentu tidak akan menjatuhkan namanya dengan kualitas blender yang buruk. Bagiaman cara mengetahui merek tertentu memiliki kualitas yang baik? Lihatlah review di internet tentang beberapa merek blender, maka kamu akan memiliki perbandingan sebelum membeli blender. Selain itu, tanyakanlah teman-teman atau kerabat mengenai pengalaman mereka menggunakan blender merek tertentu. Meski bias, setidaknya hal ini menambah pengetahuanmu tentang suatu merek blender dan kamu pun bisa menghubungkannya dengan penilaian konsumen di internet.

Selain kualitas, pilih pula merek yang memiliki beragam jenis dan desain blender sehingga kamu memiliki pilihan yang banyak. Contohnya blender merek Philips yang bahkan mempunyai bermacam warna untuk tiap desain. Blender merek Philips pun menyediakan standing blender, personal blender dengan bentuk gelas yang stylish, bahkan hand blender. Terakhir, pilihlah blender yang memiliki garansi.

8.   Food Processor, Blender yang Lebih Kompleks

Buat kamu yang suka memasak beragam makanan atau yang sedang merintis usaha di bidang kuliner, tidak ada salahnya mempertimbangkan food processor untuk menghaluskan bahan makanan. Food processor memiliki fungsi yang lebih banyak dan pisau yang lebih tajam ketimbang stand blender. Selain bisa menghancurkan bahan makanan yang lebih padat, food processor juga bisa mengolah adonan kue hingga siap panggang.

Meski begitu dibutuhkan ketelatenan dalam merawat food processor karena komponennya yang lebih kompleks dari blender biasa. Harga food processor pun lebih mahal.

Nah setelah mengetahui tips memilih blender dapur terbaik, kira-kira jenis blender seperti apa yang kamu butuhkan? Aplikasikan tips di atas ya supaya kamu bisa menemukan blender yang tepat.

 

Top 7 Brands Elektronik
Top 10 Categories Furnishing